Sarana dan Fasilitas Peseda Dinilai Perlu Ditambah
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Sarana dan Fasilitas Peseda Dinilai Perlu Ditambah

Minggu, 5 Juli 2020 | 18:21 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo, mengatakan, seiring peningkatan jumlah pengguna sepeda belakangan ini, membutuhkan regulasi atau aturan, serta penambahan fasilitas dan sarana.

Baca Juga: Dishub DKI Siapkan 32 Lokasi Pengganti CFD

"Ya tentu memang dengan meningkatnya volume pesepeda, memang seharusnya ditambah fasilitas untuk pesepeda. Tapi tentunya dengan tidak terlalu mengganggu kapasitas jalan yang dapat digunakan oleh pengguna jalan lain," ujar Sambodo Purnomo, Minggu (5/7/2020).

Menyoal regulasi atau aturan, lanjut Sambodo, sejauh ini pesepeda diwajibkan melalui jalur sepeda apabila tersedia sarana itu. "Ya untuk regulasinya kan memang sudah ada jalur sepeda yang mereka gunakan. Seharusnya mereka menggunakan jalur sepeda. Tapi kan tidak semua jalan juga di Jakarta ini ada jalur sepedanya. Kalau tidak salah jalur sepeda itu baru 64 kilometer (km)," ungkapnya.

Ihwal untuk penggunaan helm dan pelindung sikut atau kaki apakah perlu diwajibkan untuk keamanan, Sambodo mengatakan, sifatnya baru imbauan. "Sementara kewajiban menggunakan helm baru untuk sepeda motor roda dua. Untuk pesepeda belum ada. Belum ada aturan yang mewajibkan. Jadi pakai helm itu baru sifatnya imbauan," katanya.

Sebelumnya, pemerhati masalah transportasi, Budiyanto mengatakan, regulasi yang sangat urgent atau penting dibuat adalah berkaitan dengan aspek keamanan dan kesalamatan pengendara sepeda.

Baca Juga: Jadi Incaran Bandit, Pesepeda Diimbau Berhati-hati di Jalan

"Hal yang sangat urgent dan penting adalah berkaitan dengan aspek keamanan dan keselamatan pengendara sepeda. Kita sama-sama tahu karena kapasitas jalan kita yang terbatas. Jalur sepeda masih ada yang berada di bahu jalan atau lajur paling kiri, bahkan ada yang ditempatkan di trotoar. Sehingga, trotoar berfungsi ganda untuk pejalan kaki dan pesepeda," katanya.

Budiyanto menambahkan, hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan dan keselamatan sepeda antara lain, tempatkan pada jalur khusus bagian jalan paling kiri dan dibuatkan marka dengan gambar sepeda, rambu-rambu dan reflektor. Kemudian, kurangi lajur-lajur diberlakukannya mix traffic pada jalur sepeda karena akan menggganggu keamanan dan keselamatan pesepeda.

"Untuk keselamatan, sepeda dilengkapi dengan lampu apabila digunakan untuk kegiatan malam hari. Pengendara menggunakan helm yang safety dan pengendaranya menggunakan pakaian yang memililiki sarana pelindung untuk menghindari atau mengurangi cedera apabila ada trouble, kecelakaan dan sebagainya," jelasnya.

Budiyanto melanjutkan, harus ada kegiatan-kegiatan yang pararel dari para stakeholder yang bertanggungjawab pada bidang lalu lintas dan angkutan jalan. Semisal, melakukan kegiatan preemtif berupa sosialisasi terhadap keamanan dan keselamatan lalu lintas, kemudian kampanye keselamatan, penerangan dan penyuluhan.

Baca Juga: Pemprov DKI Lanjutkan Aktivitas di 32 Titik CFD

"Lalu kegiatan preventif atau pencegahan dengan melakukan penjagaan, patroli, dan pengaturan pada lokasi-lokasi rawan. Selanjutnya, kegiatan represif atau penegakan hukum berupa penilangan atau teguran," katanya.

Menurut Budiyanto, masalah keamanan dan keselamatan menjadi prioritas baik pesepeda maupun pengguna jalan lainnya. "Ingat bahwa kecelakaan lalu lintas biasanya diawali dari pelanggaran lalu lintas. Pentingnya pemberian pemahaman tentang tata cara berlalu lintas yang benar kepada masyarakat secara umum sehingga semua menyadari akan hak dan kewajiban pada saat berlalu lintas," terangnya.

Menyoal apakah sepeda perlu ditarik pajak, Budiyanto menegaskan, hal itu kurang tepat. Sebab, sepeda merupakan sarana tranportasi yang dapat berfungsi ganda. Pertama untuk menunjang aktivitas yang memerlukan mobilitas dan dapat digunakan sebagai sarana menyehatkan masyarakat serta mengurangi polusi atau meningkatkan kualitas udara.

"Sepeda dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat bawah, menengah dan atas. Kalau perlu pemerintah mendorong masyarakat untuk gemar bersepeda. Bila memungkinkan pemerintah memberikan subsidi atau kemudahan akses untuk mendapatkan sepeda aman, nyaman dan berkeselamatan. Salah satu tujuan negara adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Besok, Tol Jakarta-Cikampek Berlakukan Skema Buka Tutup

Skema buka tutup pada sebagian jalur dilakukan mulai Senin (6/7/2020) hingga Sabtu (11/7/2020) untuk lokasi pekerjaan rekonstruksi rigid pavement.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Kasus Positif Covid-19 di Depok Capai 800 Orang

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Depok menyentuh angka 800 kasus hingga Sabtu (4/7/2020).

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Antisipasi Balap Liar, Polisi Gelar Patroli Keamanan

Polda Metro Jaya menggelar patroli pengamanan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat serta balapan liar, di Ibu Kota Jakarta.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Kampanyekan Kesehatan, Li Foundation Bagikan Makanan Sehat di CFD Jaktim

Berlokasi di seberang jalan Raden Inten, BKT, Jakarta Timur, Li Foundation memberikan dua menu kesehatan, air kelapa muda dan pisang.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Stafsus Presiden Inisiasi Rapid Test Massal untuk Mahasiswa

Stafsus Presiden Aminuddin Ma'ruf menginisiasi rapid test massal Covid-19 untuk mahasiswa, Minggu (5/7/2020).

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Warga DKI Cenderung Anggap Remeh Wabah Covid-19

Berdasarkan survei, warga DKI Jakarta secara umum memiliki tingkat persepsi risiko terhadap pandemi Covid-19 yang cenderung masih rendah.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Pemprov DKI Akui Warga Masih Berolahraga di Jalan Sudirman-Thamrin

Pemprov DKI Jakarta mengakui bahwa warga DKI Jakarta masih banyak melakukan aktivitas olahraga di jalan Sudirman-Thamrin pada hari ini, Minggu (5/7/2020).

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Lama Dinanti, Car Free Day di Bekasi Dipadati Ribuan Warga

Ribuan warga memenuhi CFD di Kota Bekasi yang kembali digelar setelah hampir empat bulan ditiadakan karena PSBB.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Pemprov DKI Jakarta Gandeng Startup TokoTalk Ajak UMKM Berjualan Online

Pemprov DKI Jakarta bersama startup TokoTalk menggelar pelatihan online kepada para pedagang UMKM dari rumah mereka masing-masing.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

20 Pekerja Swalayan Mitra 10 Bogor Positif Covid-19

Bertambah 5 kasus dari klaster Mitra 10

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS