Tim Gabungan Mabes Polri Kejar Egianus Kogoya
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Tim Gabungan Mabes Polri Kejar Egianus Kogoya

Senin, 13 Januari 2020 | 20:58 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Aparat gabungan memburu Egianus Kogoya yang licin bak belut. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu sudah dikejar sejak 2 Desember 2018 silam saat mereka membantai karyawan PT Istaka Karya.

Polda Papua Lacak Penyeludupan Senjata dan Amunisi

"Kita saat ini fokus menyelamatkan anggota Polri yang tertembak bagian di paha kirinya dan sekarang sudah dalam penanganan serius di RS Polri Kramat Jati. Kedua, penting menjaga situasi di Nduga,” kata Kabag Penum Polri, Kombes Asep Adi Saputra, di Mabes Polri Jakarta, Senin (13/1/2020).

Menurut Asep, Polda Papua didukung (back-up) Mabes Polri terus melakukan pengejaran terhadap kelompok Egianus Kogoya yang diduga keras sebagai pelaku.

"Kapolda Papua sudah memberikan ultimatum yang cukup keras terhadap kelompok bersenjata ini bahwa harus segera melepaskan atau menaruh senjata dan akan dikejar hidup atau mati,” tambah Asep.

Kembali Berulah, Egianus Kogoya Dikejar Hidup atau Mati

Seperti diketahui, Egianus Kogoya terus berulah dan menebarkan teror. Terbaru, mereka memberondong anggota Brimob Polda Papua yang sedang kerja bakti di Bandara Distrik Kenyam, Nduga, Papua, Sabtu (11/1/2020) kemarin.

Akibatnya, Bharatu Luki Darmadi menjadi korban. Pahanya tertembus peluru dan saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polisi Segera Klarifikasi "Keraton Agung" di Purworejo

Polres Purworejo bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Purworejo berencana akan melakukan mengklarifikasi munculnya Keraton Agung Sejagat.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Biaya Pengobatan Korban Ledakan Bom Seluma Ditanggung Polda Bengkulu

Sampai sampai saat ini, ada 10 warga yang kita minta keterangan terkait ledakan bom di rumah Kades Padang Serunaian, Satria Utama tersebut.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Penghapusan Eselon, KASN Ingatkan Soal Demoralisasi

KASN menyarankan penghapusan eselon diprioritaskan pada unit pelayanan publik.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Zuraidah Berencana Menikah dengan Salah Satu Eksekutor

Zuraidah Hanum berencana menikah dengan salah satu eksekutor pembunuh suaminya yang bernama Jefri Pratama.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Ikadi: Pemahaman Agama yang Benar Adalah Kunci Persatuan

Perlu memberi pemahaman agama yang moderat kepada orang atau kelompok berpaham ekstrem.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Buru Harun Masiku, KPK Minta Bantuan Interpol

Dalam upaya mengejar Harun Masiku yang melarikan diri ke Singapura, KPK bakal berkoordinasi dengan Polri untuk meminta bantuan Interpol.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Anggota Komisi I DPR Khawatir Nelayan Tiongkok di Natuna Hanya Kedok

Menurut Sukamta, isu perairan Natuna membuat DPR bersuara tunggal, yakni untuk urusan kedaulatan Indonesia jangan sampai berkompromi.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Bamsoet: Uni Eropa Merusak Tatanan Perdagangan Global

Indonesia harus lebih fokus dan bersungguh-sungguh dalam mewujudkan energi baru terbarukan.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Kasus Wahyu, KPU: Kami Tidak Terlibat

KPU menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam kasus yang membelit mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Nelayan Tiongkok di Natuna Disinyalir Tak Sekadar Cari Ikan

Kondisi itu diperparah dengan semakin terjepitnya Tiongkok oleh Amerika yang membuat aliansi dengan negara lain seperti Jepang, India, dan bahkan Australia.

NASIONAL | 13 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS