Kenali Komplikasi Jantung Koroner
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-0.26)   |   COMPOSITE 5059.22 (5.45)   |   DBX 933.73 (0.46)   |   I-GRADE 135.366 (0.13)   |   IDX30 427.201 (-0.78)   |   IDX80 111.513 (-0.15)   |   IDXBUMN20 284.629 (-0.07)   |   IDXG30 118.405 (-0.12)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-0.82)   |   IDXQ30 125.347 (-0.32)   |   IDXSMC-COM 215.54 (0.18)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-0.08)   |   IDXV30 105.043 (0.12)   |   INFOBANK15 803.622 (2.59)   |   Investor33 371.182 (0.36)   |   ISSI 148.056 (-0.03)   |   JII 539.107 (-1.84)   |   JII70 182.679 (-0.41)   |   KOMPAS100 996.599 (0.36)   |   LQ45 780.316 (-0.65)   |   MBX 1404.61 (1.63)   |   MNC36 278.843 (0.34)   |   PEFINDO25 265.576 (-1.34)   |   SMInfra18 242.356 (-0.69)   |   SRI-KEHATI 313.434 (0.61)   |  

Kenali Komplikasi Jantung Koroner

Kamis, 23 Januari 2020 | 15:12 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Penyakit jantung koroner (PJK) jika tidak tertangani dengan baik dapat memicu beberapa komplikasi yang berakibat fatal.

Dokter Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah RS Metropolitan Medical Centre (MMC), dr Eka Ginanjar, mengatakan, PJK merupakan kondisi pembuluh darah jantung (arteri koroner) tersumbat oleh timbunan lemak.

"Jika lemak semakin menumpuk akan mempersempit arteri dan akibatnya aliran darah ke jantung menjadi berkurang," ungkap dr Eka di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Menurut dr Eka, untuk mengenali serangan jantung, ada beberapa ciri seperti nyeri dada yang biasanya terasa di bagian tengah atau kanan atau kiri atau ulu hati, dapat terjadi lebih dari 15 menit atau lebih, rasanya seperti tertindih benda berat, atau dada seperti terikat, disertai penjalaran ke lengan kiri atau kadang-kadang kanan, leher, rahang, disertai keringat dingin, mual. Kadang-kadang muntah, juga terjadi komplikasi sesak, lemah, pingsan, dan kejang.

"Selain serangan jantung, PJK memiliki komplikasi berupa gangguan irama jantung (aritmia). Sayangnya, aritmia kerap tidak terdeteksi sebagai penyakit jantung, padahal akibatnya fatal," ungkap dr Eka.

Dokter Spesialis Kardiovaskular dari RS MMC, Prof Yoga Yuniadi, menjelaskan, secara normal jantung berdenyut sebanyak 50-90 kali per menit. "Saat denyut jantung berdenyut cepat, akan berdetak hingga 200 kali per menit," jelas Prof Yoga.

Sementara itu, denyut jantung melambat ketika denyut irama jantung terhitung 40 kali per menit. Gangguan irama jantung (aritmia) terjadi akibat pembentukan dan atau penjalaran impuls listrik sehingga memunculkan denyut jantung yang tidak beraturan.

"Denyut jantung berdetak cepat disebut takiaritmia, sebaliknya denyut jantung yang melambat dikenal sebagai bradiaritma. Bila aritmia tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan kerusakan otak secara permanen hingga kematian mendadak," jelasnya.

Direktur utama RS MMC, dr Roswin R Djafar, menambahkan, menyadari bahwa masyarakat mesti mendapatkan pelayanan penyakit jantung secara komprehensif, pihaknya membuka layanan cardiovascular centre one stop service. Artinya, pasien dapat memperoleh pelayanan konsultasi bersama spesialis, diagnosa secara menyeluruh, pengambilan obat di lantai yang sama hingga terapi penyakit jantung koroner.

"Jika dibutuhkan tindakan lebih lanjut, pasien dapat melakukan terapi penyakit jantung koroner secara langsung, seperti pemasangan ring dan operasi bypass jantung di lokasi yang sama," tutup dr Roswin.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kemkes Antisipasi Virus Korona dari Tiongkok

Kemkes telah meningkatkan kewaspadaan di tiap pintu masuk negara, baik udara, darat maupun laut, terutama di 19 bandara.

KESEHATAN | 22 Januari 2020

Layanan Transportasi di Wuhan Dihentikan Sementara

Warga diminta menghindari tempat keramaian dan tidak berkumpul di tempat umum.

KESEHATAN | 23 Januari 2020

Cegah Virus Korona, AP I Perketat Pemeriksaan Kesehatan

AP I melakukan pengetatan pemeriksaan kesehatan penumpang internasional di seluruh bandara yang dikelola untuk mencegah penyebaran virus Korona.

KESEHATAN | 22 Januari 2020

Kesehatan Jadi Resolusi Paling Populer

Berbicara tentang kesehatan, rutin berolahraga merupakan salah satu upaya agar tubuh tetap sehat.

KESEHATAN | 21 Januari 2020

Parahita Kampanyekan Gaya Hidup Sehat Milenial

Gerakan gaya hidup sehat ini akan digelar serentak 19 cabang Parahita di seluruh Indonesia.

KESEHATAN | 19 Januari 2020

Perempuan Lebih Rentan Kena Penyakit Kardiovaskular, Ini Alasannya

Faktanya, wanita menunjukkan tanda-tanda peningkatan tekanan darah jauh lebih awal dari pria.

KESEHATAN | 19 Januari 2020

Belum Ada Vaksin untuk Pneumonia Tiongkok

Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Persahabatan, Erlina Burhan, mengatakan belum ada vaksin untuk mencegah pneumonia yang terjadi Wuhan.

KESEHATAN | 17 Januari 2020

Kemajuan Teknologi Mempermudah Pola Hidup Higienis

Untuk urusan higienis, kamar mandi adalah hal penting yang harus diperhatikan dalam rumah.

KESEHATAN | 17 Januari 2020

Pemenuhan Gizi Ibu Hamil Cegah Risiko Stunting

Stunting dapat dicegah dengan pemberian gizi yang tepat dan pencegahan penyakit.

KESEHATAN | 17 Januari 2020

Gubernur NTB Resmikan Rumah Sakit Siloam Mataram

Jaringan rumah sakit di bawah naungan Lippo Group ini menyatakan kesiapannya guna mendukung industri pariwisata (medical tourism) yang ada di NTB.

KESEHATAN | 17 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS