Dokter Tirta Sebut Pelaku Pelecehan di Bandara Soetta Oknum Mengaku Dokter
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Dokter Tirta Sebut Pelaku Pelecehan di Bandara Soetta Oknum Mengaku Dokter

Sabtu, 19 September 2020 | 20:06 WIB
Oleh : Chairul Fikri / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Seorang penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengaku diperas dan dilecehkan oleh seorang dokter saat melakukan tes cepat (rapid test) Covid-19.

Lewat akun Twitter @listongs perempuan berinisial LHI ini mengungkapkan kisahnya kepada netizen setelah laporannya tak diproses pihak berwajib.

Tak sedikit warganet kemudian menaruh perhatian pada kejadian tersebut. Salah satunya, Relawan Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dokter Tirta Mandira Hudhi lewat akun Twitter @tirta_hudhi.

"Oknum yg disebutkan ternyata begini datanya. Urung lulus jadi dokter, Tapi nampaknya ngaku-ngaku dokter. Ketika di cek di KKI ga ada nama ybs. So sudah pasti yg disebutkan bukan dokter, melainkan oknum mengaku dokter," unggah dr Tirta di akun Twitter miliknya.

Tirta sendiri juga sempat menghubungi terduga pelaku meski panggilan dan pesan singkatnya tidak pernah dibalas oleh terduga pelaku.

"Saya belum cek medsos terduga pelaku, tapi no hp yang bersangkutan aktif. Saya sudah wa, masih aktif, no telpon masih aktif, tapi direject, Jika cek posisinya pasti ketahuan. Penasaran juga saya sama kasusnya," lanjutnya.

Tirta juga mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap aksi yang dilakukan pelaku lainnya yang mengatas namakan dokter atau petugas medis yang mengaku bisa melakukan pemeriksaan Covid-19.

"Mari kawal kasus ini, karena pelaku diduga mengaku2 sebagai dokter. Jika tertangkap akan menjadi pelajaran buat yang laen," tegasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polisi Belum Terima Laporan Korban Pelecehan Saat Rapid Test di Soetta

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, AKP Alexander Yurikho, menyatakan, pihaknya belum menerima laporan resmi terkait peristiwa itu.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan, Lions Club Gelar Aksi Bersih-bersih di Jakarta

Aksi bersih-bersih tahun ini merupakan yang keempat kalinya yang dilakukan oleh Lions Club sejak tahun 2017.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Ini Kisah Penumpang yang Diduga Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soetta

EFY mengaku tetap bisa meloloskan LHI terbang asal diberi pelicin.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Tambah 21, Kasus Covid-19 Kota Bogor Tembus 1.000

Selain kasus pasien positif baru Covid-19, juga dilaporkan 21 kasus sembuh, dan tidak ada penambahan kasus positif meninggal di Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Polisi Segera Serahkan 5 Jenazah ABK KM Starindo ke Pihak Keluarga

Penyidik Polri juga menghentikan pengusutan karena kelima korban disimpulkan meninggal dunia akibat menenggak minuman keras oplosan.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Food Station Raih 6 Penghargaan BUMD Marketeers Awards 2020

Penghargaan ini menjadi apresiasi bagi Food Station yang bekerja melayani masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan terutama di wilayah Jakarta.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Lapas dan Rutan di Jakarta Terpapar Covid-19

Jumlah penghuni lapas dan rutan yang mencapai ribuan berpotensi terpapar.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Jenazah Camat Kelapa Gading M Hermawan Dimakamkan di TPU Pondok Rangon

Camat Kelapa Gading M. Hermawan akan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon Jakarta Timur Blok AA1 Blad 093.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Rektor IPB Arif Satria Positif Terinfeksi Covid-19

Arif Satria akan menjalani masa isolasi secara mandiri dan kampus IPB akan memperketat masa pembatasan masuk kampus.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020

Camat Kelapa Gading Meninggal Akibat Covid-19

Jenazah Camat Kelapa Gading M Hermawan akan segera dimakamkan dengan prosedur prokotol kesehatan Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah.

MEGAPOLITAN | 19 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS