Terlibat Aksi 22 Mei, Puluhan Anak Rayakan Lebaran di Rumah Asuh
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Terlibat Aksi 22 Mei, Puluhan Anak Rayakan Lebaran di Rumah Asuh

Kamis, 6 Juni 2019 | 19:37 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Suasana lebaran anak-anak terlibat aksi 22 Mei di Jakarta, diwarnai kehangatan. Walaupun ada anak yang terpaksa berlebaran di rumah asuh rehabilitasi sosial Handayani namun suasana kekeluargaan tetap tercipta, karena mendapat kunjungan orang tua.

Selain itu, mereka pun berlebaran bersama dengan anak-anak dengan berbagai latar belakang masalah lainnya di tempat tersebut. Bahkan, ada pekerja sosial dan orang tua asuh yang sehari-hari mendampingi mereka dalam proses rehabilitasi sosial yang juga menemani para anak merayakan Lebaran.

Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus Handayani Jakarta, Neneng Heryani, mengatakan, suasana Lebaran para anak ini penuh kehangatan. Semuanya itu diversi, diperbolehkan ada yang kembali ke orang tua.

Diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.

Kemudian yang masih menjalani rehabilitasi sosial satu bulan diberi cuti 4-8 Juni 2019, kemudian 9 Juni 2019 kembali lagi untuk direhabilitasi. Untuk yang lainnya, rehabilitasi enam bulan, merayakan lebaran di balai.

"Bagi yang berlebaran di kita bersama-sama dengan anak-anak lainnya, bersama petugas kita juga. Keluarga juga diperbolehkan menengok," katanya saat dihubungi di Jakarta, Kamis (6/6/2019).

Neneng mengungkapkan, tentu dalam suasana kebatinan mereka ingin pulang. Memang ada yang diperbolehkan pulang atau dicutikan sesuai dengan perizinan dari Polda dan Polres Jakarta Barat.

"Berlebaran di balai atau rumah asuh ini layaknya seperti berlebaran di rumah sendiri. Mereka juga makan ketupat, takbiran dan Solat Ied bersama. Orang tua juga boleh menengok," ungkap Neneng.

Sebelumnya, ada 53 anak terlibat aksi 22 Mei yang ricuh di Jakarta. Dari jumlah itu, dalam suasana lebaran, anak yang masih direhabilitasi selama 1 dan 6 bulan ada 37 anak. Dari jumlah itu, 22 anak di antaranya dicutikan dari 4 sampai 8 juni 2019. Kemudian, anak yang sudah dipulangkan ke orang tuanya ada 16 anak.

Bagi anak yang berlebaran di luar balai, orang tua diberi tanggungjawab untuk menjaga anak sehingga bisa kembali sesuai waktu yang ditetapkan.

Neneng menyebut, pihak balai di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemsos) ini tetap berpandangan bahwa para anak ini adalah korban. Keluarga adalah tempat terbaik untuk anak.

Oleh sebab itu, dalam proses rehabilitasi pun, rekam jejak anak dipantau untuk dievaluasi karena anak-anak tersebut masih bersekolah. Kebutuhan pendidikan pun tetap diutamakan bagi mereka.

Dalam proses rehabilitasi sosial, anak sebagai korban ini dan didampingi untuk diberi terapi psikososial, pendalaman nilai agama, kebangsaan dan Pancasila.

Dengan begitu diharapkan anak-anak tidak terlibat dalam politik praktis. Perilaku anarkis pada anak jika tidak dicegah maka akan berbahaya bagi tumbuh kembang anak.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Jatim Menurun 66%

Sepeda motor menjadi yang terbanyak terlibat kecelakaan lalu lintas.

NASIONAL | 6 Juni 2019

Libur Lebaran, Pengunjung Taman Safari Bogor Naik 25%

Istana Panda Indonesia masih menjadi destinasi favorit bagi wisatawan.

NASIONAL | 6 Juni 2019

Kemhub Siapkan Skema One Way Hadapi Arus Balik

Pemberlakuan skema one way sangat situasional berdasarkan kondisi di lapangan.

NASIONAL | 6 Juni 2019

Penyidik Perpanjang Penahanan Eggi Sudjana

Masa penahanan Eggi diperpanjang selama 40 hari ke depan, sejak tanggal 3 Juni.

NASIONAL | 6 Juni 2019

ASN Tidak Boleh Perpanjang Libur Lebaran

ASN merupakan garda terdepan pelayan publik.

NASIONAL | 6 Juni 2019

Pemudik Lewat Stasiun Gambir dan Bandara Soetta Meningkat Drastis

Stasiun Gambir, keberangkatan pada tahun 2018 sebanyak 9.122 penumpang. Sedangkan, tahun 2019 berjumlah 25.656 penumpang.

NASIONAL | 6 Juni 2019

Suster hingga Jemaah dari Pakistan Hadiri Open House Gubernur Ganjar

"Open house ini selalu menunjukkan kerukunan, keberagaman dan ini membuat saya bahagia," ungkap Ganjar.

NASIONAL | 6 Juni 2019

Berbahaya, Tradisi Lepas Balon Udara Sebaiknya Dibatasi

"Pemerintah juga bisa menuntut secara pidana. Sebelum ini dilakukan, sebaiknya hentikan kegiatan tersebut," kata Menhub

NASIONAL | 6 Juni 2019

Lebaran, 73.830 Kendaraan Melintas di GT Cikampek Utama

Jumlah itu meningkat 219 persen dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebanyak 23.153 kendaraan.

NASIONAL | 6 Juni 2019

Masyarakat Diimbau Tidak Terbangkan Balon Udara Liar

Sosialisasi dilakukan AirNav lewat berbagai cara, mulai dari kecamatan, komunitas balon, pemuka agama hingga ke sekolah.

NASIONAL | 6 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS