Terjun Langsung, Menteri Susi Hentikan 7 Kapal Berbendera Tiongkok
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Terjun Langsung, Menteri Susi Hentikan 7 Kapal Berbendera Tiongkok

Jumat, 19 April 2019 | 21:01 WIB
Oleh : FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, turun langsung ke laut dalam operasi pemberantasan illegal fishing di Laut Natuna Utara Kepulauan Riau pada 15-16 April 2019.

Dalam operasi yang didukung oleh armada TNI Angkatan Laut KRI Usman Harun, Menteri Susi berhasil mendeteksi keberadaan tujuh kapal perikanan asing berbendera Tiongkok yang sedang melintas di Laut Natuna Utara.

Demikian diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Agus Suherman.

Selanjutnya, Agus Suherman menambahkan, setelah berhasil dideteksi melalui radar, KRI Usman Harun melakukan peran pengejaran terhadap ketujuh kapal tersebut. Kemudian dilakukan penghentian dan pemeriksaan terhadap tujuh kapal atas nama Zhong Tai

"Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ketiga kapal tersebut dalam pelayaran dari Tiongkok menuju Mozambiq serta seluruh alat tangkap yang dimiliki tersimpan di dalam palka serta tidak ditemukan adanya hasil tangkapan. Sehingga, dari hasil pemeriksaan tidak terdapat bukti awal untuk menduga kapal-kapal tersebut melakukan illegal fishing di perairan Indonesia," jelas Agus Suherman, dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Jumat (19/4/2019).

Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan menyebutkan, setiap kapal penangkap ikan berbendera asing yang tidak memiliki izin penangkapan ikan selama berada di wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia, wajib menyimpan alat penangkapan ikan di dalam palka. Apabila ditemukan kapal penangkap ikan berbendera asing yang tidak memiliki izin penangkapan ikan, yang selama berada di wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia tidak menyimpan alat penangkapan ikan di dalam palka maka dapat dipidana dengan pidana denda paling banyak Rp 500 juta.

Namun, sanksi yang lebih berat dapat dijatuhkan apabila ditemukan kapal perikanan asing melakukan penangkapan ikan di wilayah pengelolaan perikanan Republik Indonesia tanpa izin penangkapan ikan. Sanksi yang dapat dikenakan yaitu pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 20 miliar.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai Kebakaran

Secara umum kebakaran ini tidak mengganggu aktivitas penerbangan di bandara.

NASIONAL | 19 April 2019

Usai Pemilu, Serangan Siber Masih Mengancam

Ancaman serangan siber berpotensi merusak hasil pemilu.

NASIONAL | 19 April 2019

Pascapemilu, Polri Ancam Tindak Penyebar Info Meresahkan

Mabes Polri menegaskan tidak akan menonelir penyebar dan pembuat berita hoax.

NASIONAL | 19 April 2019

Deteksi Intelijen Paskah, Polri: Tak Ada Potensi Ancaman

Sampai saat ini pengamanan seperti biasa

NASIONAL | 19 April 2019

Ibadah Jumat Agung di Bengkulu Berlangsung Khidmat

Umat Kristiani mulai anak-anak, dewasa dan orangtua sejak pukul 07.00 WIB mendatangi gereja.

NASIONAL | 19 April 2019

Organisasi Habib se-Indonesia: Persatuan Lebih Penting Dibanding Hasil Pemilu

Habib Zen mengajak umat untuk tidak terlebih dahulu menarik kesimpulan sebelum segala tahapan di KPU berakhir.

NASIONAL | 19 April 2019

Bawaslu DIY Kaji Usulan Pemungutan Suara Susulan

Selama proses Pemilu, Bawaslu menemukan sejumlah kasus.

NASIONAL | 19 April 2019

Guguran Lava Merapi Meluncur ke Kali Gendol

Guguran lava pijar itu terpantau berdasarkan pengamatan mulai pukul 00:00 sampai 06:00 WIB dengan jarak luncur 900 meter.

NASIONAL | 19 April 2019

Menang Hitung Cepat, Korni Ucapkan Selamat kepada Jokowi- Ma’ruf Amin

Korni mengucapkan selamat untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf dalam hitung cepat.

NASIONAL | 19 April 2019

Tim Peneliti Muda Undip Sabet Emas di Swiss

Tim ini sebelumnya juga berhasil menyabet emas dalam dua ajang serupa di Jepang dan Korsel pada Agustus dan Desember 2018 lalu.

NASIONAL | 19 April 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS