MUI Setuju Perluasan Makna Perzinahan dalam RUU KUHP
INDEX

BISNIS-27 448.452 (1.72)   |   COMPOSITE 5112.19 (25.99)   |   DBX 973.986 (3.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.16)   |   IDX30 428.304 (2.02)   |   IDX80 113.764 (0.51)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.06)   |   IDXG30 119.182 (0.07)   |   IDXHIDIV20 379.228 (2.62)   |   IDXQ30 124.656 (0.91)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.57)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (0.35)   |   IDXV30 107.478 (0.46)   |   INFOBANK15 831.648 (8.54)   |   Investor33 374.125 (1.68)   |   ISSI 151.171 (0.15)   |   JII 550.867 (-1.07)   |   JII70 188.056 (-0.08)   |   KOMPAS100 1022.34 (3.5)   |   LQ45 789.815 (3.41)   |   MBX 1412.7 (7.46)   |   MNC36 280.331 (1.07)   |   PEFINDO25 282.464 (3.53)   |   SMInfra18 241.575 (0.59)   |   SRI-KEHATI 316.512 (1.87)   |  

MUI Setuju Perluasan Makna Perzinahan dalam RUU KUHP

Sabtu, 21 September 2019 | 15:09 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Mejelis Ulama Indonesia (MUI) mengaku setuju dengan perluasan makna perzinahan Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Perluasan makna tersebut, tidak terlepas dari masukan MUI yang diakomodir dalam RUU KUHP.

"Kalau usulan MUI itu hampir semua diakomodasi. Salah satunya terkait pasal-pasal perzinahan yang maknanya diperluas," ujar Komisi Hukum MUI, Ikhsan Abdullah, di acara diskusi bertajuk 'Mengapa RKUHP Ditunda?' di d'consulate resto & lounge, Jakarta Pusat, Sabtu (21/9/2019).

Baca Juga: RUU KUHP Ancam Industri Pariwisata

Dalam pengaturan KUHP sekarang, perzinahan yang terkait dengan suami atau istri atau pria dan wanita yang sudah terikat hubungan pernikahan. Jika orang belum menikah maka tidak bisa dijerat dengan pasal perzinahan yang diatur dalam KUHP sekarang.

Menurut Ikhsan, dalam RUU KUHP, makna perzinahan diperluas, tidak hanya sebatas dilakukan oleh suami atau istri atau orang yang terikat hubungan perkawinan, tetapi termasuk orang yang belum menikah.

"Beberapa pasal yang disampaikan di RUU alhamdulilah perluasan perzinaan masuk. Zina dilakukan di luar pernikahan selebihnya kumpul kebo kumpul ayam nggak masuk di kategori itu, tapi ini kan sekarang masuk," tandas Ikhsan.

Menurut Ikhsan, perzinahan diatur karena tidak sesuai dengan budaya bangsa Indonesia. Apalagi, kata dia, semua agama tidak memperbolehkan adanya perzinahan.

"Kan nggak sesuai kultur manapun dan semua agama melarang itu. Kita harapkan dengan pengaturan ini, perzinahan tidak menjadi tradisi," ungkap dia.

Baca Juga: Tidak Setiap Hukum Adat Berlaku di RUU KUHP

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly mengatakan, RUU KUHP tetap mengatur perzinahan yang hampir sama dengan pengaturan perzinahan dalam KUHP yang berlaku sekarang ini. Meskipun, kata Yasonna, terdapat sejumlah perbedaan pengaturan.

"Nanti kalau kita tidak atur dikatakan lagi, pemerintah atau Menkumham menyetujui perzinahan, kalau itu lebih berat buat saya," ujar Yasonna di Kantor Kemenkumham, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2019).

Dalam pengaturan KUHP yang berlaku sekarang ini disebutkan perzinahan adalah persetubuhan antara seorang yang sudah kawin dengan orang lain. Perzinahan tersebut merupakan delik aduan yang bisa diadukan oleh suami atau istri.

"(Dalam KUHP sekarang) Berlaku bagi laki-laki yang tunduk pada Pasal 27 BW dan pengaduan harus diikuti gugatan perceraian," ungkap dia.

Sementara dalam RUU KHUP, lanjut Yasonna, perzinahan adalah persetubuhan dengan orang yang bukan suami/istri. Tindak pidana ini merupakan delik aduan yang bisa diadukan oleh suami/istri, orang tua anak serta berlaku bagi semua orang. Kemudian, RUU KUHP, tidak ada keharusan pengaduan harus diikuti gugatan perceraian.

"Perzinahan merupakan delik aduan dalam konteks dan nilai-nilai masyarakat Indonesia (bukan masyarakat kota besar). Dalam RUU KUHP pengaduan dibatasi, hanya oleh orang-orang yang paling terkena dampak dan tidak dikaitkan dengan perceraian," pungkas Yasonna.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menhub Bangga 2 Mobil Buatan UGM Raih Penghargaan Internasional

Tim mobil listrik Arjuna TMO UGM berhasil meraih penghargaan dari ajang Formula SAE di Ecopa Stadium, Shizouka Perfecture, Jepang pada 27-31 Agustus 2019.

NASIONAL | 21 September 2019

KLHK: Karhutla Berkaitan dengan Perkebunan

Cara pandang berpikir korporasi dan masyarakat harus diubah dan memberikan penegakan hukum kepada siapa saja yang melakukan pembakaran.

NASIONAL | 21 September 2019

1 Tahun Pimpin NTB, Gubernur Komitmen Tingkatkan Kinerja

Banyak capaian sudah terlihat, mulai dari pembangunan infrastruktur, transportasi, kesehatan, hingga penyaluran bantuan sosial.

NASIONAL | 21 September 2019

Kades Maju Pilbup di Sukabumi

Junajah yang juga merupakan kader dan pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi ingin menunjukan bahwa kader partai bisa bersaing dengan calon lainnya.

NASIONAL | 21 September 2019

Akses Transportasi Joglosemar Ditargetkan Rampung Akhir 2020

Dengan lengkapnya akses tersebut diharapkan kunjungan wisatawan kian meningkat ke kawasan Yogyakarta, Solo dan Semarang.

NASIONAL | 21 September 2019

IMAC: Mediasi, Salah Satu Cara Penyelesaian Sengketa Bisnis

IMAC hadir untuk menjadi pilihan utama para pelaku bisnis yang sedang menyelesaikan sengketa.

NASIONAL | 21 September 2019

RUU KUHP Ancam Industri Pariwisata

Jika RUU KUHP diloloskan DPR, maka gairah tumbuhnya wisatawan asing di Indonesia akan meredup.

NASIONAL | 21 September 2019

IPW: Agus Rahardjo Cs Tidak Pantas Lagi Pimpin KPK

Jika ingin tetap bercokol di KPK seharusnya Agus Rahardjo Cs minta maaf kepada Presiden dan masyarakat untuk mengambil kembali mandat yang sudah diserahkan.

NASIONAL | 21 September 2019

Dandim: Karhutla Lereng Gunung Slamet Merambat ke Wilayah Banyumas

Candra mengakui dalam penanganan karhutla tersebut difokuskan dengan cara membuat sekat karena kejadiannya di hutan rimba dengan medan yang sangat berat.

NASIONAL | 21 September 2019

Pendidikan Keterampilan, Modal Sukses Bonus Demografi

Indonesia sekarang telah memiliki 14.000 sekolah kejuruan, 500 politeknik dan lembaga kursus yang mampu menampung 2,9 juta peserta didik/tahun.

NASIONAL | 21 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS