Kemhub Bangun Koridor Bus Rapid Transit di Lima Kota
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Kemhub Bangun Koridor Bus Rapid Transit di Lima Kota

Selasa, 8 Oktober 2019 | 16:48 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) menjalin kerja sama dengan pemerintah Swiss dan Jerman untuk membangun koridor bus rapid transit (BRT) senilai 21 juta euro di lima kota yang menjadi proyek percontohan. Adapun kelima kota tersebut, yaitu Bandung, Semarang, Pekanbaru, Batam, dan Makassar.

Kesepakatan pembangunan koridor BRT ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Kemhub dan 5 pemerintah kota yang menjadi proyek percontohan yang dilaksanakan di Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Baca Juga: Transjakarta, Oasis di Tengah Kemacetan

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemhub, Budi Setiyadi menjelaskan, anggaran proyek percontohan pengembangan koridor BRT di 5 kota ini bersumber dari dana hibah Pemerintah Swiss dan Jerman senilai 21 juta euro. Proyek tersebut diharapkan meningkatkan kualitas dan kapasitas angkutan umum di kota-kota yang menjadi proyek percontohan.

"Program ini adalah bantuan dari pemerintah Jerman dan Swiss. Banyak yang diberikan, selain kajiannya, juga dananya. Kalau kotanya yang jadi proyek percontohan adalah Bandung, Semarang, Makassar, Batam, dan Pekanbaru," ungkap Budi Setiyadi.

Budi Setiyadi menambahkan, peningkatan kualitas dan kapasitas angkutan umum perlu dilakukan guna mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sehingga bisa mengurai kemacetan. "Selain itu, menyangkut kualitas udara atau polusi udara atau menyangkut efek rumah kaca. Ini juga akan berpengaruh positif dengan peningkatan kualitas dan kapasitas angkutan umum," imbuh Budi Setiyadi.

Baca Juga: Transpatriot Tambah Dua Rute Baru

Menurut Budi Setiyadi, program koridor BRT di 5 kota yang bekerja sama dengan Jerman dan Swiss ini akan mendampingi proyek buy the service yang diinisiasi Kemhub.

"Program ini adalah menyertai skema yang kita buat juga untuk 5 kota besar dengan buy the service. Sebetulnya, untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas angkutan umum, kita sudah sekitar berapa tahun lalu memang komitmen dan konsisten," imbuh Budi Setiyadi.

Di tempat yang sama, Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya menyambut baik atas rencana pengembangan koridor BRT yang akan dilakukan Kemenhub bersama Pemerintah Jerman dan Swiss.

"Penyebab utama kemacetan adalah tingginya penggunaan kendaraan pribadi. Karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas angkutan umum," kata Ridwan Kamil.

Baca Juga: Konektivitas Transportasi Tingkatkan Nilai Investasi Properti

Sementara itu, Direktur Angkutan Jalan Kemhub, Ahmad Yani menerangkan, program ini bertajuk Sustainable Urban Transport Programme Indonesian (Sutrinama) dan Indonesia Bus Rapid Transit Corridor Development Project (IndobusN). Tujuan program tersebut agar kota-kota di Indonesia dapat berkontribusi terhadap upaya mitigasi emisi gas rumah kaca melalui pengembangan angkutan masal perkotaan yang berkelanjutan didukung dengan kebijakan transportasi perkotaan melalui pendekatan investasi dan peningkatan kapasitas.

"Pelaksanaan program sebagaimana dimaksud menggunakan dana hibah dari Pemerintah Jerman dan Pemerintah Swiss melalui GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) serta didukung dengan anggaran pada satuan kerja Direktorat Angkutan Jalan," kata Ahmad Yani.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Deteksi Kerusuhan Lanjutan di Wamena, Polisi Siagakan 6.000 Personel

Asep mengungkapkan bahwa kerusuhan di Wamena didalangi tiga kelompok.

NASIONAL | 8 Oktober 2019

Jika Warga Ingin Kembali ke Wamena, Pemerintah Akan Fasilitasi

emerintah akan memfasilitasi jika warga yang sudah eksodus meninggalkan Wamena ingin kembali ke daerah tersebut.

NASIONAL | 8 Oktober 2019

Untuk Jadi Guru, Sarjana Wajib Kantongi Sertifikat Profesi

Biaya pengambilan sertifikat guru berkisar dari Rp 7,5 juta sampai Rp 9,5 juta per semester. Gelombang pertama akan dimulai awal Januari 2020.

NASIONAL | 8 Oktober 2019

UAJY Raih Hak Paten Serbuk Pembunuh Nyamuk DBD

Selama penelitiannya berlangsung, Bowo dibantu melalui dana hibah fundamental yang diberikan pemerintah DI Yogyakarta.

NASIONAL | 8 Oktober 2019

38 Orang Warga Medan Mengungsi dari Wamena Disambut Pemprov Sumut

"Saya yang akan langsung menyambut kedatangan mereka di kantor gubernur," ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

NASIONAL | 8 Oktober 2019

5 Daerah Belum Teken NPHD, Diserahkan ke Kemdagri

Kelima kabupaten/kota yakni Kabupaten Serdang Bedagai, Simalungun, Nias Selatan, serta Kota Gunung Sitoli dan Tanjung Balai.

NASIONAL | 8 Oktober 2019

Penembakan di Kertapura Motifnya Bercanda

Terduga pelaku menembak dengan menggunakan senjata jenis revolver.

NASIONAL | 8 Oktober 2019

Hujan Belum Mampu Padamkan Karhutla di Jambi

Karhutla di Jambi bisa padam total sepekan mendatang sebab diperkirakan hujan masih turun di daerah itu.

NASIONAL | 8 Oktober 2019

Kolaborasi, Kunci Utama Kabupaten Siak Cegah Karhutla

Siak Hijau menjadi komitmen bersama dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

NASIONAL | 8 Oktober 2019

PLTA Batang Toru Setara 12 Juta Pohon

Dengan memakai energi air, PLTA Batang Toru juga akan menghemat devisa US$ 400 juta/tahun karena tidak perlu lagi mengimpor bahan bakar diesel.

NASIONAL | 8 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS