Penanganan Banjir, Bappenas Dorong Kerja Sama Lintas Sektor
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Penanganan Banjir, Bappenas Dorong Kerja Sama Lintas Sektor

Kamis, 16 Januari 2020 | 19:48 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Daerah Tertinggal, Transmigrasi dan Perdesaan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Felix Wanggai menyampaikan, dalam penanganan banjir di kawasan Jabodetabek, Puncak dan Cianjur (Jabotebek-Puncur), kebijakan yang diambil harus dalam kesatuan wilayah yang lebih luas. Sebab, posisi Jakarta tidak menjadi sebuah kesatuan administrasi sendiri, melainkan kesatuan wilayah dan lintas administrasi.

Bima Arya: Soal Banjir, Kerja Sama Antarwilayah Kurang Maksimal

"Ketika melihat penanganan banjir yang lintas administrasi seperti di Jabodetabek, Puncak dan Cianjur, maka kita harus melihat dari aspek hulu, tengah, sampai hilir. Selain itu juga harus melibatkan sektor-sektor yang lebih terpadu. Kami dari Bappenas saat ini sudah memetakan kelembagaan yang harus memiliki kontrubusi di dalam penanganan banjir, baik dari level hulu, tengah maupun hilir," kata Felix di gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Felix menyampaikan, saat ini antara Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) tengah melakukan pertemuan rutin untuk menyatukan langah dari sisi kebijakan sektor, kebijakan wilayah, dan juga pembagian kewenangan dalam menangani banjir di Jabodetabek, Puncak dan Cianjur, untuk target jangka menengah dan jangka panjang.

"Kita sebetulnya sudah memiliki Perpres Nomor 54 Tahun 2008 tentang pengembangan kawasan Jabodetabek-Puncak dan Cianjur. Melalui rapat yang dilakukan dengan Kemendagri, kita ingin mendorong optimalisasi kelembagaan, namanya Badan Kerja sama Pemerintah Daerah Jabodetabek-Puncur yang diketuai Gubernur DKI Jakarta," terang Felix.

Banjir Lebak, 4 Lokasi Penambangan Emas Ilegal Disegel

"Sehingga, dalam penanganan untuk jangka panjang ini, kita harapkan Badan Kerja Sama Antar Daerah ini yang memiliki peran penting. Mereka harus jadi ujung tombak penanganan banjir. Sementara Pemerintah Pusat hanya back-up sesuai kewenangannya, misalkan dalam konteks penataan sungai atau normalisasi sungai," imbuhnya.

Felix menambahkan, saat ini Bappenas dan Kemdagri bersama Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Jawa Barat, Pemprov Banten, dan juga 12 kabupaten/kota yang ada di Jabodetabek-Puncur tengah merumuskan langkah-langkah yang akan dilakukan, memetakan daerah-daerah yang terdampak bencana dan punya potensi terkena bencana di aliran sungai, sinkronisasi program tata ruang, sampai dengan pembiaayaan.

"Secara garis besar, kami tempatkan penanganan kawasan Jabodetabek-Puncur ini dalam RPJMN 5 tahun," tandas Felix.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

BMKG: Curah Hujan Berkurang, Waspadai Hujan Lokal

Tetap perlu diwaspadai potensi hujan sedang dan lebat di beberapa wilayah yang bersifat lokal.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Kawasan Industri Jababeka Raih Proper Hijau

Jababeka menjadi satu-satunya kawasan industri yang berhasil mendapatkan Proper Hijau.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Kasus Asabri, Polri: Masih Diselidiki

Mabes Polri masih menyelidiki dugaan korupsi yang terjadi pada PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Investasi Bodong MeMiles

Selain mengejar tersangka baru polisi juga menyita sejumlah barang bukti milik tersangka dan anggota MeMiles.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Yudi Purnomo Pastikan Tak Ada Pegawai KPK yang Disebut Masinton

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap memastikan tidak ada pegawai Lembaga Antikorupsi bernama Novel Yudi Harahap.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Hakim Jamaluddin Sering Bertemu Tersangka Eksekutor

Putra almarhum Jamaluddin, Rajif sering melihat tersangka Jefri PRatama bertandang ke rumah ayahnya.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Pasar Positif, BNI AM Luncurkan Reksadana

Putut yakin bahwa risiko dari terjadinya resesi mulai berkurang setelah data-data ekonomi dunia tidak seburuk seperti yang dikhawatirkan.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Ada Kerajaan di Blora, Ganjar: Itu untuk Pariwisata

Menurut Gubernur Jawa Tengah Keraton Djipang berorientasi untuk pariwisata.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Banjir Lebak, 4 Lokasi Penambangan Emas Ilegal Disegel

Ada lima orang saksi yang diperiksa Ditkrimsus Polda Banten.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Tersangka Penyuntikan Stem Cell Ilegal Dijerat Pasal Berlapis

Para tersangka dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

NASIONAL | 16 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS