Pentingnya Deteksi Alergi pada Anak Sejak Dini

Pentingnya Deteksi Alergi pada Anak Sejak Dini

Kamis, 25 Juni 2020 | 21:15 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat adanya peningkatan angka kejadian alergi pada anak di Indonesia dalam dua dekade terakhir. Bahkan, alergi susu sapi pada dermatitis atopik ditemukan hingga 60 persen. Alergi yang terjadi pada awal kehidupan juga akan meningkatkan risiko manifestasi alergi lain di masa depan, atau dikenal dengan Allergic March. Padahal, alergi pada anak bisa dicegah sejak dini.

Baca Juga: Gizi Anak Harus Tetap Jadi Perhatian di Masa Pandemi

Konsultan Alergi dan Imunologi Anak, Prof Dr Budi Setiabudiawan, menjelaskan, dampak alergi lebih dari sekedar gejala yang dialami anak. Alergi memiliki dampak yang signifikan bagi si kecil, keluarga bahkan masyarakat. Bagi si kecil, alergi dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif, seperti obesitas, hipertensi dan sakit jantung.

"Selain itu, anak dengan alergi juga mengalami keterlambatan pertumbuhan. Sementara dampak ekonomi yang harus dihadapi keluarga adalah meningkatnya biaya pengobatan dan biaya tidak langsung,” ujar Prof Budi dalam webinar Bicara Gizi Bersama Danone, Kamis (25/6/2020).

Prof Budi menambahkan, anak dengan alergi cenderung memliki rangkaian penyakit alergi seiring bertambahnya usia. Bahkan diturunkan ke generasi berikutnya. Sehingga alergi penting untuk dideteksi dan dicegah sejak dini dengan menelusuri riwayat alergi keluarga dan pemberian nutrisi yang tepat untuk mendukung sistem imun yang lebih baik.

"Untuk itu, nutrisi lengkap dan seimbang akan mendukung perkembangan imun anak. Nutrisi kombinasi prebiotik dan probiotik (Sinbiotik) akan mendukung sistem imun anak dalam menurunkan risiko alergi melalui keseimbangan mikrobiota saluran cerna,” ujar Prof Budi.

Baca Juga: Asupan Suplemen Antioksidan Tingkatkan Imunitas

Lebih lanjut, Prof Budi menjelaskan, dalam kemampuannya menurunkan alergi, sinbiotik lebih efektif dibandingkan pemberian tunggal prebiotik atau probiotik. Efektivitas dari satu kombinasi sinbiotik tidak bisa diekstrapolasikan kepada kombinasi sinbiotik lainnya. Kombinasi Prebiotik seperti Fos Gos dan Probiotik seperti B.breve dengan komposisi seimbang telah teruji klinis bekerja secara sinergis mendorong keseimbangan kolonisasi Bifidobakterium sehingga mendukung sistem imun dalam menurunkan risiko alergi si Kecil.

Psikolog dari TigaGenerasi, Putu Andani, menambahkan, penelitian menyebutkan bahwa anak yang alergi dapat mengalami gangguan seperti gangguan daya ingat, kesulitan bicara, konsentrasi berkurang, hiperaktif dan lemas. Sedangkan bagi orang tua, munculnya gejala alergi pada anaknya dapat menimbulkan kecemasan berlebih atau lebih parahnya sampai perasaan depresi.

Secara sosial, tambah Putu, anak dan orang tua bisa merasa rendah diri dan menyerah. Jika hal ini terjadi, pencegahan terhadap risiko alergi pada anak dapat terhambat. Untuk itu, orang tua harus menanamkan semangat positif dan optimis bahwa pencegahan alergi dapat dilakukan sejak dini.

"Jika reaksi alergi terjadi sebaiknya orang tua jangan panik, usahakan agar si Kecil tetap tenang, jangan berasumsi tentang penyebab alergi si Kecil, lakukan validasi langsung dengan ahlinya," tandas Putu.

Baca Juga: Asupan Camilan Jadikan Anak Happy

Corporate Communication Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin, mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menawarkan inovasi terkait deteksi risiko alergi maupun manajemen nutrisi, yaitu Allergy Risk Screener by Nutriclub untuk mempermudah orang tua mengetahui besar risiko alergi anak berdasarkan riwayat alergi keluarga. "Selain itu, kami juga menyediakan inovasi nutrisi dengan kandungan sinbotik yang sudah dipatenkan," kata Arief Mujahidin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Confidence Luncurkan Produk Baru

Produsen popok dewasa Confidence kembali meluncurkan produk terbarunya, Confidence Adult Pants Gender.

KESEHATAN | 25 Juni 2020

Penjual Es Krim Aice Edukasi Pencegahan Covid-19

Aice Group menjadi salah satu perusahaan pertama yang menerapkan protokol new normal dalam proses bisnisnya.

KESEHATAN | 25 Juni 2020

Deteksi Antigen, Alat Tes Covid-19 dari Unpad Lebih Akurat

Alat uji cepat Covid-19 dari Unpad melakukan deteksi antigen sehingga mampu mendeteksi virus dengan lebih cepat tanpa menunggu pembentukan antibodi.

KESEHATAN | 25 Juni 2020

Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 50.000

Ada penambahan sebanyak 1.178 kasus baru positif Covid-19.

KESEHATAN | 25 Juni 2020

Saleh Husin Yakin RSP UI Akan Maju dan Berkembang Pesat

Perlu solusi pembangunan jalan tembus dari rumah sakit menuju Jalan Margonda Raya.

KESEHATAN | 25 Juni 2020

Tingkat Hunian RS Rujukan Covid-19 Turun

Vanyak pasien dengan keluhan atau gejala ringan yang melakukan isolasi mandiri di rumahnya maupun di fasilitas yang disediakan atas insiatif lingkungan rumah.

KESEHATAN | 24 Juni 2020

Aido Health Permudah Layanan Kesehatan di Tengah Pandemi

Aido Health membantu rumah sakit dan klinik untuk memberikan layanan kesehatan digital di tengah pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 24 Juni 2020

68 RS TNI AD Dilengkapi Tes PCR

Setiap RS TNI AD ditargetkan mampu memeriksa hingga 10.000 spesimen per hari.

KESEHATAN | 24 Juni 2020

Indonesia Siap Produksi 17 Juta APD Tiap Bulan

Indonesia patut berbangga karena sudah mampu memproduksi 17 juta alat pelindung diri per bulan.

KESEHATAN | 24 Juni 2020

Tiga Pilar Hidup Sehat di Era Normal Baru

Tiga pilar hidup sehat terdiri dari pola makan, istirahat dan olahraga.

KESEHATAN | 24 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS