Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem, BPPT Tambah Operasi TMC
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem, BPPT Tambah Operasi TMC

Minggu, 19 Januari 2020 | 16:54 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Tim operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan menambah ekskalasi operasi TMC jika dibutuhkan. Sebab mengacu pada prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga 23 Januari 2020 masih ada potensi hujan lebat di Jabodetabek.

Bahkan, diperkirakan hingga 25 Januari 2020 potensi itu masih bisa terjadi. Oleh karena itu BPPT sudah mengantisipasinya dengan sejumlah persiapan seperti penambahan sorti penerbangan.

Kepala Balai Besar TMC BPPT, Tri Handoko Seto mengatakan, BMKG memprediksikan hujan lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek pada 17-23 Januari 2020 namun tidak seekstrem hujan yang terjadi pada tahun baru 1 Januari lalu.

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti angin kencang, genangan, banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan jalan licin," kata Seto di Jakarta, Minggu (19/1/2020).

Seto menyebut, untuk menyikapi prediksi BMKG maka tim TMC BPPT kembali meningkatkan eskalasi operasi TMC. Tim TMC BPPT akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi ancaman banjir di Jabodetabek.

Operasi TMC ini dilakukan oleh BPPT bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI AU dan BMKG sudah dimulai sejak tanggal 3 Januari 2020 dan hingga saat ini masih berlangsung dengan posko di Lanud Halim Perdanakusuma.

"TMC ini bertujuan untuk mengurangi ancaman banjir di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya," ucap Seto.

Selain prakiraan yang dirilis oleh BMKG, tim TMC BPPT juga memprediksi, cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga tanggal 25 Januari 2020. Namun demikian, tim TMC berharap agar masyarakat tidak panik, namun harus tetap waspada akan kemungkinan hujan ekstrem tersebut.

"Tim TMC akan secara lebih intensif memonitor pertumbuhan dan pergerakan awan yang diperkirakan bergerak menuju wilayah Jabodetabek. Monitoring ini dilakukan sejak dini hari hingga setelah matahari terbenam," papar Seto.

Seto menjelaskan, awan-awan tersebut jauh-jauh akan segera disemai sebelum masuk ke Jabodetabek. Biasanya awan-awan tersebut masih berada di Laut Jawa, Selat Sunda dan wilayah Ujung Kulon sehingga turun hujan sebelum memasuki wilayah Jabodetabek.

"Tim TMC akan terbang 4 hingga 5 sorti sehari pada situasi yang memungkinkan dengan tetap berpegang pada safety first," ucapnya.

Bahkan, jika sangat diperlukan operasi TMC juga akan dilakukan jelang sore hari. Namun, kata Seto tidak bisa hingga malam, sebab pesawat harus bisa mendarat sesaat setelah matahari tenggelam.

Dari pelaksanaan TMC sejak 3 Januari 2020, operasi TMC dilakukan untuk penanggulangan banjir di wilayah Jabodetabek dengan cara mempercepat penurunan hujan sebelum mencapai wilayah Jabodetabek. TMC pada misi ini ditujukan untuk meredistribusi dan mengurangi potensi curah hujan di wilayah Jabodetabek.

Penerbangan penyemaian dilakukan pada awan-awan potensial hujan di wilayah Kepulauan Seribu, sepanjang Selat Sunda, Ujung Kulon dan sekitarnya.

Hingga Sabtu 18 Januari 2020, pelaksanaan TMC telah dilakukan sebanyak 44 sorti dengan total jam terbang lebih dari 95 jam dan total bahan semai yang digunakanlebih dari 73 ton, dengan ketinggian penyemaian sekitar 9.000 feet hingga 12.000 feet.

Operasi TMC ini didukung dua unit pesawat TNI-AU, yakni pesawat CN 295 registrasi A-2901 Skadron 2 dan pesawat Casa 212 registrasi A-2105 Skadron 4 Malang.

Dari data Posko TMC ditunjukkan bahwa operasi ini telah mampu mengurangi curah hujan wilayah hingga mencapai sekitar 44 persen dari prakiraan. Hasil operasi ini juga menunjukkan bahwa curah hujan di wilayah Jabodetabek relatif lebih kecil daripada curah hujan di sekitarnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Adian Bantah Terjadi Keributan di PDIP Saat Penggeledahan KPK

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu terlihat tidak ada keributan seperti yang ramai diberitakan.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Sopir Bus Maut Subang Diduga Mengebut hingga Hilang Kendali

Bus bernomor polisi E 7508 W yang dikemudikan oleh pengemudi Dede Purnama ini melaju lebih kencang dari sebelumnya.

NASIONAL | 19 Januari 2020

KPK Kaji Jerat Pihak Lain Terkait Kasus Korupsi Pelabuhan Teluk Segintung

Dari laporan tersebut pimpinan KPK akan memutuskan langkah berikutnya terkait penanganan kasus ini.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Pemkot Bengkulu Subsidi Iuran JKN-KIS bagi 4.146 Warga Miskin

Warga miskin tersebut, mendapat subsidi iuran PBI JKN-KIS dari Pemkot Bengkulu, untuk fasilitas perawatan kelas III sebesar Rp 42.000/orang/bulan.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Hadiri Natal TMP, Hasto: Ara Sirait Gembala Politik yang Baik

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memuji Ara sebagai gembala politik yang baik, karena di bawah kepemimpinannya berhasil melakukan regenerasi dan kaderisasi.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Bank Sumsel Babel Targetkan Peningkatan DPK

Bank Sumsel Babel telah menyiapkan strategi berburu dana murah.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Pasutri Edarkan Sabu di Kompleks Lokalisasi Dibekuk Polisi

sabu yang dibeli dari bandar Rejang Lebong tersebut, belum sempat dijual karena istri DE bernama SA, yang membawa barang haram itu tertangkap polisi

NASIONAL | 19 Januari 2020

Seni Melayu Jambi Masih Lestari

Fachrori Umar juga mengajak semua insan seni di Provinsi Jambi lebih meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan seni budaya daerah Jambi.

NASIONAL | 19 Januari 2020

Kerajaan Abal-abal Bisa Bahayakan NKRI

Anton khawatir jika dibiarkan maka kelompok yang selalu mengutamakan ikatan sempit dan menjual SARA itu akan membahayakan Indonesia.

NASIONAL | 19 Januari 2020

KKP Bebaskan Nelayan Indonesia yang Ditahan Aparat Malaysia

Pembebasan itu ditempuh melalui upaya persuasif dan tidak melalui proses hukum di Malaysia.

NASIONAL | 19 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS