Dinas SDA Ungkap Alasan 4 Lokasi di Jakut Dibiarkan Tergenang
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Dinas SDA Ungkap Alasan 4 Lokasi di Jakut Dibiarkan Tergenang

Minggu, 26 Januari 2020 | 20:44 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), DKI Juaini Yusuf membenarkan ada empat wilayah di Jakarta Utara yang memang sengaja dibiarkan tergenang banjir. Pasalnya, air laut sedang pasang, sehingga air banjir sulit dialirkan ke laut.

Pemkot Jakut Sengaja Buat Tergenang Wilayah Lewat Program Gela

Adapun keempat lokasi yang dijadikan daerah penampungan air banjir selama air laut pasang adalah Marunda, Kebantenan, Rorotan dan Semper Timur. Keempat lokasi ini merupakan wilayah yang bukan padat penduduk

"Tidak, bukan sengaja. Kan tadi air laut lagi pasang. Air sungai yang mau dialirkan masuk ke laut kan jadi terhambat. Karena air lautnya lagi tinggi. Jadi air melimpas ke wilayah tersebut, karena memang enggak bisa dibuang ke laut,” kata Juaini Yusuf, Minggu (26/1/2020).

Selain keempat wilayah di Jakarta Utara yang dijadikan tempat penampungan genangan air, Juaini Yusuf mengatakan taman-taman yang berada di lima wilayah DKI Jakarta juga dijadikan tempat penampungan air hujan.

Bangun 3.000 Sumur Serapan, DKI Anggarkan Rp 100 Miliar

Taman-taman terbuka biasanya dibiarkan tergenang air hujan, karena untuk menyerapkan air hujan ke tanah membutuhkan waktu cukup lama. "Memang biasanya di taman. Kan taman-taman itu sebagian bejar dijadikan tempat penampungan air juga," jelas Juaini Yusuf.

Juaini Yusuf mengungkapkan, puncaknya air pasang laut atau rob terjadi pada Jumat (24/1/2020). Berdasarkan pantauan di lapangan, air kali atau sungai sudah tinggi dan meluap ke jalan. Sebab, ketika ingin dibuang ke laut, air laut sedang pasang.

"Tetapi begitu air pasang lautnya surut, ya mulai berangsur-angsur surut banjirnya, karena sudah bisa dibuang ke laut,” paparnya.

Karena itu, pihaknya sudah menyiapkan pompa air untuk melakukan penyedotan air banjir begitu air laut pasang surut.

"Tetap kita operasikan pompa air. Yang penting hidup dulu pompa airnya. Kan kemarin air pasang laut surut jam 12.00. Jadi kita enggak biarin daerah itu tergenang air terus. Petugas sudah kerja, pompa tetap beroperasi,” tukas Juaini Yusuf.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polemik Banjir Jakarta, Kepala Sekretariat Presiden Angkat Bicara

Sebenarnya seluruh wilayah Jakarta itu menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 26 Januari 2020

DKI Kerahkan 8 Pompa Atasi Banjir di Underpass Kemayoran

Underpass Kemayoran sendiri berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, yakni Kementerian Sekretaris Negara (Setneg).

MEGAPOLITAN | 26 Januari 2020

Bangun 3.000 Sumur Serapan, DKI Anggarkan Rp 100 Miliar

Sumur serapan akan dibangun per kecamatan di lima wilayah DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 26 Januari 2020

Sudah 103 Ton Garam Disemai untuk Mencegah Hujan Ekstrem di Jabodetabek

Sudah 103 Ton Garam Disemai untuk Mencegah Hujan Ekstrem di Jabodetabek

MEGAPOLITAN | 26 Januari 2020

Pekan Pertama Februari, Warga DKI Akan Miliki Wagub

29 Januari 2020 baru dimulai tahapannya.

MEGAPOLITAN | 26 Januari 2020

Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Siap Di-bully Netizen

Nurmansjah siap jadi sasaran perundungan netizen agar Gubernur Anies Baswedan bisa melayani warganya.

MEGAPOLITAN | 26 Januari 2020

Marak Tawuran, Pemkot Bogor Evaluasi Sistem Pengawasan Pelajar

Pemkot juga akan lebih mengintensifkan patroli kota untuk mencegah tawuran susulan.

MEGAPOLITAN | 26 Januari 2020

Anies: Semua Umat Bebas Merayakan Hari Rayanya di Jakarta

Warga Jakarta memiliki kesempatan yang sama dalam merayakan hari raya besar keagamaan masing-masing.

MEGAPOLITAN | 26 Januari 2020

Tawuran, Remaja Bogor Tewas Ditusuk

Diduga, pelaku dan korban sudah janjian untuk tawuran.

MEGAPOLITAN | 26 Januari 2020

Polisi Tangkap Pengemudi Mobil Eksibisionis

Pelaku telah melakukan tindak pidana pornografi, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 Undang-undang RI Nomor 44 Tahun 2008, dengan ancaman 10 tahun penjara.

MEGAPOLITAN | 26 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS