Anies Minta RT/RW Sosialisasi Covid-19 kepada Kelompok Rentan
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Anies Minta RT/RW Sosialisasi Covid-19 kepada Kelompok Rentan

Jumat, 27 Maret 2020 | 23:47 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meminta ketua RT/RW, kader PKK dan kader dasa wisma mendata dan melakukan sosialisasi tentang virus corona atau Covid-19 kepada kelompok masyarakat yang rentan.

Baca Juga: Pengawasan Ketat RT/RW Mampu Hentikan Covid-19

Permintaan ini disampaikan Anies dalam seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2020 tentang perlindungan dan pencegahan penularan pada masyarakat yang memiliki risiko tinggi bila terpapar Covid-19.

"Tingkat kematian akibat virus corona meningkat sangat tinggi sejak ditemukan kasus positif di Indonesia. Dari data kematian tersebut diketahui terdapat kelompok orang yang jika terpapar Covid-19 akan berisiko fatal," tulis Anies dalam surat yang diterima Beritasatu.com, Jumat (27/3/2020).

Anies mengatakan, untuk melindungi semua warga khususnya orang-orang berisiko tinggi, pihaknya menyerukan kepada ketua RT/RW, kader PKK, dan kader dasa wisma untuk melakukan sejumlah langkah. Pertama, mengidentifikasi dan mendata warga masyarakat berisiko tinggi di lingkungan RT/RW dengan menggunakan aplikasi yang telah disiapkan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta.

"Orang berisiko tinggi itu memiliki kondisi, antara lain lanjut usia (di atas 60 tahun), penderita tekanan darah tinggi, pengidap penyakit jantung, pengidap diabetes, penderita penyakit paru-paru dan penderita kanker," terang Anies.

Baca Juga: Anies Baswedan Tulis Surat kepada Tenaga Medis

Kedua, ketua RT/RW, kader PPK dan kader dasa wisma harus menguasai dan mengenali gejala Covid-19 yang dapat diakses melalui tautan corona.jakarta.go.id dan panduan terkait penanggulangan Covid-19 (poster, stand banner, dan lain-lain) yang dapat diunduh melalui tautan bit.ly/PublikasiCoronaDKl.

Ketiga, mendatangi dan menjelaskan informasi tentang Covid-19 dan memastikan bahwa setiap warga yang termasuk dalam kategori berisiko tinggi yang tinggal di wilayahnya memahami dan melakukan langkah pencegahan penularan Covid-19.

"Keempat, melakukan pemantauan rutin setiap hari pada orang berisiko tinggi yang bermukim secara sendirian dan atau tidak didampingi oleh sanak saudara. Pemantauan ini dilakukan selama wabah Covid-19 masih terjadi di Jakarta," tutur Anies.

Kelima, lanjut Anies, semua kegiatan sosialisasi dan pemantauan dengan warga tersebut harus dengan kondisi sehat, menggunakan masker, menjaga jarak antar orang minimal 1 meter, dan memastikan tangan serta pakaian yang digunakan dalam kondisi bersih dan steril.

Baca Juga: Warga DKI Semakin Sadar Terapkan Physical Distancing

"Kelima, jika menemukan orang dengan gejala Covid-19 di lingkungan RT/RW maka segera laporkan kepada lurah, pusat layanan kesehatan setempat, atau hubungi nomor telepon 112 atau melalui WhatsApp 081388376955," pungkas Anies.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pimpin RS Wisma Atlet, Pangdam Jaya Siapkan Sejumlah Skenario

Satgas Covid-19 telah menunjuk Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono untuk menjadi memimpin RS Darurat Wisma Atlet tersebut.

MEGAPOLITAN | 28 Maret 2020

Kapolda Metro Imbau Warga Jakarta Tidak Mudik

Mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid 19-, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengimbau, kepada masyarakat Jakarta agar tidak mudik.

MEGAPOLITAN | 27 Maret 2020

Perekonomian Jakarta Turun Imbas Corona, Kadin DKI Minta Pengusaha Tak Panik

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi mengakui bahwa wabah virus corona atau Covid-19 sangat berdampak terhadap dunia usaha.

MEGAPOLITAN | 27 Maret 2020

DPRD DKI: Jakarta Lockdown 14 Hari Butuh Rp 5 Triliun

Urusan populis atau tidak populis itu tabrak saja dulu. Karena keselamatan warga Jakarta nomor satu.

MEGAPOLITAN | 27 Maret 2020

Dua Pasien Corona di RSPI Sulianti Saroso Meninggal

RSPI Sulianti Saroso menyebutkan ada dua pasien yang meninggal dunia terkait wabah virus corona (Covid-19) dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

MEGAPOLITAN | 27 Maret 2020

5 Mal di Kota Bogor Tutup Sementara

Lima pusat perbelanjaan (mal) di Kota Bogor memilih untuk tutup sementara waktu di tengah wabah Covid-19.

MEGAPOLITAN | 27 Maret 2020

Mal Tutup, Pasar Tradisional di Depok Tetap Buka

Pasar tradisional tetap buka untuk menyediakan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

MEGAPOLITAN | 27 Maret 2020

Pasien Positif Corona di Depok Terus Bertambah

Pasien positif virus corona di Kota Depok bertambah menjadi 21 orang.

MEGAPOLITAN | 27 Maret 2020

Jasa Marga Lanjutkan Perbaikan Simpang Susun Cikunir

Jasa Marga meminta pengguna jalan untuk rencanakan jalur alternatif.

MEGAPOLITAN | 27 Maret 2020

Pasien Positif Corona dan PDP Meninggal di Kota Bogor Bertambah

Menurut Dinkes Kota Bogor, dua orang dilaporkan positif corona dan dua orang pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia.

MEGAPOLITAN | 27 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS