Permintaan Air Purifier Meningkat di Masa Pandemi
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Permintaan Air Purifier Meningkat di Masa Pandemi

Jumat, 11 September 2020 | 22:11 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Mendapatkan udara bersih di kota besar saat ini semakin sulit, mengingat tingkat polusi udara perkotaan cukup tinggi. Terlebih, polusi udara ini tidak hanya terjadi di luar ruang tetapi dapat terjadi di dalam ruangan.

Menurut Environmental Protection Agency (EPA), risiko polusi udara dalam ruangan lebih tinggi 2-5 kali dibandingkan polusi udara di luar ruangan.

Penyebab polusi udara dalam ruangan karena adanya gas berbahaya dari polutan ke udara, diantaranya seperti volatile organic compounds (VOC) yakni bahan kimia yang mudah menguap seperti cat dan lem. Sumber lainnya seperti asap rokok, bulu hewan, virus dan bakteri yang juga dapat menyebar melalui udara.

Organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) mencatat, angka kematian akibat polusi udara mencapai 7 juta orang. Sebanyak 3,3 juta diantaranya, disebabkan oleh buruknya kualitas udara di dalam ruangan.

Pasalnya, polutan berukuran 2,5 mikron tidak dapat disaring oleh pernapasan manusia. Sehingga partikel tersebut menembus ke paru-paru hingga aliran darah dan memicu berbagai penyakit seperti asma, peradangan, penyakit jantung hingga kematian mendadak.

Untuk menjaga kebersihan udara di dalam ruangan, Gree Indonesia meluncurkan inovasi terbaru yang termasuk dalam kategori healthy product, yakni Gree Air Purifier Virus Killer.

"Penjernih udara ini memiliki 2 in 1 technology, diantaranya LED UV bebas merkuri dan sistem fotokatalis yang efektif membasmi virus dan bakteri di udara dan lebih dari 99,9 persen partikel di dalamnya akan terbunuh dengan efektif," kata Will Wen, Vice President PT Gree Electric Indonesia, Will Wen, dalam keterangan persnya, Jumat (11/9/2020).

Will Wen menjelaskan, Gree Air Purifier Virus Killer menggunakan filter komposit dimana dalam 1 filter memiliki 3 fungsi lapisan diantaranya, primary filter berfungsi menghilangkan alergen, debu, bulu hewan peliharaan, serbuk sari dan partikel kecil lainnya.

Sementara, activated carbon filter berfungsi menghilangkan bau tak sedap seperti asap rokok atau bau pada ruangan yang baru di renovasi. Sedangkan true hepa H13 berfungsi menyaring partikel PM 2.5 dan mengeliminasi 99.97 persen partikel halus berukuran 0.3 mikron.

"Air Purifier ini menjangkau area 35 meter persegi (m2) hingga 50 m2, dan tingkat CADR yang dimilikinya dapat menjangkau 340 m3/jam, level jangkauan terbaik di Indonesia dan menjadi satu-satunya penjernih udara di Indonesia yang memiliki 3 sertifikat berstandard Amerika Serikat," tegasnya.

Lebih lanjut, Will Wen, mengungkapkan, permintaan penjernih udara atau air purifier di Indonesia terus meningkat di masa pandemi Covid-19. "Inilah yang membuat Gree terus berinovasi menghadirkan air purifier yang efektif membunuh virus dan menjadi satu-satunya produk penjernih udara di Indonesia yang berstandar internasional," jelasnya.

Sebelumnya, kata Will Wen, Gree Indonesia telah mengeluarkan produk penjernih udara dengan teknologi CEP terbaru yang dapat mencegah Covid-19 di bulan Juni 2020. Sekarang ini, Gree akan meluncurkan produk penjernih udara yang lebih terjangkau harganya.

"Dibandingkan dengan Air Purifier teknologi CEP yang seharga Rp 9,9 juta, air purifier model terbaru ini hanya Rp 2,4 juta. Kedepannya Gree terus berinovasi dalam menghadirkan produk-produk berkualitas yang memiliki fungsi penjernih udara dan teknologi pembasmi virus, menghadirkan udara yang lebih bersih dan sehat untuk pengguna Indonesia," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

“Fatwa” Doni kepada MUI

MUI kali ini justru meminta “fatwa” kepada Ketua Satgas Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo.

KESEHATAN | 11 September 2020

Tips Memilih Asuransi Kesehatan untuk Karyawan

Tugu Insurance menawarkan perlindungan kesehatan seperti jaminan rawat inap bagi karyawan.

KESEHATAN | 11 September 2020

Kasus Baru Covid-19: Jakarta Tambah 964 Diikuti Jawa Tengah 566

Setelah Jakarta, provinsi kedua terbanyak kasus baru Covid-19 pada hari ini adalah Jawa Tengah sebanyak 566.

KESEHATAN | 11 September 2020

Tambah 3.737, Kasus Covid-19 di Indonesia Jadi 210.940

Penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 3.737 ini didapat dari pemeriksaan spesimen sebanyak 31.813.

KESEHATAN | 11 September 2020

IDEAS: Indikator Covid-19 di Indonesia Semakin Mengkhawatirkan

Kini, Indonesia adalah negara dengan kasus positif Covid-19 tertinggi di Asia Tenggara, dan semakin sering mencetak rekor kasus harian tertinggi.

KESEHATAN | 11 September 2020

Menko PMK: Angka Stunting Harus di Bawah 680.000

Penurunan angka stunting di Indonesia harus semakin digenjot untuk dapat mencapai target 14% pada 2024.

KESEHATAN | 10 September 2020

Standardisasi Harga Tes PCR Sedang Dirumuskan

Satgas Covid-19 mengatakan rencana penerapan standar harga tes PCR saat ini belum diputuskan karena masih dalam tahap perumusan.

KESEHATAN | 10 September 2020

Hari Ini, Kasus Sembuh Covid-19 Kembali Menurun

Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan jumlah kasus sembuh pasien Covid-19 kembali menurun.

KESEHATAN | 10 September 2020

Satgas Covid-19: Masih Tersedia 1.100 Tempat Tidur di RS Wisma Atlet

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan hingga saat ini, masih tersedia 1.100 tempat tidur di RS Wisma Atlet.

KESEHATAN | 10 September 2020

Pemerintah Tingkatkan Kapasitas RS dan Persediaan Obat Gejala Covid-19

Pemerintah punya dana yang cukup dan pemerintah akan terus menambah kapasitas tempat tidur sesuai kebutuhan di setiap daerah.

KESEHATAN | 10 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS