Kenali Cara Mudah Mengurangi Risiko Hipertensi
INDEX

BISNIS-27 503.122 (3.27)   |   COMPOSITE 5724.74 (38.65)   |   DBX 1066.46 (5.9)   |   I-GRADE 166.255 (1.33)   |   IDX30 491.004 (3.79)   |   IDX80 129.735 (1.18)   |   IDXBUMN20 364.991 (2.88)   |   IDXG30 133.352 (1.26)   |   IDXHIDIV20 441.973 (3.34)   |   IDXQ30 143.512 (0.71)   |   IDXSMC-COM 247.38 (2.02)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (4.18)   |   IDXV30 127.096 (1.4)   |   INFOBANK15 976.214 (3.91)   |   Investor33 422.656 (2.94)   |   ISSI 167.54 (1.34)   |   JII 607.336 (5.33)   |   JII70 209.626 (2)   |   KOMPAS100 1162.4 (9.2)   |   LQ45 904.834 (7.73)   |   MBX 1587.29 (11)   |   MNC36 315.598 (2.2)   |   PEFINDO25 317.232 (0.51)   |   SMInfra18 287.626 (3.29)   |   SRI-KEHATI 361.444 (2.42)   |  

Kenali Cara Mudah Mengurangi Risiko Hipertensi

Jumat, 23 Oktober 2020 | 16:48 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang parah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, strok, bahkan berujung pada kematian. Meski demikian, ada cara untuk mengurangi risiko terjadinya hipertensi.

Guru Besar Bidang Keamanan Pangan dan Gizi di Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB, Ahmad Sulaeman, mengatakan, sebenarnya ada banyak cara untuk mengurangi risiko hipertensi, mulai dari jalankan gaya hidup sehat dengan berolahraga teratur, dan hindari kebiasaan merokok dan minuman alkohol, hingga yang cukup kompleks dengan menjalankan program diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension).

"Namun, juga bisa mengurangi asupan garam atau diet rendah garam, sebagai salah satu upaya yang esensial dan cukup mudah dilakukan untuk mengurangi risiko hipertensi," ungkap Ahmad Sulaeman, dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Jumat (23/10/2020).

Untuk mensiasati pengurangan asupan garam atau diet rendah garam, lanjut Ahmad Sulaeman, dapat mengganti penggunaan sebagian garam dengan bumbu umami seperti MSG yang akan memberikan dampak positif lainnya.

"Jadi, jika tetap ingin makanan yang dikonsumsinya memiliki cita rasa yang tinggi, namun sekaligus ingin diet rendah garam juga, cara ini sangat sesuai. Faktanya, strategi ini juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ahmad Sulaeman mengatakan, kandungan natrium pada MSG itu hanya sepertiga kandungan natrium pada garam dapur normal, dan sudah banyak juga penelitian terdahulu yang membuktikan penggunaan MSG bermanfaat untuk membantu penurunan asupan garam namun tetap menjaga palatabilitas makanannya.

"Ini juga terbukti dengan sertifikasi halal MUI dan izin BPOM, penggunaan MSG sangat aman, sepanjang sesuai dengan anjuran penggunaan," tandasnya.

Sementara itu, Public Relations Manager Ajinomoto Indonesia, Katarina Larasati mengatakan, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, masyarakat Indonesia sangat khawatir akan kondisi penyakit degeneratif, seperti hipertensi, dan sistem imun pada diri masing-masing, karena mempengaruhi proses pemulihan jika terkena virus Covid-19.

Untuk itu, pihaknya melakukan edukasi melalui webinar dengan menghadirkan narasumber kompeten dengan topik-topik menarik seputar gaya hidup sehat dan asupan nutrisi seimbang yang sangat dibutuhkan di masa pandemi ini.

"Kedepannya, masih akan ada 15 webinar lagi dengan menghadirkan pembicara atau pakar yang sudah sangat ahli di bidang nya. Sebagai perusahaan yang sangat concern dengan isu kesehatan dan asupan nutrisi, tak henti-hentinya berupaya untuk mensosialisasikan pentingnya menjaga asupan nutrisi,” tutup Katarina.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pentingnya Menjaga Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi

Konsumsi suplemen sebagai penunjang kesehatan juga sangat penting di masa pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 23 Oktober 2020

Pandu Riono: Belum Ada Vaksin yang Aman dan Siap Digunakan

Pandu meminta pemerintah untuk tidak menarasikan bahwa sudah ada vaksin yang efektif dan aman yang bisa diberikan kepada masyarakat Indonesia.

KESEHATAN | 23 Oktober 2020

Pulau Jawa Masih Mendominasi Sebaran Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

Empat provinsi terbanyak penyumbang kasus baru ada di DKI Jakarta (952 kasus), Jawa Tengah (571), Jawa Barat (504) dan Jawa Timur (295).

KESEHATAN | 23 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 4.369, Kasus Positif di Indonesia Jadi 381.910

Penambahan sebanyak 4.369 kasus baru Covid-19 didapat berdasarkan pemeriksaan spesimen sebanyak 42.287.

KESEHATAN | 23 Oktober 2020

YLKI Dukung Rencana Kenaikan Cukai Rokok di 2021

Menurut Tulus, kenaikan cukai rokok justru menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi.

KESEHATAN | 23 Oktober 2020

Daewoong Raih Izin Edar Alat Uji Covid-19 di Indonesia

Alat uji ini telah memperoleh sertifikasi CE-IVD di Eropa pada Maret lalu.

KESEHATAN | 23 Oktober 2020

Satgas : Ini Tahapan Pengembangan Vaksin Covid-19

Masyarakat diharapkan mendukung pemerintah secara penuh pengadaan vaksin dan vaksinasi.

KESEHATAN | 23 Oktober 2020

Media Sosial Jadi Rujukan Utama Informasi Nutrisi

Sebanyak 68 persen konsumen di Asia Pasifik menggunakan media sosialuntuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan nutrisi dan kesehatan.

KESEHATAN | 22 Oktober 2020

Angka Covid-19 Anak di Indonesia Naik 100 Persen

Kasus Covid-19 pada anak di Indonesia naik 100 persen pada Oktober 2020.

KESEHATAN | 22 Oktober 2020

Pemerintah Tidak Terburu-buru Berikan Vaksin

Yang dilakukan pemerintah saat ini adalah bertemu terlebih dahulu dengan para produsen tentang kesediaan mereka seandainya Indonesia jadi membeli vaksinnya.

KESEHATAN | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS