Limbah dan Penurunan Debit Air, Masalah Utama Kali Bekasi

Limbah dan Penurunan Debit Air, Masalah Utama Kali Bekasi

Rabu, 18 September 2019 | 18:25 WIB
Oleh : Mikael Niman / FER

‎Bekasi, Beritasatu.com - Kali Bekasi menjadi sumber air baku utama bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot. Kondisi Kali Bekasi saat memasuki musim kemarau seperti saat ini, rawan pencemaran limbah dan berkurangnya debit air sehingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi harus menjalankan strategi jitu agar pasokan air bersih kepada warga tidak kekurangan.

"Selama ini, gangguan terhadap produksi air bersih adalah pencemaran limbah di Kali Bekasi. Belum lagi, debit air yang semakin berkurang selama musim kemarau, ‎membuat kami berupaya untuk mencari cara agar pasokan air bersih tetap terjaga," ujar Direktur Umum PDAM Tirta Patriot, Muhaimin, di Bekasi, Rabu (18/9/2019).

Muhaimin mengatakan, hingga saat ini pencemaran limbah di Kali Bekasi masih menjadi ancaman nyata. "Kami memproduksi air bersih bukan produksi limbah sehingga perusahaan yang berada di sepanjang Kali Bekasi dan di Kabupaten Bogor harus peka, tidak membuang limbah ke Kali Bekasi," tutur Muhaimin.

Menurut Muhaimin, pihaknya telah berupaya melakukan pengerukan lumpur pada filter untuk mengurangi sedimentasi. PDAM Tirta Patriot berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta (PJT) II untuk meningkatkan kualitas air baku di Kali Bekasi. Selain itu, ‎perusahaan air bersih ini menyiapkan bak penampungan air bersih (reservoir) dengan kapasitas 8.000 meter kubik. Hingga pertengahan September ini, kekeringan melanda beberapa sungai yang dijadikan air baku PDAM Tirta Patriot.

"Kami berupaya, menyediakan air bersih kepada 31.000 sambungan pelanggan, meskipun air baku kami mengalami kekeringan," tuturnya.

Muhaimin mengatakan, saat ini pasokan air bersih masih dalam level normal yaitu mencapai 420 liter per detik. Normalnya, saat musim hujan produksi air 490-500 liter per detik. "Hanya ada pengurangan sedikit. Kami pastikan pasokan air bersih tetap aman kepada pelanggan," imbuhnya.

Sebelumnya, ‎Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), Puarman, mengungkapkan, pihaknya bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah menutup pembuangan limbah yang disalurkan ke Kali Cileungsi. "Pipa pembuangan limbah dua industri di bantaran Sungai Cileungsi, kami ditutup secara permanen‎," ujar Puarman.

Puarman menjelaskan, penutupan itu merupakan rangkaian inspeksi mendadak (sidak) yang digelar Dinas Lingkungah Hidup Pemerintah Kabupaten Bogor.

"Ini merupakan, bagian dari tindakan tegas pemerintah daerah, sekaligus memberikan efek jera dan peringatan bagi seluruh industri yang limbahnya dibuang ke Sungai Cileungsi," tuturnya.

Diketahui, Sungai Cileungsi merupakan hulu dari Kali Bekasi, yang menjadi sumber air baku bagi PDAM Tirta Patriot dan PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi.

"Belakangan, Sungai Cileungsi kerap terlihat menghitam, tercium bau menyengat tak sedap, yang diduga tercemar limbah industri dan juga limbah rumah tangga," ungkap Puarman.

Puarman menjelaskan, pemerintah daerah tengah membidik 12 perusahaan lain yang bakal dilakukan penutupan permanen saluran pembuangan limbahnya. Dua pabrik yang salurannya ditutup adalah PT IB dan PT ABC di Kabupaten Bogor. Sebelumnya, pada 29 Agustus lalu, dua pabrik lainnya di bantaran Sungai Cileungsi sudah dilakukan penindakan dengan cara penutupan permanen limbah pembuangannnya. Kedua pabrik itu adalah pabrik plastik dan pabrik suku cadang logam.

"Selain penindakan, KP2C meminta DLH Kabupaten Bogor melakukan langkah-langkah pemulihan lingkungan agar kualitas air sungai menjadi baik," imbuhnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Politisi Gerindra Dukung Langkah DKI Tertibkan Penunggak Pajak

Pemprov DKI akan menertibkan penunggak pajak kendaraan bermotor dengan mematikan nomor kendaraan hingga melakukan pemidanaan.

MEGAPOLITAN | 18 September 2019

Polisi Bekuk 13 Tersangka Kasus Penggelapan dan Penadahan Mobil

Kasus selanjutnya, melibatkan dua tersangka berinisial AKM dan S, seorang perempuan. Modus mereka, melakukan kredit mobil dengan data-data yang dipalsukan.

MEGAPOLITAN | 18 September 2019

DKI-Kemsos-UNHCR Bahas Penampungan Sementara Pencari Suaka

Relokasi ke salah satu balai Kemsos di Bambu Apus, Jakarta Timur belum dapat dilaksanakan karena bangunan tersebut masih digunakan.

MEGAPOLITAN | 18 September 2019

Polsek Sunda Kelapa Ciduk Preman dan Curanmor di Muara Angke

Pelaku kerap meminta uang Rp 100.000 kepada para pedagang ikan yang kemudian dia gunakan untuk mengonsumsi minuman beralkohol.

MEGAPOLITAN | 18 September 2019

Menuju Kota Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera, dan Ihsan

Laju pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi melampui pencapaian Provinsi Jawa Barat.

NASIONAL | 18 September 2019

Pembangunan Bekasi Masif

Perlu ketegasan kepala daerah dalam membuat lompatan program pembangunan.

NASIONAL | 18 September 2019

Puluhan Pengungsi Pencari Suaka Gelar Tikar di Trotoar Kebon Sirih

Tidak hanya mengokupasi trotoar, para pengungsi juga menempelkan spanduk-spanduk kecil berwarna putih dan dengan tulisan berwarna merah.

MEGAPOLITAN | 18 September 2019

Bekasi, Kota Metropolitan Setengah Hati

Lahan di Kota Bekasi sangat terbatas tetapi jumlah penduduknya sangat padat.

NASIONAL | 18 September 2019

Pria Terluka Ditemukan Tergeletak di Pinggir Rel Jatinegara

Diduga, korban hendak bunuh diri menggunakan cutter.

MEGAPOLITAN | 18 September 2019

Diduga Lakukan Pencemaran Berat Sungai Cileungsi, 12 Perusahaan Disegel

Tindakan tegas dilakukan guna mengantisipasi semakin tercemarnya sungai Cileungsi oleh limbah industri

MEGAPOLITAN | 18 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS