Daya Tahan Tubuh Jadi Bekal Anak Tumbuh dan Berkembang

Daya Tahan Tubuh Jadi Bekal Anak Tumbuh dan Berkembang

Senin, 20 Juli 2020 | 17:29 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Anak yang sehat dan memiliki tumbuh kembang optimal diperlukan untuk membentuk fondasi masa depan bangsa yang berkualitas.

Baca Juga: Begini Kiat Makan di Restoran Selama Pandemi

Namun, infeksi saluran pernapasan akut (Ispa) dan diare menular banyak diderita oleh anak usia di bawah lima tahun dan menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas.

Padahal, kondisi tersebut dapat dicegah dengan mendukung si kecil memiliki daya tahan tubuh atau sistem imun yang baik agar tubuhnya kuat melawan infeksi virus dan kuman di sekitarnya.

Dokter spesialis anak konsultan gastroenterologi, dr Ariani Dewi Widodo SpA(K) menjelaskan, sistem imunitas dibentuk sejak awal kehidupan dan akan berkembang menjadi lebih kuat dan lebih kompleks seiring dengan pertambahan usia anak.

Baca Juga: Miris, Stunting Masih Dianggap Hal Biasa

"Dalam kondisi ini, orang tua berperan untuk memastikan agar perkembangan imunitas optimal. Sistem imun yang terjaga menjadi bekal tubuh anak untuk tumbuh dan berkembang," kata Ariani di sela seminar digital Nutriclub, Senin (20/7/2020).

Ariani menambahkan, penyebab anak rentan terkena gangguan penyakit infeksi seperti Ispa dan diare salah satunya karena sel-sel usus pada anak masih renggang, mengakibatkan apabila ada kuman atau alergen akan mudah masuk melalui sel-sel tersebut. Selain itu, mikrobioma pada saluran cerna tidak berkembang dengan baik.

"Bakteri pada mikrobioma memiliki peran terhadap imunitas, nutrisi, dan perlindungan terhadap bakteri patogen. Dalam tubuh manusia terdapat sekitar 10-100 triliun mikrobioma dengan jumlah paling banyak terdapat di usus,” ungkap Ariani.

Baca Juga: Vaksinasi Juga Penting Bagi Orang Dewasa

Sementara itu, Head of Departement of Pediatrics Vrije Universiteit Brussel, Prof Yvan Vandenplas MD memaparkan, mikrobioma gastrointestinal atau keseimbangan mikrobioma di dalam usus yang sehat berperan sangat penting untuk mengembangkan sistem imunitas anak sejak dini.

"Mikrobioma merupakan seluruh ekosistem mikroba yang ada di dalam sebuah organ. Mikrobiota usus, bakteri baik bifidobacteria, berperan penting untuk mendukung sistem imun dengan memproduksi antibodi, mengontrol peradangan, mengencangkan sambungan usus dan mendorong toleransi terhadap makanan. Untuk itu, keseimbangan komposisi bakteri baik bifidobacteria harus dipelihara agar dapat terus memberikan manfaat dengan pemberian prebiotik,” papar Yvan.

Yvan menambahkan penelitian menunjukkan nutrisi mengambil peran besar dalam menentukan keseimbangan mikrobioma yang ada di dalam usus. Lebih spesifik, prebiotik yang merupakan karbohidrat atau serat yang tidak dapat dicerna dan difermentasikan oleh bakteri dalam usus mampu merangsang perkembangan bakteri baik bifidobacteria.

Baca Juga: Ini Ragam Manfaat Minyak Esensial

"Kombinasi prebiotik Fos dan Gos dengan rasio 1:9 dapat meningkatkan jumlah bifidobacteria, menstimulasi pertumbuhan spesies bifidobacteria dan lactobacillus tertentu, mengurangi bakteri patogen, dan membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan," tandasnya..

Yvan menjelaskan, pada Giant study yang dilakukan pada 767 anak sehat berusia di atas 1 tahun di 5 negara yang mengonsumsi susu pertumbuhan dengan prebotik lcFos/scGos dan n-3 LC PUFA ditambahkan ke dalam susu. Hasilnya adalah infeksi risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi susu sapi. "Keberadaan Fos dan Gos juga mampu membantu mendukung daya tahan tubuh dan mengurangi risiko infeksi," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Naik Peringkat Ke-24, Kasus Covid-19 Indonesia Salip Mesir

Di antara negara-negara Asia Tenggara, kasus Covid-19 Indonesia masih yang terbanyak disusul Filipina, Singapura, dan Malaysia.

KESEHATAN | 20 Juli 2020

SHKJ Hadirkan Penanganan Komprehensif Otot dan Tulang

SHKJ mengembangkan klinik komprehensif dengan fokus khusus yaitu Sports, Shoulder, Spine, & Foot & Ankle Clinic.

KESEHATAN | 20 Juli 2020

Kasus Baru Covid-19 Tambah 1.693, DKI Kembali Terbanyak

DKI Jakarta kembali tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus Covid-19 terbanyak hari ini, Senin (20/7/2020) yaitu 361.

KESEHATAN | 20 Juli 2020

Cegah Covid-19, Assure Rilis Disinfectant Maker dan Thermo Meter Pintar

BNPT mensinyalir bahwa pada saat ini kelompok radikal sudah memasuki banyak ranah pendidikan.

KESEHATAN | 25 Juli 2020

Update Covid-19: Tambah 1.693, Kasus Positif Jadi 88.214

Pada Senin (20/7/2020) terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.693. Sehingga total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 88.214.

KESEHATAN | 20 Juli 2020

Pertama di RI, Daewoong Uji Klinis Penyedia Perawatan Covid-19 Berbasis Stem Cell

Perusahaan akan mendistribusikan dengan cepat perawatan ini setelah mendapatkan izin resmi melalui kerja sama dengan otoritas kesehatan.

KESEHATAN | 20 Juli 2020

Pekan Depan, Covid-19 di Indonesia Bakal Tembus 100.000 Kasus

Saat ini Indonesia berada di urutan ke-25 secara global dan peringkat 9 di Asia atau berada di bawah Irak.

KESEHATAN | 20 Juli 2020

Begini Kiat Makan di Restoran Selama Pandemi

Kalau makanan bisa dibawa pulang (take away) maka sebaiknya dibawa pulang.

KESEHATAN | 19 Juli 2020

Cegah Penularan Covid-19, Dilarang Makan dan Minum Saat Rapat Kantor

Diupayakan tidak ada makan dan minum selama rapat di kantor. Pasalnya, ruang rapat dengan kapasitas terbatas di kantor memungkinkan untuk tidak menjaga jarak.

KESEHATAN | 19 Juli 2020

Kasus Positif Tambah 1.639, DKI Jakarta Terbanyak

Kasus positif Covid-19 di Indonesia mengalami penambahan 1.639 kasus pada Minggu (19/7/2020). Penambahan kasus ini terbanyak di DKI Jakarta dengan 313.

KESEHATAN | 19 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS