Suplemen Kolagen Bantu Atasi Risiko Penuaan Dini
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Suplemen Kolagen Bantu Atasi Risiko Penuaan Dini

Minggu, 18 Oktober 2020 | 22:55 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Tanda-tanda penuaan dini, seperti munculnya kerutan pada kulit, bintik hitam, hilangnya elastisitas pada kulit, rambut rontok, dan lain-lain, ternyata dapat diketahui sejak usia muda. Utamanya, hal ini bisa disebabkan oleh hilangnya kolagen pada tubuh. Tak hanya itu, kehilangan kolagen juga dapat memengaruhi kekuatan tulang, persendian, dan lainnya.

Pada umumnya, level kolagen pada tubuh berkurang 1,5 persen setiap tahunnya dimulai pada umur 25 tahun. Faktor seperti pola makan, merokok, mengonsumsi alkohol, dan paparan sinar matahari juga mempengaruhi berkurangnya kolagen.

Hal ini tentu bisa dicegah dengan memberikan perawatan ekstra kepada tubuh seiring bertambahnya usia. Contohnya, seperti menggunakan skincare untuk merawat kulit.

Direktur Roove, Ahmad Dzaky Hanif, mengatakan, salah satu cara untuk melakukan perawatan dari dalam adalah dengan mengonsumsi suplemen kolagen untuk menjaga dan meningkatkan jumlah kolagen pada tubuh.

"Dalam sebuah jurnal oleh Gabriel Aguirre-Cruz dalam International Peer Reviewed Open Access Journal Antioxidants MDPI dikatakan, kolagen yang dikonsumsi secara oral akan memperbaiki skin properties, seperti elastisitas dan kelembapan kulit. Kolagen juga dikategorikan sebagai bahan yang aman digunakan untuk kulit,” tutur Ahmad di Jakarta, Minggu (18/10/2020).

Menurut Ahmad, memilih suplemen kolagen pun harus cermat. Selain harus terjamin keamanannya, seperti terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan tersertifikasi halal MUI, pengguna juga harus mengetahui apakah produk suplemen kolagen tersebut bisa memenuhi kebutuhan tubuh atau tidak.

"Alasannya, jumlah kandungan yang tertera pada komposisi asupan suplemen bisa diserap seluruhnya oleh tubuh. Di luar sana, banyak suplemen kolagen dengan partikel kolagen yang besar sehingga lebih sulit diserap oleh tubuh," jelasnya.

Suplemen kolagen Roove.

Ahmad menerangkan, fish collagen tripeptide merupakan teknologi kolagen yang berasal dari ikan dengan partikel yang lebih kecil daripada kolagen pada umumnya (hydrolyzed collagen), sehingga partikel kolagen ini lebih mudah diserap oleh tubuh. Kandungan Fish CTP ini pun digunakan oleh suplemen kolagen dari Roove.

"Dalam setiap kemasan sachet, suplemen kolagen Roove mengandung 2.500 mg fish collagen tripeptide, jumlah yang cukup agar partikel yang ada dalam kolagen bisa diserap secara sempurna oleh tubuh, jadi tidak sia-sia mengonsumsi suplemen kolagen,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Ahmad, suplemen kolagen dari Roove juga mengandung wild blueberry extract yang memiliki kandungan antioksidan paling tinggi. Ditambah lagi, wild blueberry extract memiliki kandungan Orac atau potensi antioksidan yang tinggi, sebesar 9,621mol TE/100 gr. "Sehingga, risiko antioksidan di dalam tubuh teroksidasi oleh radikal bebas semakin kecil," tandasnya.

Ahmad menambahkan, pemanis yang digunakan dalam suplemen kolagen ini merupakan pemanis alami stevia, sebagai pemanis alami rendah kalori pengganti gula. Roove juga mengandung glutathione yang terdiri dari cysteine, glycine, dan glutamine yang berguna sebagai master antioksidan dalam tubuh.

"Kandungan ini juga sangat diperlukan bagi tubuh apalagi di saat seseorang sudah melewati usia 20 tahun karena produksi glutathione di dalam tubuh akan menurun sesuai dengan pertambahan usia," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 Dunia Tembus 40 Juta

Rinciannya, kasus Covid-19 di dunia kini berada di angka 40.056.551 (jumlah kasus aktif 8.988.911).

KESEHATAN | 18 Oktober 2020

Kepatuhan Minum Obat Penderita Jantung Harus Ditingkatkan

Kepatuhan dan keteraturan minum obat penderita penyakit jantung masih rendah dan harus ditingkatkan. Hal ini sangat penting dilakukan demi kesembuhan penderita.

KESEHATAN | 18 Oktober 2020

Publik Anggap Pandemi Covid-19 di Indonesia Masih Cukup Terkendali

Dari hasil survei diketahui, sebanyak 51,8 persen responden menganggap penyebaran Covid-19 di Indonesia masih cukup terkendali.

KESEHATAN | 18 Oktober 2020

16 Provinsi Laporkan Jumlah Kasus Sembuh Lebih Banyak dari Kasus Baru

Data Kementerian Kesehatan pada hari ini, 18 Oktober melaporkan kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 4.105, sedangkan kasus sembuh bertambah 3.732.

KESEHATAN | 18 Oktober 2020

Klaster Unjuk Rasa Sulit Dilacak

"Kalau saya perhatikan, peserta aksi memang tidak peduli dengan pencegahan penularan,” kata epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) dr Riris Andono Ahmad.

KESEHATAN | 18 Oktober 2020

Ini Sebaran 4.105 Kasus Covid-19 pada 18 Oktober

Dari total kasus baru Covid-19 sebanya 4.105, DKI Jakarta masih menjadi yang terbanyak dengan laporan tambahan kasus baru sebanyak 971.

KESEHATAN | 18 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 4.105, Kasus Positif di Indonesia Jadi 361.867

Sedangkan kasus sembuh bertambah 3.732 sehingga total menjadi 285.324 dan kasus meninggal bertambah 80 menjadi 12.511.

KESEHATAN | 18 Oktober 2020

Seluruh Relawan Rampung Dapat Suntikan Pertama Vaksin Covid-19

Pengadaan vaksin Covid-19 untuk Indonesia, telah ditetapkan oleh pemerintah, yaitu 170 juta jiwa atau sekitar 60 persen dari total jumlah penduduk.

KESEHATAN | 18 Oktober 2020

Kalbe Donasi 1.000 Knockers untuk Penyintas Kanker Payudara

Kanker payudara menjadi salah satu masalah kesehatan dunia yang menyebabkan kematian paling tinggi bagi kalangan wanita.

KESEHATAN | 17 Oktober 2020

Story Telling, Cara Terbaik Bangun Kebersamaan Ibu dan Anak

Mendongeng atau story telling merupakan salah satu cara terbaik untuk mengajarkan banyak hal pada anak dengan cara yang efektif.

KESEHATAN | 17 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS