Anggota TGUPP: Anies Menolak Giant Sea Wall
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Anggota TGUPP: Anies Menolak Giant Sea Wall

Minggu, 12 Januari 2020 | 18:49 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta, Muslim Muin menegaskan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menolak konsep pembangunan Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall/GSW) untuk mengendalikan banjir di Jakarta akibat air pasang laut dan penurunan muka tanah.

Pembangunan Giant Sea Wall Memasuki Tahap II

"Pak Anies menolak. Sudah dengan tegas. DKI menolak GSW," kata Muslim Muin kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Minggu (12/1/2020).

Menurut Muslim Muin, pembangunan GSW tidak akan mampu mengendalikan banjir di Jakarta, tetapi justru akan semakin membuat Kota Jakarta mudah mengalami banjir.

Meski pemerintah pusat sudah menjalin kerja sama dengan pemerintah Korea untuk pembangunan tanggul laut raksasa ini, Muslim Muin melihat kondisi geografis Jakarta berbeda dengan negara Korea.

Jakarta Banjir, Bukan Sepenuhnya Salah Anies

"Kalau Korea itu kan pasang surutnya tinggi. Karena air pasang itu diturunkan, berarti datang banjir, keisikan tanggl lautnya. Waktu surut, dia buka pintu tanggul lautnya, jadi enggak butuh pompa. Mereka itu pasang surutnya bisa sampai 8-9 meter. Kalau kita satu meter. Mau enggak mau kita harus memompa dengan pompa yang sangat besar. Dan itu butuh energi bahan bakar yang sangat tinggi. Kalau tidak dipompa, bisa tenggelam. Kalau pun ada pompanya, juga tidak menyelesaikan masalah banjir di Krukut dan Cipinang,” jelas Muslim Muin.

Menurut Muslim Muin, pembangunan GSW tersebut merupakan konsep dari Belanda yang ingin mencari rezeki di Indonesia. Karena Belanda memiliki dradger atau alat keruk yang bisa digunakan untuk membangun tanggul laut dan reklamasi.

"Itu kan konsep yang lahir dari Belanda. Yang cari rezeki disini. Belanda itu punya dradger atau alat keruk. Itulah proyek mereka, untuk membangun tanggul dan reklamasi. Mereka cari rezeki disini. Makanya saya plesetkan singkatan GSW itu adalah Giant Sea War against Nedherlands," ungkap Muslim Muin.

Tuntutan Ganti Rugi Banjir HPPBI Dinilai Tidak Tepat

Daripada membangun tanggul laut raksana, Muslim Muin menegaskan, lebih baik Pemprov DKI melakukan penguatan tanggul pantai dan sungai.

"Makanya saya tolak konsep GSW Belanda, konsep Bappenas dan konsep Korea atau Kempupera. Enggak masuk akal. Utang makin banyak dan malah memperparah banjir. GSW itu tujuannya mengendalikan banjir dari ancaman rob air laut dan land subsidence, ya solusinya memperkuat tanggul pantai dan sungai," tukasnya.

Sebelumnya, pada awal Januari 2019, Gubernur DKI Anies Baswedan pernah meminta pembangunan GSW dikaji ulang, karena tidak ingin proyek itu bermasalah di kemudian hari. Apalagi sudah banyak studi yang mempertanyakan kembali manfaat dari pembangunan tanggul laut raksasa terseut.

Menurut Anies Baswedan, kondisi geografis DKI Jakarta berbeda dengan daerah lainnya. Pasalnya, DKI dilewati 13 sungai yang bermuara di teluk Jakarta.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bupati Bogor Tinjau Daerah Terisolasi Longsor

Bupatiingin memastikan alat-alat berat yang diturunkan bekerja dengan baik dan tidak ada kendala.

MEGAPOLITAN | 12 Januari 2020

Tuntutan Ganti Rugi Banjir HPPBI Dinilai Tidak Tepat

HPPBI telah melayangkan surat kepada Pemprov DKI untuk membahas kompensasi kerugian akibat banjir.

MEGAPOLITAN | 12 Januari 2020

Polda Metro Bongkar Praktik Klinik Stem Cell Ilegal

Tersangka yang diamankan berinisial YW (46), berperan sebagai country manager di Indonesia, yang mendatangkan serum stem cell dari Jepang.

MEGAPOLITAN | 12 Januari 2020

Polisi Deteksi Titik Rawan Banjir di Tol

Menyoal apakah sepeda motor boleh masuk ke dalam jalan tol ketika banjir, Yusuf mengungkapkan, hal itu juga situasional.

MEGAPOLITAN | 12 Januari 2020

Antisipasi Pemprov dan Warga Terkait Banjir Rob di Pantai Marunda

Antisipasi pemerintah dan masyarakat terkait banjir rob

MEGAPOLITAN | 12 Januari 2020

Kecelakaan Beruntun di Antasari, 3 Orang Terluka

Tabrakan beruntun melibatkan empat mobil dan satu sepeda motor.

MEGAPOLITAN | 12 Januari 2020

Polisi Bekuk Buronan Perampok Korban Banjir di Bekasi

Polisi berhasil menangkap Akbar alias Bogel dan membawanya ke Polsek Tambun.

MEGAPOLITAN | 12 Januari 2020

Polisi Telusuri Penyebab Tabrakan Beruntun di Antasari

Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara tabrakan beruntun di jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 12 Januari 2020

Pembangunan Giant Sea Wall Memasuki Tahap II

Pembangunan giant sea wall masuk dalam program prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

MEGAPOLITAN | 12 Januari 2020

Ini 3 Lokasi SIM Keliling di Jakarta

Perpanjangan masa berlaku SIM tidak boleh melewati dari batas waktu.

MEGAPOLITAN | 12 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS