Empat Daerah Tiru Program Cabut Pentil Dishub DKI
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Empat Daerah Tiru Program Cabut Pentil Dishub DKI

Jumat, 4 Oktober 2013 | 07:14 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta - Langkah penegakan hukum penertiban parkir liar melalu pencabutan pentil ban motor yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, ternyata ditiru oleh empat daerah lainnya di Indonesia.

Keempat daerah tersebut adalah Kota Yogyakarta, Kota Semarang, Kota Salatiga dan Kota Solo.

"Memang benar Jakarta itu selalu dijadikan barometer dalam pelaksanaan kebijakan apa pun. Ternyata tindakan penegakan cabut pentil dinilai efektif sehingga ditiru oleh daerah lain," kata Udar Pristono, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Jumat (4/10).

Ide yang digagas oleh Kepala suku dinas (kasudin) Perhubungan Jakarta Pusat M Akbar ini dinilai telah menimbulkan efek jera bagi para pemilik motor yang parkir liar sembarangan di pinggir jalan. Buktinya, ketika petugas mencabut pentil ban motor yang parkir liar, tidak ada satu pun pemilik motor yang mengambil pentil ban mereka.

"Padahal di kantor kami sudah disiapkan pentil bannya, serta surat tilangnya. Disana juga ada aparat kepolisian yang mengurusi pelanggarannya. Tapi sampai sekarang, tidak ada satu pun yang mengambilnya," ujar Pristono.

Akibatnya, para pemilik motor harus mendorong motornya mencari bengkel seped motor untuk memompa bannya kembali.

"Akhirnya mereka dorong-dorong motor ke bengkel. Ya lumayanlah dorong motor 500 meter. Badan jadi pegel-pegel. Besoknya dia nggak mau parkir di jalan lagi. Begitu juga dengan mobil, kita kempesin bannya. Pertama satu ban, kalau besok masih parkir liar juga kita kempesin dua ban, besoknya lagi tiga ban dan seterusnya," paparnya.

Pencabutan pentil ban motor dan penggembosan ban mobil, menurutnya, merupakan termasuk salah satu program pembatasan kendaraan bermotor untuk mengurangi macet. Pasalnya, motor dan mobil dipaksa untuk masuk ke dalam parkir off street atau dalam gedung parkir. Sedangkan tarif parkir off street sudah mencapai Rp 4.000 per jam.
Nah ini salah satu program pembatasan kendaraan lalin.

Namun Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan tindakan pencabutan pentil ban motor belum terlihat efektif. Tetapi sudah menimbulkan efek jera yang tinggi bagi pemilik motor untuk tidak lagi parkir liar di badan jalan.

"Efektif tidak efektif sih masih belum kelihatan ya. Masih kita lihat. Efek jera sudah ada, sudah ada yang kapok. Tapi ada juga yang bandel. Kalau digembesin, sekarang orang-orang sudah pinter, kantongin pentil kan. Nah kita harus mukul yang bandel itu. Kita lakukan bertahap aja, toh kita didukung Pak Dirlantas," kata Basuki.

Menurutnya, lebih efektif kalau dilakukan blokir Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Dengan pemblokiran STNK, maka pemilik kendaraan tidak bisa berbuat apa-apa lagi.


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polisi Sudah Kantongi Identitas Mr X

"Nama pria yang terjatuh di Apartemen Kalibata City itu diketahui dari hasil pengembangan pemeriksaan saksi."

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2013

Penyidik Terus Buru DPO Penembak Polisi

"Kami tiap malam tetap melakukan evaluasi pelaksanaan tugas di lapangan untuk mengungkapnya."

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2013

Monas Akan Dipasangi CCTV

"Makanya harus pasang cctv terus setiap cluster harus ada satpam yang pelototin".

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2013

Inilah Ciri-ciri Mr X di Apartemen Kalibata City

Hingga kini penyidik kepolisian belum dapat menyimpulkan Mr X yang terjun dari lantai 9, Tower Ebony, Apartemen Kalibata City.

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2013

Monorel Dapat Investasi Rp 1,5 Triliun dari Tiongkok

"Investasi kami sudah tepat, saya yakin ini bisa berkembang. Saya optimis penanaman investasi untuk monorel langkah yang tepat."

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2013


Harapan Jokowi pada Bank DKI

"Bisa berfungsi sebagai agen pembangunan retail kecil seperti UKM".

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2013

Pembangunan Lima Pasar Rakyat Akan Dimulai Dua Pekan Lagi

Ditargetkan pembangunan dapat rampung pada enam atau tujuh bulan mendatang

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2013

Pascatewasnya Holly, Apartemen Kalibata City Klaim Pengamanannya Baik

Selain alarm, keamanan juga diperkuat dengan kamera CCTV yang ditempatkan di sejumlah titik, termasuk lift.

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2013

Atasi Kemacetan, DKI Diminta Terapkan Moratorium Penjualan Kendaraan dan Pengembangan Jalan

Jika moratorium termasuk dalam strategi "push", maka strategi "pull" berisikan penyediaan transportasi massal, juga pedestrian dan bikeline.

MEGAPOLITAN | 3 Oktober 2013


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS