Adiksi Internet Meningkat Selama Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 447.922 (-2.38)   |   COMPOSITE 5096.45 (-20.84)   |   DBX 966.383 (-3.17)   |   I-GRADE 139.404 (-0.96)   |   IDX30 427.333 (-2.25)   |   IDX80 113.424 (-0.5)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.1)   |   IDXG30 119.109 (-0.52)   |   IDXHIDIV20 379.033 (-2.14)   |   IDXQ30 124.381 (-0.5)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-0.57)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (0.35)   |   IDXV30 108.161 (-0.42)   |   INFOBANK15 830.634 (-7)   |   Investor33 372.738 (-1.82)   |   ISSI 150.924 (-0.31)   |   JII 548.46 (-1.24)   |   JII70 187.38 (-0.44)   |   KOMPAS100 1019.47 (-5.04)   |   LQ45 787.196 (-3.67)   |   MBX 1409.36 (-5.93)   |   MNC36 279.413 (-1.35)   |   PEFINDO25 280.307 (0.94)   |   SMInfra18 241.86 (-0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (-1.67)   |  

Adiksi Internet Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Selasa, 15 September 2020 | 20:27 WIB
Oleh : Dina Manafe / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang ditujukkan untuk mengendalikan transmisi Covid-19 turut mengubah perilaku masyarakat, termasuk dalam hal konsumsi internet.

Berbagai kegiatan mulai dari sekolah, kerja, ibadah, hingga sosialisasi dilakukan secara daring dari rumah menjadikan internet sebagai bagian penting dalam aktivitas masyarakat, bahkan cenderung menimbulkan perilaku adiksi atau kecanduan.

Sebuah studi berbasis web yang dilakukan staf serta pakar dari Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) dan Fakultas Psikologi Universitas Katolik Atma Jaya menunjukkan, adiksi internet pada orang dewasa meningkat selama pandemi Covid-19.

Prevalensi orang dewasa yang mengalami adiksi internet selama masa pandemi Covid-19 meningkat 14,4 persen. Durasi online juga meningkat sebesar 52 persen dibandingkan sebelum pandemi. Situasi ini patut diwaspadai karena penggunaan internet berlebih justru dapat memperberat rasa cemas, depresi, dan mendorong perilaku kompulsi yang akhirnya semakin memperparah adiksi internet.

Studi yang melibatkan 4.734 responden dari seluruh provinsi di Indonesia ini telah dipublikasi pada jurnal internasional Frontiers in Psychiatry pada 3 September 2020 dengan judul The Impact of Physical Distancing and Associated Factors Towards Internet Addiction Among Adults in Indonesia During Covid-19 Pandemic: A Nationwide Web-Based Study.

Dokter Spesialis Kejiwaan dari Fakultas Psikologi Universitas Katolik Atma Jaya, Dr dr Kristiana Siste, mengatakan salah satu faktor prediktif yang menyebabkan perilaku adiksi internet di masa pandemi adalah dorongan untuk mencari informasi terkait penyakit Covid-19. Stres psikologi yang timbul akibat rasa takut terhadap infeksi virus corona juga dapat mendasari seseorang untuk mencari rekreasi melalui aktivitas online atau internet sebagai salah satu bentuk adaptasi.

"Pada individu dengan kasus suspek atau terkonfirmasi Covid-19 dalam rumah tangga, mereka memiliki skor psikopatologi dua kali lebih tinggi,” kata Kristiana Siste dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (15/9/2020).

Menurut Kristiana, penelitian ini juga menunjukkan fakta adiksi internet berhubungan dengan penurunan waktu dan kualitas tidur. Mereka yang mengalami adiksi internet biasanya juga mengalami kesulitan untuk memulai tidur. Buruknya kualitas tidur berpotensi menyebabkan gangguan psikologis dan penurunan sistem imun. Pada individu dengan kasus suspek atau terkonfirmasi Covid-19 dalam rumah tangga, situasi ini memiliki peluang lebih tinggi untuk terjadi.

Ada tiga kuesioner yang digunakan dalam penelitian, yaitu kuesioner diagnostik adiksi internet (KDAI), symptoms checklist 90 (SCL-90), dan pittsburgh sleep quality index (PSQI). Kuesioner disebarkan secara online melalui media sosial oleh tim peneliti sejak 28 April hingga 1 Juni 2020. Selain itu, kuesioner juga dikirim ke sekretaris dari setiap perusahaan milik negara dan akademisi universitas. Penelitian ini juga menggunakan strategi respondent driven sampling, artinya responden penelitian diminta untuk membantu menyebarkan link kuesioner kepada orang lain.

Secara umum, hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan psikologisnya di masa pandemi ini. Hasil studi ini juga diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah untuk menyusun regulasi penggunaan internet dan kebijakan publik lainnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Aroma Minyak Esensial Bantu Relaksasi Diri

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan masyarakat dalam memilih produk minyak esensial atau essential oil.

KESEHATAN | 15 September 2020

Ini 3 Target Kerja Luhut Pandjaitan

Luhut bekerja sama dengan Kepala BNPB Doni Monardo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

KESEHATAN | 15 September 2020

Jokowi Minta Pembatasan Sosial Berskala Mikro di 8 Provinsi

PSBM berlaku apabila ada klaster atau sekumpulan kasus positif yang teridentifikasi pada wilayah-wilayah yang lebih kecil dari kabupaten atau kota.

KESEHATAN | 15 September 2020

Kebiasaan Merokok Malah Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Dari jumlah batang, 50,2% responden mengaku konsumsi mereka tetap dan sebanyak 15,2% dari mereka konsumsinya meningkat selama pandemi.

KESEHATAN | 15 September 2020

Dampak Covid-19 Perburuk Risiko Pengidap Hipertensi

Makan-makanan dengan menu gizi yang seimbang, olahraga teratur dan tepat merupakan cara yang bisa memperbaiki imun.

KESEHATAN | 12 September 2020

Biaya Rapid Test di 8 Bandara Angkasa Pura I Turun Jadi Rp 85.000

Rapid test masih menjadi salah satu syarat kelengkapan dokumen untuk melakukan perjalanan udara.

KESEHATAN | 15 September 2020

Kelola Stres Selama Pandemi dengan Relaksasi Diri

Banyak masyarakat yang menggunakan aroma dari minyak esensial atau essential oil sebagai salah satu pilihan relaksasi diri di tengah pandemi.

KESEHATAN | 15 September 2020

Ketua MPR Pastikan Vaksin Covid-19 Sudah Diproduksi Massal Akhir Tahun

Ketua MPR Bambang Soesatyo mendorong pemerintah segera menyiapkan skema vaksinasi massal penangkal virus Covid-19.

KESEHATAN | 15 September 2020

Selasa, Seluruh Provinsi Terdapat Warga Tertular Covid-19

Seluruhnya atau di 34 provinsi terdapat warga tertular penyakit yang disebabkan virus corona ini.

KESEHATAN | 15 September 2020

Hometown Dairy Dukung Pemenuhan Gizi 60.000 Tenaga Kesehatan

Salah satu tantangan terbesar dalam menghadapi Covid-19 adalah pemenuhan gizi terhadap tenaga kesehatan.

KESEHATAN | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS