Putra Papua Peraih Gelar Doktor Manajemen Pertama di UI
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.76)   |   COMPOSITE 4917.96 (-77.25)   |   DBX 928.196 (-9.36)   |   I-GRADE 130.286 (-2.47)   |   IDX30 412.166 (-7.81)   |   IDX80 107.727 (-2.12)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.52)   |   IDXG30 115.773 (-2.54)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.14)   |   IDXQ30 120.761 (-2.28)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.04)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-5.64)   |   IDXV30 101.893 (-1.72)   |   INFOBANK15 773.605 (-10.83)   |   Investor33 359.92 (-6.33)   |   ISSI 144.524 (-2.78)   |   JII 524.265 (-12.36)   |   JII70 177.451 (-4.14)   |   KOMPAS100 962.885 (-18.61)   |   LQ45 754.177 (-13.97)   |   MBX 1360.94 (-22.51)   |   MNC36 269.191 (-4.8)   |   PEFINDO25 256.961 (-3.11)   |   SMInfra18 232.003 (-3.38)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.01)   |  

Jean Richard Jokhu

Putra Papua Peraih Gelar Doktor Manajemen Pertama di UI

Kamis, 16 Januari 2020 | 22:41 WIB
Oleh : Dina Manafe / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Putra Papua, Jean Richard Jokhu, mencetak kesuksesan dengan menjadi doktor di usianya yang terbilang masih muda, 31 tahun. Jean merupakan doktor manajemen pertama asal Papua, dan doktor ke-281 di Universitas Indonesia (UI).

Jean dinyatakan lulus program Doktor Ilmu Manajamen Stratejik Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI pada sidang akademik di Kampus FEB UI, Depok, Jawa Barat, Senin (14/1/2020). Jean lulus dengan nilai sangat memuaskan setelah diuji oleh tim penguji yang diketuai mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI dan kini menjabat sebagai rektor Universitas Paramadina.

Disertasinya yang berjudul Faktor-faktor yang memengaruhi Proses Pengambilan Keputusan Stratejik Secara Heuristik Terhadap Project Output (Studi Empirik pada UKM Konstruksi di Papua) menyoroti perilaku pengambilan keputusan sebuah perusahaan khususnya perusahaan skala kecil dan menengah (UKM) konstruksi ketika berusaha di tanah Papua.

Hasil penelitian Jean bertolak belakang dengan teori yang berkembang selama ini. Misalnya, teori yang mengatakan bahwa perusahaan yang memiliki sumber daya manusia (SDM) bagus, maka perkembangan proyeknya juga semakin maju.

Penelitian Jean justru sebaliknya. Pemilik atau pengambil keputusan perusahaan yang tidak kapabel atau bertanggungjawab dalam pengambilan keputusan akan menyebabkan proyek terkendala meski perusahaan itu memiliki tenaga berkualitas dan menajemen mutu yang baik.

"Keputusan untuk mengambil pekerjaan berdasarkan signal dan informasi yang ditawarkan pihak ketiga. Jika jenis pekerjaan yang diberikan sesuai dengan pekerjaan yang selama ini dikerjakan, maka perusahaan dapat mengambilnya. Dengan begitu perusahaan akan lebih mudah dan cepat dalam mengajukan penawaran, serta proyek selesai tepat waktu karena UKM konstruksi memiliki kapasitas untuk proyek itu," ujar Jean kepada Suara Pembaruan, Kamis (16/1/2020).

Penelitian ini juga menemukan, kondisi sosial masyarakat Papua tidak berpengaruh terhadap keputusan perusahaan yang menggunakan proses heuristik. Tetapi, perlu digaris bawahi bahwa hubungan baik dengan masyarakat lokal mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu.

Menurut Jean, perusahaan harus mengedepankan komunikasi dengan masyarakat lokal guna menciptakan lingkungan sosial yang lebih kondusif. Dengan begitu operasional perusahaan tidak mengalami gangguan yang bersifat merusak atau mengancam keberlanjutan pekerjaan.

Jika perusahaan bersikap apatis terhadap masyarakat lokal, akan menimbulkan resistensi atau penolakan terhadap operasional proyek. Masyarakat lokal dan pemimpin proyek perlu melakukan konsolidasi untuk menghindari gesekan di masa depan.

"Perlu ditemukan jalan tengah dalam menghadapi masyarakat lokal. Karena itu, tidak salah jika sebelum ambil keputusan sebuah proyek perusahaan konstruksi perlu mempertimbangkan kondisi dari masyarakat lokal sekitar proyek,” kata Jean.

Putra dari pasangan Hengky Hiskia Jokhu dan Netty Yanty Purba ini mengatakan, pembangunan di Papua harus menumbuhkan simbiosis mutualisme, menguntungkan dua belah pihak yaitu perusahaan dan masyarakat lokal. Kenyataannya, tidak sedikit perusahaan yang mengabaikan SDM lokal. Ketika membuka proyek di Papua, perusahaan membawa tenaga kerja dari luar Papua.

Mestinya, kata Jean, pembangunan di Papua juga beriringan dengan pembangunan SDM-nya. Perusahaan tidak semata-mata mencari profit, tapi juga membangun SDM di Papua melalui pelatihan, pendidikan, dan peningkatan skill.

"Jika dilibatkan secara aktif, masyarakat merasa proyek yang dikerjakan adalah untuk mereka, sehingga mengurangi resistensi atau penolakan," pungkas Jean.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Andi Gani: Buruh Tak Dilibatkan Susun Omnibus Law

Andi Gani mengingatkan jajaran menteri terkait untuk mendengar tuntutan serikat buruh.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Kasus Wahyu Setiawan Dinilai Bentuk Penipuan

Kasus yang menjerat mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan dinilai bentuk penipuan. Sebab Wahyu menjanjikan sesuatu yang tidak mungkin dapat dipenuhi.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Kasus Jiwasraya, Kejagung Sita Tujuh Kendaraan Mewah

Tujuh kendaraan terdiri dari 3 unit mobil Mercy, dua unit mobil Alphard, 1 mobil Fortuner, serta 1 sepeda motor Harley Davidson Disita Jampidsus Kejagung.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Pancasila Representasikan Nilai-nilai Kekhalifahan

Makna substantif yang tidak boleh hilang adalah khalifah sebagai pengemban kemaslahatan dan keadilan.

NASIONAL | 16 Januari 2020

KPK dan BPK Bersama-sama Usut Dugaan Korupsi Asabri

Berdasarkan perkiraan sementara, BPK menyebut potensi kerugian negara dalam dugaan korupsi di PT Asabri berkisar antara Rp 10 triliun hingga Rp 16 triliun.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Kolaborasi Gerakan Pemberantasan Korupsi Harus Diperkuat

Gerakan kolaborasi juga diharapkan datang dari kelompok muda yang akan menentukan masa depan Indonesia.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Masinton Harap Oknum Pembocor Dokumen Internal KPK Diusut

Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang dikerjakan oleh KPK jangan sampai disalahgunakan oleh pihak-pihak dan media tertentu

NASIONAL | 16 Januari 2020

Dirut Asabri: Dana Asuransi yang Dikelola Aman, Tidak Dikorupsi

Dana yang dikelola Asabri aman dan tidak dikorupsi

NASIONAL | 16 Januari 2020

Tim Hukum PDIP Beberkan Dosa Oknum Penyidik ke Dewan Pengawas KPK

Ada orang yang mengaku dari KPK bahwa mereka punya surat tugas untuk penggeledahan tetapi ketika diminta untuk dilihat, mereka hanya mengibas-ngibas.

NASIONAL | 16 Januari 2020

Skema Berubah, Penyaluran Dana BOS Diminta Lebih Transparan

Kini, dana BOS dari pemerintah pusat yakni Kementerian Keuangan (Kemkeu) langsung disalurkan kepada sekolah.

NASIONAL | 16 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS