Arus Mudik dan Balik Berpotensi Sebabkan Gelombang Kedua Covid-19
INDEX

BISNIS-27 496.112 (7.49)   |   COMPOSITE 5571.66 (81.11)   |   DBX 1025.31 (6.73)   |   I-GRADE 161.222 (3.23)   |   IDX30 481.63 (9.32)   |   IDX80 126.239 (2.53)   |   IDXBUMN20 347.718 (10.77)   |   IDXG30 131.769 (1.75)   |   IDXHIDIV20 428.361 (9.36)   |   IDXQ30 139.975 (2.43)   |   IDXSMC-COM 236.298 (3.68)   |   IDXSMC-LIQ 285.496 (7.48)   |   IDXV30 117.12 (3.63)   |   INFOBANK15 959.319 (10)   |   Investor33 418.313 (5.87)   |   ISSI 162.317 (3.18)   |   JII 593.683 (14.31)   |   JII70 203.182 (4.77)   |   KOMPAS100 1131.88 (19.93)   |   LQ45 884.897 (16.77)   |   MBX 1547.61 (24.33)   |   MNC36 311.774 (4.65)   |   PEFINDO25 293.783 (7.19)   |   SMInfra18 273.756 (10.1)   |   SRI-KEHATI 356.906 (5.42)   |  

Arus Mudik dan Balik Berpotensi Sebabkan Gelombang Kedua Covid-19

Jumat, 22 Mei 2020 | 19:49 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengingatkan warga DKI Jakarta tidak melakukan mudik menjelang lebaran ini. Pasalnya, arus mudik dan arus balik bisa menjadi kesempatan penularan kasus Covid-19 yang lebih besar di Jakarta.

Baca Juga: Empat Pekan PSBB Jakarta, Sehari 97 Kasus Baru

"Bila terjadi arus mudik, lalu arus balik, potensi terjadi gelombang kedua Covid-19 sangat besar," ujar Anies Baswedan, saat konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Anies Baswedan berharap warga DKI Jakarta berusaha melindungi keluarga yang ada di kampung dan juga orang di Jakarta. Karena itu, warga DKI Jakarta diimbau tidak bersikap dan bertindak egois, mementingkan diri sendiri.

"Pesan kita, anda jangan mengambil sikap yang tidak mementingkan orang banyak, lindungi diri anda, lindung orang lain, lindungi keluarga," tandasnya.

Baca Juga: Kemhub Perketat Pengawasan Transportasi Arus Mudik dan Balik

Apalagi, kata Anies, banyak orang yang sudah terpapar Covid-19, namun tidak memiliki gejala. Mereka sangat berpotensi menularkan Covid-19 ke orang lain terutama orang-orang yang rentan, seperti orang tua atau orang yang memiliki penyakit bawaan.

"Banyak diantara kita yang sudah terpapar Covid-19, tetapi tidak memiliki gejala, inilah yang sangat berbahaya. Karena itu, kalau tidak ada keluhan bukan berarti aman," tandas dia.

Karena itu, kata Anies, Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan pembatasan pergerakan orang keluar masuk Jakarta sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembatasan Bepergian Keluar dan/atau Masuk DKI Jakarta. Ketentuan ini bukan saja berlaku selama masa PSBB, tetap masa penetapan bencana non-alam penyebaran Covid-19 sebagai bencana nasional.

Baca Juga: Anies Pastikan Setiap Kelurahan Punya Tempat Isolasi Mandiri

"Kita minta kepada semuanya untuk tertib, mengenai mudik, pembatasan sudah mulai dilakukan, pengetatan dilakukan," pungkas Anies.

Pembatasan bepergian keluar dan/atau masuk Jakarta sudah mulai berlaku hari ini, Jumat (22/5/2020). Setiap orang atau pelaku usaha sudah dilarang melakukan aktivitas bepergian keluar masuk Jakarta selama masa penetapan bencana non-alam penyebaran Covid-19 sebagai bencana nasional. Jika tetap melakukan larangan tersebut, maka orang atau pelaku usaha akan disuruh kembali ke tempat semula.

Larangan ini dikecualikan untuk orang-orang yang bekerja di instansi tertentu dan pelaku usaha yang beroperasi di 11 sektor yang diperbolehkan melakukan kegiatan selama PSBB. Namun, mereka yang dikecualikan ini harus mengurus surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta jika hendak bepergian keluar atau masuk Jakarta.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Antrean Penerima BLT di Bogor Abaikan Physical Distancing

Sebagian besar para penerima BLT, mengabaikan imbauan jaga jarak atau physical distancing.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Peduli Masyarakat, KCN Bagikan Sembako

KCN kembali gelar aksi sosial berupa pembagian sembako kepada 750 KK di tujuh Kompleks TNI-Polri di wilayah Jakarta Utara, Jumat (22/5/2020).

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Dituduh Penagih Tunggakan, Seorang Polisi Bogor Babak Belur Dihajar Warga

Anggota polisi ini dituduh penagih tunggakan saat membantu mediasi antara leasing dengan nasabah terkait penarikan motor di salah satu kantor leasing.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Pesan Anies Jelang Idulfitri: Tetaplah di Rumah Jelang, Saat, dan Sesudah Lebaran

Anies meminta umat muslim di DKI Jakarta harus menaati seruan dari MUI dan DMI DKI Jakarta dalam kaitan menjalankan hari raya Idulfitri.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Satpol PP Tangerang Keluhkan Rendahnya Kesadaran Masyarakat akan PSBB

"Kalau kesadaran masyarakat (akan PSBB) rendah, mau ditambah petugas sebanyak apapun juga pastinya kurang," kata Agapito De Araujo.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Polda Metro Tangani Dugaan Suap Pejabat Kemdikbud Limpahan KPK

kasus dugaan suap itu ditangani penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

TPU di Depok Terima Puluhan Jenazah Covid-19

Jenazah pasien Covid-19 ini dimakamkan terpencar di tiga TPU Kalimulya yakni Kalimulya 1, 2 dan 3.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

DKI Tetap Cairkan Uang Apresiasi Tenaga PJLP

Uang apresiasi tersebut diberikan sesuai dengan yang tertulis pada kontrak tanpa ada pemotongan.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

24 Tenaga Medis RSUD Depok Positif Covid-19

24 orang tenaga medis yang terinfeksi Covid-19 ini sudah menjalani dua kali pemeriksaan sejak tanggal 11 Mei 2020.

KESEHATAN | 22 Mei 2020

Jelang Idulfitri, Polres Bogor Musnahkan Ribuan Botol Miras

Ribuan botol miras tersebut didapat dari hasil sitaan operasi Pekat Lodaya 2020.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS