Ibu Kota Baru Harus Terapkan Konsep Smart City
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.76)   |   COMPOSITE 4917.96 (-77.25)   |   DBX 928.196 (-9.36)   |   I-GRADE 130.286 (-2.47)   |   IDX30 412.166 (-7.81)   |   IDX80 107.727 (-2.12)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.52)   |   IDXG30 115.773 (-2.54)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.14)   |   IDXQ30 120.761 (-2.28)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.04)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-5.64)   |   IDXV30 101.893 (-1.72)   |   INFOBANK15 773.605 (-10.83)   |   Investor33 359.92 (-6.33)   |   ISSI 144.524 (-2.78)   |   JII 524.265 (-12.36)   |   JII70 177.451 (-4.14)   |   KOMPAS100 962.885 (-18.61)   |   LQ45 754.177 (-13.97)   |   MBX 1360.94 (-22.51)   |   MNC36 269.191 (-4.8)   |   PEFINDO25 256.961 (-3.11)   |   SMInfra18 232.003 (-3.38)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.01)   |  

Ibu Kota Baru Harus Terapkan Konsep Smart City

Kamis, 22 Agustus 2019 | 15:59 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / FER

Depok, Beritasatu.com - Pemindahan ibu kota negara yang akan dilaksanakan Presiden Joko Widodo di Kalimantan harus sesuai dengan konsep smart city atau kota pintar. Ibu kota baru nantinya harus menjadi kota yang inklusif yang mampu merangkul semua lapisan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang sama.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro mengatakan, ibu kota negara memang harus dipindahkan. Mengingat beban Jakarta yang sudah demikian berat. Pasalnya, pembangunan harus merata dan juga dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia di luar pulau Jawa.

"Membangun ibu kota baru, kami akan terapkan konsep smart city. Ibu kota negara harus modern. Infrastruktur juga harus lengkap. Pelayanan publiknya baik. Transportasi umum layak digunakan dan nyaman. Kami juga akan membangun universitas kelas dunia disana," ujar Bambang dalam diskusi terbuka 'Perencanaan dan Pembangunan Ibu Kota Baru Berbasis Smart City di Indonesia" di Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Depok, Kamis (22/8/2019).

Bambang mengatakan, konsep smart city untuk ibu kota baru nantinya juga harus menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali atau liveable city. Misalnya dari sisi air, seharusnya masyarakat tidak perlu lagi membayar untuk mendapatkan air. Serta air dapat langsung dikonsumsi dari keran secara langsung. "Disini diperlukan peran dari para akademisi dan juga sektor swasta untuk sama-sama bersinergi mewujudkan smart city," kata Bambang.

Bambang mengungkapkan, salah satu kota yang menjadi rujukan smart city di dunia adalah kota Melbourne di Australia. Jika melihat ke atas langit Melbourne maka dapat terlihat dengan jelas langit biru cerah yang menandakan kota tersebut terbebas dari polusi udara.

"Kalau di Jakarta beda. Lihat ke atas, langitnya penuh haze atau kabut tapi karena polusi udara bukan karena sejuknya udara," ujar Bambang.

Presiden Direktur Honeywell Indonesia, Roy Kosasih, mengatakan, sebagai perusahaan yang berbasis teknologi dari Amerika Serikat (AS), Honeywell telah membantu beberapa kota pintar yang memiliki pertumbuhan pesat dengan penerapan internet of things (IoT).

IoT digunakan untuk mengatasi berbagai tantangan seperti meningkatkan keamanan, manajemen lalu lintas, pemantauan kerumunan hingga keselamatan pejalan kaki. Beberapa kota yang telah ditangani oleh Honeywell adalah kemitraan untuk mendukung pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) dalam pengembangan kota yang lebih cerdas, ibu kota administratif baru Kairo Baru di Mesir, dan sebagainya.

"Melihat dari bentangan alam Kalimantan, maka konsep smart city ini akan menyesuaikan dengan konsep tata kota dan tata ruang yang ada disana. Teknologi apa yang akan kami terapkan tentunya akan disesuaikan. Tentunya konsep yang nantinya kami terapkan ini akan sangat menunjang sesuai dengan keadaan alam di Kalimantan," ujar Roy Kosasih.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polres Sidempuan Tangkap 4 Pemasok Ganja

Penangkapan terhadap sindikat narkoba ini juga melibatkan masyarakat di daerah tersebut.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Ratusan Imigran Demo UNHCR di Medan

Ishaq mengaku sudah 7 tahun tinggal di Medan dengan menyandang status sebagai imigran.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Datangi KPK, Mendagri dan Mensos Bahas Perbaikan Basis Data Bansos

KPK sudah sepatutnya ikut mengawasi program bantuan sosial.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Gubernur Lemhannas Wisuda Peserta PPRA 59 Tahun 2019

Gubernur Lemhannas memberikan apresiasi kepada para alumni PPRA 59 yang telah menunjukkan dedikasi, kesabaran, kesungguhan, ketekunan, kekompakan, dan komitmen.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

BPPT Ditantang Temukan Teknologi Multibencana

Kepala BNPB Doni Monardo menantang BPPT untuk menghasilkan inovasi teknologi yang bisa memitigasi sekaligus menjadi sistem peringatan dini bencana.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Anak PAUD Tidak Perlu Menutup Aurat

Muhadjir Effendy mengatakan anak yang mengikuti pendidikan anak usia dini (PAUD) tidak perlu diajarkan cara menutup aurat

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Kemdikbud Kembalikan Pendidikan Keputrian

Mendikbud Muhadjir Effendy akan memperkuat pendidikan keputrian atau pendidikan reproduksi untuk para siswi di sekolah.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Asap Menipis, Siswa SD di Kota Jambi Kembali Sekolah

ISPU di Kota Jambi yang sempat mencapai 318 - 406 partikel per million (ppm) Minggu – Selasa (18 – 20/8) menurun menjadi di bawah angka 100 ppm, Rabu (21/8).

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Disebut Bakal Jadi Mendagri, Ganjar: Saya Urus Jateng Saja

Ganjar mengaku lebih fokus untuk menyelesaikan persoalan di Jawa Tengah.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Investasi di DIY Didominasi Sektor Infrastruktur

Realisasi investasi di DI Yogyakarta masih didominasi sektor infrastruktur yang merupakan belanja pemerintah.

NASIONAL | 22 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS