Kenali Lima Faktor Risiko Penyakit Jantung
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Kenali Lima Faktor Risiko Penyakit Jantung

Sabtu, 19 September 2020 | 22:42 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Serangan jantung merupakan suatu kondisi ketika aliran darah ke jantung tersumbat. Gejala klinis penyakit jantung pada umumnya ditandai dengan nyeri dada. Jika mengalami ini disarankan untuk segera memeriksakan ke dokter.

Dokter spesialis Jantung dan pembuluh darah konsultan RS Siloam Dhirga Surya Medan, dr Tri Adi Mylano SpJP(K) FIHA mengatakan, terdapat lima faktor risiko yang menyebabkan seseorang terkena penyakit jantung.

"Pertama, usia. Semakin seseorang bertambah tua, risiko terkena serangan jantung dan jantung koroner meningkat,” ungkapnya di sela webinar umum Siloam Hospitals Group dengan tema “Nyeri Dada, Kapan Harus ke Dokter?”, Sabtu (19/9/2020).

Kedua, jenis kelamin. Sebuah temuan terbaru menyebutkan wanita memiliki faktor risiko yang eksklusif. Ketiga, merokok, kebiasaan ini dapat menyebabkan meningkatnya risiko seseorang terserang penyakit jantung.

"Keempat, kurang aktivitas, kemudian alkohol, diet tidak sehat, obesitas keturunan atau riwayat keluarga hipertensi, diabetes, kolesterol jahat yang tinggi. Terakhir, stres,” jelas dr Tri Adi.

Jika mendapati seseorang mengalami serangan jantung, dr Tri Adi menyarankan, untuk melakukan pertolongan pertama. Mulai dari menenangkan pasien, baringkan atau tuntun atau papah ke tempat duduk. Bila pasien memiliki obat rutin seperti obat yang perlu diletakan di bawah lidah, maka dapat diberikan.

"Jangan biarkan pasien berjalan atau mengendarai kendaraan sendiri. Segera antar ke rumah sakit terdekat karena ini termasuk kategori darurat,” tegasnya.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan Siloam Hospitals Jambi, dr Evi Supriadi SpJP(K) FIHA FAsCC, menambahkan, untuk mencegah terjadinya penyakit jantung disarankan untuk menerapkan pola hidup Sehat, yaitu Seimbangan gizi, Enyahkan rokok, Hindari stres, dan Atasi tekanan darah dan gula darah, dan Teratur berolahraga dengan minimal sebanyak 150 menit selama satu minggu atau 30 menit sebanyak empat kali seminggu.

"Tidak hanya itu, disarankan pula untuk melakukan pengecekan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol secara berkala untuk mengetahui kondisi tubuh,” tutupnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bima Arya Doakan Rektor IPB yang Positif Covid-19 Segera Pulih

Dinas Kesehatan Kota Bogor berkoordinasi dengan pihak IPB melakukan tracing.

KESEHATAN | 19 September 2020

Setelah Arief Budiman, Komisioner KPU Pramono Juga Positif Covid-19

Pramono menjadi komisioner ketiga KPU yang terinfeksi Covid-19, setelah Arief Budiman dan Eva Novida Ginting Manik.

KESEHATAN | 19 September 2020

Pecah Rekor, Ini Sebaran Kasus Baru Covid-19

DKI Jakarta masih menjadi provinsi terbanyak kasus baru Covid-19 dengan jumlah penambahan hari ini sebanyak 988 (total menjadi 60.828).

KESEHATAN | 19 September 2020

Tambah 4.168, Kasus Baru Covid-19 Pecah Rekor

Penambahan kasus baru Covid-19 ini memecahkan rekor yang sebelumnya terjadi pada 16 September 2020 sebanyak 3.963.

KESEHATAN | 19 September 2020

Waspada Jika Alami Nyeri Dada

Gejala klinis penyakit jantung pada umumnya ditandai dengan nyeri dada.

KESEHATAN | 19 September 2020

Kementerian Kesehatan Jadi Klaster Covid-19 Terbesar

Dengan 252 kasus Kemkes menyumbang 20 persen total kasus kategori kementerian.

KESEHATAN | 19 September 2020

538 Anak di Jateng Terpapar Covid-19

Angka kematian tertinggi untuk anak terjadi pada bayi, yakni usia hingga satu tahun.

KESEHATAN | 18 September 2020

Kemkes Pastikan Kesiapan Faskes di Delapan Provinsi

Kemkes memantau rasio hunian ruang isolasi dan ICU di rumah sakit di seluruh Indonesia.

KESEHATAN | 18 September 2020

Kemkes Jamin Ketersediaan Obat Covid-19

Kemkes telah menyiapkan buffer stock atau persediaan obat penanganan Covid-19 yang dapat dimobilisasi segera sesuai kebutuhan di delapan provinsi prioritas.

KESEHATAN | 19 September 2020

Menko Luhut: 3 Bulan ke Depan Waktu yang Kritis

"Kita akan upayakan betul-betul jangan sampai ada outbreak. Itu saja tugas kita sampai vaksin ini keluar,” terang Luhut Pandjaitan.

KESEHATAN | 19 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS