Risiko Faktor Genetik pada Kanker Payudara
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Risiko Faktor Genetik pada Kanker Payudara

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 16:46 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Genetik memang menjadi salah satu faktor risiko terjadinya kanker payudara. Meski demikian, mempunyai anggota keluarga yang terkena kanker bukan berarti berisiko ikut terkena. Mengapa demikian?

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Dr dr Aru Wisaksono Sudoyo SpPD-KHOM FACP, mengatakan, riwayat keluarga merupakan salah satu faktor risiko yang tidak bisa diubah dari kanker payudara. Namun, hal itu hanya meyumbang sebesar 5 persen hingga 10 persen. Sedangkan selebihnya adalah faktor lingkungan.

"Meski demikian, faktor genetik juga menjadi sangat penting dalam rangka melawan kanker, baik dalam menahan terjadinya kejadian pengulangan hingga perawatan kaner, seperti tindakan preventif, promotif, rehabilitasif, hingga paliatif," ungkapnya di sela webinar dalam rangka bulan kesadaran kanker payudara 2020 dengan tema: Faktor Genetik & Kanker Payudara diselenggarakan PT Kalbe Farma Tbk bersama dengan Yayasan Kanker Indonesia, Sabtu (10/10/2020).

Ketua Bidang Pelayanan Sosial YKI, Dr Sonar Soni Panigoro SpB-Onk MEpid MARS, menambahkan, kanker payudara genetik ini biasanya disebut dengan kanker payudara familial, yaitu pasien dengan riwayat kanker payudara pada satu atau lebiih anggota keluarga generasi pertama dan kedua.

"Pasien dengan risiko kanker payudara familial adalah kanker payudara dengan usia di bawah 50 tahun, kanker payudara triple negatif sendiri merupakan kanker payudara yang penyebarannya tidak diinduksi oleh hormon estrogen, progesterone, maupun protein HER2," jelasnya.

Hal itu, lanjut dr Sonar, bisa juga terjadi kanker payudara di usia apaapun dengan riwayat keluarga, dengan satu atau lebih anggota keluarga, kanker payudara dibawah atau sama dengan 50 tahun atau, kanker payudara laki-laki kanker ovarium, pankreas, prostat metastasis. Bisa juga, dua atau lebih anggota keluarga kanker payudara di usia berapapun.

"Untuk itu, pemeriksaan bagi yang telah memiliki riwayat keluarga adalah dengan melakukan konseling genetik hingga pemeriksaan genetik BRCA1 atau BRCA2,” paparnya.

Selain itu, dr Sonar menyebutkan dilakukan pula skrining untuk pasien pembawa mutasi gen BRCA1 atau BRCA2. Pemeriksaan skrinning rutin dimulai dari usia 25 tahun, melakukan Periksa payudara sendiri atau Sadari setiap bulan, melakukan pemeriksaan payudara klinis atau Sadanis setiap 6 bulan , mammografi atau USG setiap tahun, dan melakukan MRI payudara setiap tahun.

"Mempunyai anggota keluarga yang terkena kanker bukan berarti berisiko terkena kanker namun tetap perlu untuk melakukan pemeriksaan Cerdik yaitu Cek Kesehatan Secara Rutin, Enyahkan Asap Rokok dan Polusi, Rajin Olahraga, Diet Berimbang (rendah lemak, kurangi karbohidrat dan tinggi serat), Istirahat Yang Cukup dan Kelola Stres,” tegasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Update Covid-19: Tambah 4.294, Kasus Positif di Indonesia Jadi 328.952

Kasus baru Covid-19 bertambah 4.294 dalam 24 jam sampai Sabtu (10/10/2020) siang. Total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 328.952.

KESEHATAN | 10 Oktober 2020

IDI Khawatir Klaster Demo Akan Picu Lonjakan Kasus Covid-19

PB IDI menuturkan peristiwa demonstrasi menentang UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020), dikhawatirkan bakal memicu lonjakan peningkatan kasus positif Covid-19.

KESEHATAN | 10 Oktober 2020

Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Wisma Atlet Bertambah 60 Orang

Total rekapitulasi pasien di dua tower ini dari 15 September - 10 Oktober 2020 ada sebanyak 6.908 pasien terdaftar.

KESEHATAN | 10 Oktober 2020

BNN Tegaskan Daun Kratom Tetap Dilarang

Daun ini memiliki efek psikotropika jauh lebih besar dari morfin dan bisa menimbulkan kecanduan.

KESEHATAN | 10 Oktober 2020

Penyintas Covid-19 Konsisten Terapkan 3M

Penyintas Covid-19 mengaku konsisten menerapkan protokol kesehatan 3M.

KESEHATAN | 9 Oktober 2020

Kemkes Belum Merespons Surat Penolakan Permenkes Radiologi Klinik

Hanya beredar unggahan Plt. Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemkes Prof Abdul Kadir berupa catatan dari pertemuan Kemkes tentang Permenkes 24/2020 tanggal 6 Oktober.

KESEHATAN | 9 Oktober 2020

25.000 Dokter Spesialis Bakal Terdampak Permenkes Radiologi Klinik

Jumlah itu belum termasuk dokter umum yang totalnya 141.000 orang. Dokter spesialis radiologi yang jumlahnya hanya 1.500 tidak akan mampu menangani pasien.

KESEHATAN | 9 Oktober 2020

Bukan Aib, Penyintas Covid-19 Butuh Dukungan Moral

Hingga saat ini, penyintas Covid-19 masih mengalami penolakan di masyarakat.

KESEHATAN | 9 Oktober 2020

IDI: Permenkes Radiologi Klinik Meresahkan

Permenkes 24/2020 telah menimbulkan protes keberatan dan penolakan secara luas dari kolegium, perhimpunan, ikatan keahlian, dokter, dan dokter spesialis.

KESEHATAN | 9 Oktober 2020

Doni Monardo Sayangkan 20,78% Masyarakat Bali Tak Percaya Covid-19

Bali saat ini diharapkan dapat menjadi motor dan pelopor penanganan Covid-19.

KESEHATAN | 9 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS