Rumah Sakit Swasta Didorong Rawat Pasien Covid-19
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Rumah Sakit Swasta Didorong Rawat Pasien Covid-19

Jumat, 14 Agustus 2020 | 22:02 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Rumah sakit (RS) swasta didorong untuk berperan serta aktif merawat pasien positif Covid-19. Hal tersebut, seiring bertambahnya jumlah kasus Covid-19.

Baca Juga: DKI Terus Monitor Keterisian RS Rujukan Covid-19

Epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan, wajib ada penambahan RS swasta untuk turut serta merawat pasien Covid-19.

"Wajib ditambah fasilitas kesehatannya. Selain itu, ketersediaan tempat tidur di RS Wisma Atlet wajib dipastikan apakah sudah benar penuh? Karena disana mampu menampung hingga 3.000 pasien," ujar Miko saat dihubungi, Jumat (14/8/2020).

Miko mengatakan, jika test swab PCR semakin masif untuk menemukan kasus sebanyak-banyaknya dan setelah itu orang yang diketahui positif harus melakukan isolasi, maka seharusnya transmisi kasus berkurang.

Baca Juga: Pendapatan Holding RS BUMN Diproyeksi Rp 4,5 Triliun

"Cara paling efektif mengendalikan angka penyebaran adalah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara penuh dan tidak lagi secara proporsional," kata Miko.

Menurut Miko, pemberlakukan PSBB seperti di awal-awal kasus kemunculan virus corona dapat menekan angka kasus penyebaran Covid-19, sehingga jumlah orang yang terdeteksi positif dapat dikendalikan.

"Inilah akibatnya bila kita bermain-main dengan wabah. Angka kasus semakin tinggi. Jika ingin mengendalikan maka PSBB sepeti diawal harus kembali diterapkan," tegas Miko.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tips Strategi Kelola Investasi Menuju Usia 75 Tahun

Usia 75 tahun ke atas merupakan usia bonus.

KESEHATAN | 14 Agustus 2020

Relawan Siaga Ajak Masyarakat Donor Darah

Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini membuat jumlah stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) menurun karena jumlah pendonor berkurang.

KESEHATAN | 14 Agustus 2020

Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta dan Jatim Masih Tinggi

Kasus baru Covid-19 di Jakarta hari ini mencapai 538, sedangkan Jawa Timur sebanyak 418.

KESEHATAN | 14 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 2.307, Kasus Positif di Indonesia Jadi 135.123

Jumlah pasien covid-19 yang sembuh bertambah 2.060 sehingga total menjadi 89.618.

KESEHATAN | 14 Agustus 2020

Erick Thohir: Imunisasi Massal Covid-19 Paling Lambat Februari 2021

Program vaksinasi Covid-19 akan berada di bawah kendali TNI dan Polri.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Hati-hati Menangani Limbah Medis Pasien Covid-19

Sampah medis pasien Covid-19 harus ditangani hati-hati, demi memutus mata rantai penularan.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

20% Warga Belum Sadar Pakai Masker

Ternyata, 20% warga belum sadar menggunakan masker sesuai peraturan yang berlaku.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Pemerintah Beri Insentif Dokter Residen Rp 12,5 Juta Per Bulan

Pemberian insentif akan dilakukan selama enam bulan terhitung sejak Juli hingga Desember 2020 dengan besaran Rp 12,5 juta per orang per bulan.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Satgas : Tingkat Hunian RS Covid-19 Baru 66%

Untuk tingkat hunian tempat tidur rumah sakit rata-rata yang aman adalah 60% sampai 80% yang dihitung per bulan.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Satgas: Waspadai Sembilan Kota dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi

Di posisi pertama adalah Jakarta Pusat dengan kasus aktif 2.213, dan di urutan kedua ada Jakarta Utara 1.775.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS