Ganjil Genap Dinilai Mempersulit Warga Penuhi Kebutuhan Hidup
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Ganjil Genap Dinilai Mempersulit Warga Penuhi Kebutuhan Hidup

Selasa, 4 Agustus 2020 | 17:47 WIB
Oleh : Hotman Siregar / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota DPRD DKI Fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak, mengaku tak setuju dengan diberlakukannya ganjil genap di tengah pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut justru malah akan semakin mempersulit masyarakat terutama dalam memperbaiki ekonominya.

Baca Juga: Hari Pertama Ganjil Genap, 369 Pelanggar Ditegur

"Kebijakan ganjil genap di tengah ekonomi yang merosot sangat tidak tepat. Saat rakyat berusaha untuk mencari nafkah atau menjaga keberlangsungan usaha, terasa tidak bijaksana membatasi pergerakan mereka," kata Gilbert, Selasa (4/8/2020).

Anggota Komisi B DPRD DKI itu menjelaskan, dengan diterapkannya ganjil genap justru akan membuat warga beralih menggunakan kendaraan umum yang jauh lebih berbahaya terdampak Covid-19.

"Maka sebaiknya ditinjau ulang. Peraturan ganjil genap di tengah pandemi Covid-19 yang semakin parah belakangan ini di Jakarta, terasa sangat tidak tepat," ujarnya.

Baca Juga: Ombudsman DKI Sebut Ganjil Genap Bukan Solusi

Menurut Gilbert, di tengah banyak aktivitas yang ditutup seperti sekolah, dan tempat-tempat lainnya, kondisi Jakarta tidak mendesak untuk diberlakukannya kebijakan ganjil genap. Pencegahan penularan Covid-19 bukan dengan membatasi pergerakan, namun dengan memperketat penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Gilbert juga tak yakin ganjil genap tak efektif mengurangi jumlah karyawan di kantor. Terlebih dengan semakin banyak karyawan yang beralih kerja menggunakan angkutan umum justru banyak menambah resiko penularan di perkantoran.

"Kalau untuk mengurangi karyawan yang masuk, maka karyawan tetap akan masuk karena masalah peraturan kantor dan risiko tertular karena transportasi umum lebih berisiko daripada kendaraan pribadi," kata Gilbert.

Baca Juga: Ganjil Genap Bisa Diterapkan Sepanjang Hari

"Yang mendesak untuk mengatasi kenaikan penderita saat ini adalah mengawasi di lapangan, dengan menurunkan ASN. Kebijakan ini terasa sangat tepat, tetapi menjadi sulit dilaksanakan oleh ASN DKI karena Gubernur sendiri tidak memberi contoh turun mengawasi ke lapangan," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Semua Anggota DPRD DKI Akan Jalani Tes Usap

Hadameon mengatakan, tes swab bagi anggota dewan itu dilakukan per fraksi. Tes dilakukan di lingkungan DPRD DKI.

MEGAPOLITAN | 4 Agustus 2020

Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Disnakertrans DKI Tutup Sementara 25 Perusahaan

Selain penutupan sementara, sebanyak 389 perusahaan diberi peringatan pertama. Sedangkan 101 perusahaan lainnya mendapatkan peringatan kedua.

MEGAPOLITAN | 4 Agustus 2020

Anggota Sindikat Pencuri 1.400 Motor di Tangerang Dibekuk

Jajaran Polresta Kabupaten Tangerang membongkar sekaligus menangkap 2 orang pelaku yang diduga bagian dari sindikat pencuri kendaraan bermotor.

MEGAPOLITAN | 4 Agustus 2020

Hari Pertama Ganjil Genap, 369 Pelanggar Ditegur

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menegur 369 pelanggar aturan pada hari pertama pemberlakuan kembali sistem ganjil genap, Senin (3/8/2020).

MEGAPOLITAN | 4 Agustus 2020

Pra Adaptasi Kebiasaan Baru Kota Bogor Diperpanjang Hingga September

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pra adaptasi kebiasaan baru (AKB) hingga September 2020.

MEGAPOLITAN | 4 Agustus 2020

Sosialisasi Ganjil Genap, Beberapa Kendaraan Masih Melanggar

Sosialisasi hari kedua penerapan sistem pembatasan kendaraan ganjil genap di 25 ruas jalan Jakarta.

MEGAPOLITAN | 4 Agustus 2020

New Normal, Bank Universal BPR Resmikan Kantor Kas BSD

Pembukaan kantor kas BSD ini merupakan bagian dari transformasi Bank Universal BPR di era new normal.

MEGAPOLITAN | 4 Agustus 2020

Bus Berbayar Angkut Penumpang KRL Beroperasi di Stasiun Bogor

Penyediaan bus berbayar merupakan bagian kolaborasi dalam membangun sistem transportasi.

MEGAPOLITAN | 4 Agustus 2020

Ganjil Genap, Pemprov DKI: Tidak Ada Kenaikan Signifikan Penumpang di Angkutan Umum

Sistem ganjil genap merupakan emergency break untuk membatasi mobilitas warga DKI dalam rangka mengendalikan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 4 Agustus 2020

Kepulauan Seribu Dikunjungi 31 Wisman Selama Libur Iduladha

Ribuan wisatawan tersebut masuk melalui berbagai dermaga penyeberangan seperti Rawasaban, Tanjung Pasir, Kaliadem, dan Marina Ancol.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS