Polisi Tembak Mati Anggota Sindikat Sabu Jaringan Malaysia
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Polisi Tembak Mati Anggota Sindikat Sabu Jaringan Malaysia

Selasa, 5 November 2019 | 20:50 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / FER

Medan, Beritasatu.com - Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes Medan) menembak mati anggota sindikat narkoba jaringan internasional di pintu tol Helvetia Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Helvetia Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (5/11/2019).

Baca Juga: BNN Ungkap Kasus Penimbunan Ganja di Siantar

Dalam kasus itu, polisi mengamankan barang bukti 15 kilogram (kg) sabu - sabu, mobil Toyota Avanza BK 1718 VX dan lainnya. Jenazah tersangka atas nama Rusli Azis (45) warga Dusun Melati, Desa Gedung Biara, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

"Pelaku sindikat narkoba ini berusaha menabrak petugas kita saat menyetop kendaraan yang dikemudikan tersangka. Saat itu, tersangka baru saja keluar dari pintu tol Helvetia. Petugas kita sudah memberikan peringatan. Namun, dia tetap berusaha kabur melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi," ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto.

Baca Juga: Polda Sumut Tangkap 7 Anggota Sindikat Pengedar Sabu-sabu

Dadang mengatakan, tersangka narkoba yang ditembak mati itu adalah jaringan narkoba Malaysia-Aceh dan Sumut. Rusli Azis diduga sudah lama terlibat dalam jaringan bisnis narkoba tersebut. Namun, aksinya itu akhirnya tercium polisi saat dilakukan penyergapan.

"Kami mengungkap kasus ini setelah mendapatkan informasi tentang tersangka yang akan melewati tol Helvetia mengendarai mobil Toyota Avanza BK 1718 VX. Berdasarkan informasi tersebut, petugas kita langsung melakukan pengintaian. Barang bukti narkoba itu ditemukan di dalam mobil," sebutnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polisi Tangkap Kelompok Pencuri Bagasi Pesawat

Empat tersangka kelompok pencurian telepon genggam, di bagasi pesawat, di area kargo Bandara Internasional Kualanamu Medan, Sumatera Utara.

NASIONAL | 5 November 2019

Gedung SDN Ambruk, Dua Siswa Tewas

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB saat proses belajar-mengajar berlangsung.

NASIONAL | 5 November 2019

Kempora Asah Kreativitas Pemuda Gorontalo di Bidang ITE

Kegiatan ini, digagas oleh Kempora bekerja sama dengan Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gorontalo.

NASIONAL | 5 November 2019

Dedi Mulyadi: Lawan Radikalisme dengan Falsafah Tradisional

Nilai tradisional masih konsisten diaplikasikan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

NASIONAL | 5 November 2019

Ditjen AHU Usul Pembentukan Jabatan Fungsional PPNS

PPNS harus mempermudah pengungkapan kasus pidana.

NASIONAL | 5 November 2019

Dewas KPK, Menko Polhukam Tidak Diminta Ajukan Nama

Menko Polhukam tidak mengajukan nama-nama bakal calon anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Presiden.

NASIONAL | 5 November 2019

Pemilik Mobil Berpelat B 1 RI Bawa Senjata Tajam Bergelar Profesor Palsu

Ketika ditanya bagaimana bisa mendapatkan gelar profesor itu, IL mengaku, hanya ikut kelas seminggu dua kali, ada ujian dan diwisuda.

NASIONAL | 5 November 2019

Pensiunan Aparat Penegak Hukum Berpeluang Masuk Dewas KPK

"Presiden berharap Dewas ini betul-betul mewakili kepentingan dari semua pihak,” tegas Fadjroel.

NASIONAL | 5 November 2019

Perppu KPK, Menko Polhukam: Presiden Belum Putuskan

Presiden Joko Widodo belum memutuskan untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang KPK.

NASIONAL | 5 November 2019

Indeks Tendensi Bisnis Triwulan IV-2019 Diperkirakan Menurun

Kategori lapangan usaha dengan perkiraan peningkatan kondisi bisnis dan optimisme tertinggi terjadi pada kategori jasa kesehatan dan kegiatan sosial.

NASIONAL | 5 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS