Nasib Petani Kopi Dinilai Masih Belum Sejahtera
INDEX

BISNIS-27 425.322 (10.8)   |   COMPOSITE 4870.04 (90.25)   |   DBX 940.805 (2.21)   |   I-GRADE 127.855 (4.25)   |   IDX30 401.317 (12.58)   |   IDX80 105.56 (2.86)   |   IDXBUMN20 265.398 (10.69)   |   IDXG30 112.997 (3.35)   |   IDXHIDIV20 357.483 (11.28)   |   IDXQ30 117.699 (3.49)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.33)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.29)   |   IDXV30 100.238 (1.84)   |   INFOBANK15 757.481 (21.83)   |   Investor33 352.266 (9.11)   |   ISSI 143.81 (2.64)   |   JII 518.901 (11.71)   |   JII70 176.231 (4.08)   |   KOMPAS100 949.983 (23.3)   |   LQ45 737.154 (21.53)   |   MBX 1342.99 (27.68)   |   MNC36 264.429 (6.89)   |   PEFINDO25 260.033 (3.82)   |   SMInfra18 229.972 (7.27)   |   SRI-KEHATI 296.897 (8.24)   |  

Nasib Petani Kopi Dinilai Masih Belum Sejahtera

Minggu, 15 Desember 2019 | 21:10 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kopi merupakan salah satu jenis minuman yang sangat diminati oleh berbagai lapisan masyarakat di seluruh dunia.

Wapres Serukan Perbaikan Nasib Petani Kopi

Data International Coffe Organization (ICO) menunjukkan, konsumsi kopi dunia pada periode 2016/2017 tumbuh 1,9 persen menjadi 157,38 juta karung berisi 60 kilogram (kg) dari periode sebelumnya.

Tumbuhnya konsumsi kopi global tentunya memberikan dampak positif bagi Indonesia yang merupakan salah satu negara eksportir kopi terbesar di dunia. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kemtan), kopi Indonesia yang diekspor mencapai 467.790 ton dengan nilai US$ 1,19 miliar atau setara Rp 16 triliun dengan kurs Rp 14.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Meski begitu, Ketua Umum DPP GMNI, Arjuna Putra Aldino, mengungkapkan, meningkatnya ekspor komoditas Indonesia seringkali tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan petani produsennya.

"Nasib petani kopi tak seharum wangi kopi. Banyak petani kopi justru tercatat sebagai penerima bantuan beras rakyat miskin (raskin). Artinya mereka tercatat sebagai penduduk miskin yang mengandalkan subsidi pangan dari pemerintah", ungkap Arjuna, dalam keterangan persnya seperti diterima Beritasatu.com, Minggu (15/12/2019).

Kopi Kerinci Tembus Pasar Eropa

Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Bandung Barat (KBB), jumlah warga miskin di KBB sebesar 11,15 persen atau sekitar 198.644 orang. Padahal, KBB merupakan salah satu daerah penghasil kopi arabika jenis premium Java Preanger dengan jumlah produksi kurang lebih 1.000 ton per tahun.

Menurut Arjuna, hal ini disebabkan karena selama ini mayoritas petani tak memiliki posisi tawar dalam menentukan harga jual kopi, yang membuat kehidupan mereka miskin meski bisnis kopi terus menggeliat.

"Selama ini petani kita tak punya daya tawar. Petani kalah dengan tengkulak. Mereka hanya menjadi objek dari transaksi yang tidak adil yang diterapkan oleh tengkulak," tambah Arjuna.

Arjuna menyatakan, negara harus hadir agar tercipta jalur penjualan alternatif untuk membantu petani agar mendapat harga jual yang layak. Dengan begitu, maka kesejahteraan petani bisa perlahan membaik.

"Negara harus hadir. Tidak cukup hanya dengan menentukan harga acuan. Tapi menyediakan jalur penjualan alternatif yang memberi harga yang layak kepada petani. Bisa dengan bentuk koperasi tani," tutur Arjuna

Kondisi di lapangan seringkali para tengkulak saling bekerja sama membentuk harga yang merugikan petani. Mereka membentuk kartel, hingga menguasai pasar penjualan dan distribusi komoditas tertentu.

"Petani dilumpuhkan oleh kartel tengkulak. Tapi Negara tidak boleh kalah dengan kartel. Jalan satu-satunya petani ditumbuhkan daya dan kemampuan melalui koperasi," tutup Arjuna.



Sumber:Suara Pembaruan

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ketua BPK Tekankan Pentingnya Implementasi Kode Etik

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tekankan implementasi kode etik untuk mewujudkan kemakmuran rakyat.

NASIONAL | 15 Desember 2019

PPATK Diminta Tindaklanjuti Temuan Rekening Kasino Kepala Daerah

PPATK mengendus sejumlah kepala daerah menyimpan uang di rekening kasino.

NASIONAL | 15 Desember 2019

Ketua BPK: Perlunya Evaluasi Pada Proses Penegakan Hukum

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membahas gugatan perbuatan melanggar hukum dengan para praktisi hukum.

NASIONAL | 15 Desember 2019

BMKG: Curah Hujan Tinggi Januari – Februari 2020

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab mengatakan intensitas curah hujan paling tinggi hingga pertengahan Desember.

NASIONAL | 15 Desember 2019

KPK Dalami Temuan PPATK Soal Rekening di Kasino Luar Negeri

Penempatan dana di luar negeri merupakan salah satu modus yang kerap digunakan dalam tindak pidana pencucian uang (TPPU).

NASIONAL | 15 Desember 2019

Polda Sumut Data 50 Titik Rawan Longsor

Pengguna kendaraan maupun sopir angkutan diminta mewaspadai potensi bencana longsor.

NASIONAL | 15 Desember 2019

Bupati Wakatobi: Minimnya Akses Penerbangan Bagi Wisatawan

Walaupun ditetapkan sebagai salah satu dari 10 tujuan wisata pariwisata prioritas, penerbangan dengan tujuan Wakatobi masih sedikit.

NASIONAL | 15 Desember 2019

PDIP Bengkulu Tegaskan Tak Calonkan Mantan Napi Korupsi di Pilkada

Aturan parpol melarang mencalonkan mantan napi korupsi.

NASIONAL | 15 Desember 2019

Kapolda Sumut Minta Masyarakat Jaga Kamtibmas

Tanpa dukungan warga Sumatera Utara, mustahil kami bisa meraih jabatan sebagai Kabaharkam," tandas Agus.

NASIONAL | 15 Desember 2019

BNPB Luncurkan Program Katana Fokus Selamatkan Korban Bencana

Program Katana fokus menyelamatkan sebanyak mungkin korban bencana di Indonesia.

NASIONAL | 15 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS