Kemkes Tegaskan RS di DKI Masih Mampu Tampung Pasien Covid-19
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Kemkes Tegaskan RS di DKI Masih Mampu Tampung Pasien Covid-19

Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:23 WIB
Oleh : Dina Manafe / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Belakangan ini beredar isu bahwa tingkat hunian rumah sakit (RS) yang menangani Covid-19 di DKI Jakarta penuh, sehingga tidak mampu lagi menampung pasien.

Baca Juga: DPRD Dukung Perpanjangan PSBB

Menanggapi hal ini, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Abdul Kadir mengatakan, hal tersebut tidak benar. Hingga saat ini, RS di Jakarta masih mampu menampung pasien Covid-19. Ketersediaan tempat tidur untuk perawatan pasien masih mencukupi.

"Saat ini, jumlah tempat tidur RS Covid-19 baru terisi sekitar 53 persen, artinya masih ada 47 persen atau sekitar 2.200 yang belum terisi. Kalau kita melihat jumlah tempat tidur ada sekitar 4.700 tetapi yang terisi hanya sekitar 2.500 jadi isu RS penuh itu tidak benar, karena itu ada datanya di RS online," kata Kadir, di Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Kadir menjelaskan, walaupun angka kenaikan kasus positif Covid-19 terus meningkat, tidak kemudian semuanya dirawat di RS. Hanya mereka yang bergejala sedang hingga berat yang membutuhkan perawatan di RS. Sedangkan pasien dengan gejala ringan dan tanpa bergejala bisa melakukan isolasi mandiri.

Baca Juga: Banyak RS Belum Ajukan Klaim Layanan Covid-19

"Dari kasus terkonfirmasi positif rata-rata 1.900 sampai 2.000 per hari, yang membutuhkan perawatan di rumah sakit tidak sampai 4 persen," tegasnya.

Kadir menyebutkan, kriteria pasien yang mendapatkan rawatan tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor 413 tahun 2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Perubahan tersebut merupakan revisi kelima dari KMK sebelumnya.

Di dalam KMK tersebut, lanjut Kadir, turut mengatur bahwa pasien positif tidak harus menunggu dua kali negatif dari pemeriksaan RT-PCR untuk selanjutnya diperbolehkan pulang. Apabila dokter telah melakukan observasi dan hasilnya baik, maka pasien bisa pulang dan melanjutkan isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga: Tes Covid-19 di DKI 4 Kali Lipat Standar WHO

"Sekarang ini tidak harus menunggu dua kali hasil negatif, kalau sudah diobati dan sembuh boleh pulang, nanti dilanjutkan isolasi mandiri,” kata Kadir.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kasus Baru Covid-19 Tambah 2.098, Ini Sebarannya

Subangan terbanyak kasus baru Covid-19 diberikan provinsi DKI Jakarta sebanyak 608.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 2.098, Kasus Positif di Indonesia Jadi 132.816

Adapun pasien sembuh dari Covid-19 bertambah 1.760 sehingga total menjadi 87.558.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Kemkes: Banyak RS Belum Ajukan Klaim Layanan Covid-19

Kemkes telah membayarkan klaim rumah sakit yang melayani pasien Covid-19 yang hingga saat ini tercatat Rp 750 miliar telah dibayarkan.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Pengguna Vape 7 Kali Lipat Lebih Berisiko Terpapar Covid-19

Mereka yang pernah menggunakan e-rokok dan rokok, tujuh kali lebih mungkin didiagnosis terkena Covid-19.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Merokok Tingkatkan Risiko Terjangkit Covid-19

Studi-studi tersebut menunjukkan bahwa potensi perokok terjangkit Covid-19 bisa dua sampai tiga kali lebih tinggi dari yang bukan perokok.

KESEHATAN | 12 Agustus 2020

Satgas Covid-19: Kasus Aktif di Indonesia di Bawah Rata-rata Dunia

Rata-rata kasus aktif di Indonesia secara nasional sekitar 30%, masih di bawah angka rata-rata dunia 31,5%.

KESEHATAN | 12 Agustus 2020

Dokter: Paparan Asap Rokok Turunkan Imunitas Tubuh Lawan Covid-19

Paparan asap rokok terbukti dapat menurunkan sistem imunitas khususnya kekebalan tubuh yang berfungsi melawan penularan virus corona penyebab Covid-19.

KESEHATAN | 12 Agustus 2020

Hari Ini, Jakarta Catat 529 Kasus Baru Covid-19 Diikuti Jatim 303

Dari 1.942 kasus baru, sebanyak 529 diantaranya tercatat di Jakarta.

KESEHATAN | 12 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 1.942, Kasus Positif di Indonesia Jadi 130.718

Penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 1.942 ini didapat dari hasil pemeriksaan spesimen sebanyak 26.248.

KESEHATAN | 12 Agustus 2020

Wapres Tegaskan Pentingnya ASI untuk Cegah Stunting

Wapres mengatakan, inisiasi pemberian ASI sejak dini secara eksklusif hingga enam bulan pertama dapat mengurangi risiko stunting.

KESEHATAN | 12 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS