Penataan Trotoar Harus Mengacu UU Jalan
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-2.16)   |   COMPOSITE 5059.22 (-11.27)   |   DBX 933.73 (-1.4)   |   I-GRADE 135.366 (-0.54)   |   IDX30 427.201 (-2.7)   |   IDX80 111.513 (-0.59)   |   IDXBUMN20 284.629 (-1.96)   |   IDXG30 118.405 (-0.5)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-2.17)   |   IDXQ30 125.347 (-0.87)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-0.42)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-1.29)   |   IDXV30 105.043 (-0.28)   |   INFOBANK15 803.622 (-0.35)   |   Investor33 371.182 (-1.16)   |   ISSI 148.056 (-0.55)   |   JII 539.107 (-4.67)   |   JII70 182.679 (-1.26)   |   KOMPAS100 996.599 (-3.79)   |   LQ45 780.316 (-3.88)   |   MBX 1404.61 (-3.28)   |   MNC36 278.843 (-0.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-2.55)   |   SMInfra18 242.356 (-2.29)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-0.76)   |  

Penataan Trotoar Harus Mengacu UU Jalan

Rabu, 11 September 2019 | 18:31 WIB
Oleh : Erwin C Sihombing / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga mengatakan, penataan trotoar di Jakarta harus mengikuti aturan Undang-undang (UU) Nomor 38/2004 tentang Jalan dan UU Nomor 22/2009 tentang Angkutan Lalu Lintas dan Jalan. Artinya peruntukan trotoar untuk pejalan kaki bukan untuk kegiatan lain.

"Seharusnya Pak Gubernur mengikuti ketentuan tertinggi yakni UU Jalan dan UU tentang Angkutan Lalu Lintas dan Jalan. Bukan mencari alasan pembenar. Sebab ,dalam dua UU tersebut disebutkan trotoar untuk fasilitas pejalan kaki dan dapat dikenakan sanksi. Jadi sangat jelas aturannya," kata Nirwono, di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Baca Juga: Fraksi Nasdem Dukung Konsep Trotoar Multifungsi

Nirwono menyayangkan jika Gubernur DKI Anies Baswedan menjadikan Permen PUPR Nomor 3/2014 tentang Pedoman Perencanaan Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan, sebagai dalil untuk mengakomodasi PKL berdagang di trotoar.

Menurut Nirwono, seharusnya DKI mengikuti aturan perundang-undangan bukan ketentuan di bawahnya, karena kota-kota lain di Indonesia juga mengikuti UU Jalan serta UU Angkutan Lalu Lintas dan Jalan. "Bisa kebayang seluruh trotoar di Jakarta dan kota lainnya akan melakukan hal yang sama. Itu menertibkannya lebih susah daripada menegakkan aturan," bebernya.

Nirwono juga menyayangkan dalil lain yang disampaikan gubernur dengan menjadikan pedestrian di New York, yang transportasi publiknya sudah mumpuni, sebagai contoh untuk mengakomodasi PKL. Sebaiknya DKI bersikap bijak dan visioner mengenai penataan trotoar yang seharusnya dikedepankan agar warga mau menggunakan angkutan umum.

Baca Juga:DKI Klaim PKL di Trotoar Buat Pejalan Kaki Nyaman

"Biarpun contohnya seperti New York, London dan Paris bagus, tetapi begitu dia masuk ke Indonesia kan ketentuan yang digunakan menurut peraturan Indonesia. Kita kembalikan ke situ. Begitu ada celah pelanggaran saya khawatir kalau nanti itu diikuti oleb wali kota maupun bupati lain di Indonesia. Artinya justru kita memberikan contoh yang buruk," ujarnya.

Nirwono menyarankan agar Gubernur Anies tetap memprioritaskan pejalan kaki dalam menata trotoar. Sedangkan PKL diakomodasi dalam pasar rakyat atau di beri tempat di pasar swalayan mengikuti Pergub Nomor 3/2010. Setidaknya, gubernur memantau dan memastikan apakah seluruh gedung telah mengakomodasi PKL berdagang di 10 persen arealnya.

"Jadi bukan PKL enggak boleh berjualan, boleh jualan tetapi sesuai aturan. Ini yang harus dijelaskan," kata Nirwono.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

DKI Sudah Salurkan KJMU ke 5.061 Mahasiswa Tak Mampu

KJMU diberikan untuk membiayai empat tahun pendidikan di perguruan tinggi negeri.

MEGAPOLITAN | 11 September 2019

Digelar di Jakarta, Popnas 2019 Pertandingkan 10 Cabang

Sesmenpora juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah DKI Jakarta yang sudah mau menjadi tuan rumah Popnas.

MEGAPOLITAN | 11 September 2019

Rumah Makan Terbakar di Mampang

Si jago merah membakar sebuah rumah makan ayam penyet, di Jalan Mampang Raya, Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019) siang.

MEGAPOLITAN | 11 September 2019

Dinas Bina Marga DKI Siap Hadapi Somasi Apjatel

Dinas Bina Marga menyatakan, pemotongan kabel optik udara sudah berdasarkan aturan yang berlaku.

MEGAPOLITAN | 11 September 2019

DKI Klaim PKL di Trotoar Buat Pejalan Kaki Nyaman

Menurut Dinas Bina Marga DKI, keberadaan PKL di trotoar membuat para pejalan kaki merasa nyaman.

MEGAPOLITAN | 11 September 2019

Tangkap 12 Tersangka, Polisi Sita 18 Kilogram Sabu dan 4.132 Butir Ekstasi

Penyidik masih memburu pemilik dan pengendali barang bukti itu.

MEGAPOLITAN | 11 September 2019

Pemkot Jakut Antisipasi Kemacetan Akibat Pembangunan ITF & JIS

Sigit Wijatmoko menuturkan pihaknya masih melakukan komunikasi dua arah khususnya dengan sektor kepolisian, transportasi, maupun pihak Pelabuhan Tanjung Priok.

MEGAPOLITAN | 11 September 2019

PDIP Belum Serahkan Nama Ketua DPRD DKI

Berdasarkan aturan yang ada, sebagai partai politik yang meraih suara terbanyak, PDI Perjuangan berhak mendapatkan posisi Ketua DPRD DKI.

MEGAPOLITAN | 11 September 2019

Bekasi Gandeng Swasta Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Indonesia tertinggal dalam hal penerapan teknologi pengolahan sampah hingga menyebabkan kawasan Bantargebang menjadi gunungan sampah.

MEGAPOLITAN | 11 September 2019

Unit Apartemen Kalibata Terbakar, 2 Orang Luka Bakar

Api diduga berasal dari korsleting AC yang percikan apinya menyambar tabung dan kompor gas yang sedang menyala sehingga terdengar suara ledakan.

MEGAPOLITAN | 11 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS