Sebelum Putuskan New Normal, PSBB Harus Diperketat
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Sebelum Putuskan New Normal, PSBB Harus Diperketat

Rabu, 27 Mei 2020 | 20:19 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota DPR, Irwan menegaskan, kebijakan pemerintah berupa relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan new normal, dilakukan di saat tidak tepat. Berbeda dengan negara lain yang kecenderungan semua kurva virus corona (Covid-19) turun melandai.

Baca Juga: PDIP Dukung Penuh Kebijakan New Normal

"Sebaiknya pemerintah bersabar dan terus memperketat PSBB sampai kurva menurun dan kemudian memberlakukan new normal," kata Irwan kepada wartawan, Rabu (27/5/2020).

Menurut Irwan, normal baru atau new normal sejatinya bentuk kekalahan perang pemerintah melawan virus corona. Pasalnya, filosofi new normal itu yang harus dipahami pemerintah. Sebelum adanya pandemi Covid-19, itu yang dikatakan situasi normal.

Baca Juga: Ini 10 Indikator WHO untuk Longgarkan PSBB

"Jadi jika mau menetapkan situasi new normal itu harusnya pemerintah tegas dan fokus menurunkan angka penularan Covid-19 di Indonesia yang bertambah secara eksponensial tiap harinya sampai kemudian melewati puncak dan kurvanya terus turun melandai mendekati situasi normal sebelum adanya pandemi Covid-19. Itu baru tepat dikatakan new normal," ujar Irwan.

Wakil sekretaris jenderal Partai Demokrat ini juga menyoroti pernyataan salah satu menteri yang membandingkan banyaknya korban penyakit lain atau musibah kecelakaan dibanding korban Covid-19.

Baca Juga: Pemkot Depok Masih Kaji Aturan New Normal

"Itu pembodohan masyarakat secara terang-terangan, yang membandingkan korban Covid-19 dengan korban kecelakaan. Sebanyak-banyak korban kecelakaan belum pernah membuat Presiden mengeluarkan perppu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang) akibat jumlah korban yang banyak," tegas Irwan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Begini Cara Taiwan Terhindar dari Episentrum Covid-19

Taiwan berhasil terhindar jadi episentrum Covid-19 dengan berbekal sistem kesehatan berbasis data yang terintegrasi.

NASIONAL | 27 Mei 2020

39.976 Napi dan Anak Sudah Dibebaskan Melalui Asimilasi dan Integrasi

Kemkumham) telah mengeluarkan hampir 40.000 narapidana dan anak melalui program asimilasi dan integrasi dari lapas sebagai upaya pencegahan pandemi Covid-19.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Dinilai Belum Optimal, Sandiaga Uno: Potensi Zakat Capai Rp 270 Triliun

Sandi mendorong lembaga pengumpul zakat, infaq, dan sedekah meningkatkan pengelolaan dengan memanfaatkan teknologi dan menyesuaikan dengan kondisi kekinian.

NASIONAL | 27 Mei 2020

87.636 Kendaraan Disuruh Putar Balik

Selain disuruh putar balik, pihak kepolisian juga menindak hampir 10.000 pelanggaran lalu lintas sampai H+2 Lebaran.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Pendistribusian Bansos Lewat Pos Indonesia Diapresiasi

Untuk pemberian bansos beras dilakukan Perum Bulog, sedangkan Pos Indonesia membantu dalam pendistribusian.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Ini Respons Kemdikbud atas Informasi 1,3 Juta Data PNS Bocor

Data yang dimaksud bukan berasal dari Dapodik ataupun PD Dikti Kemdikbud.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Kembali Berulah, Polisi Tangkap 140 Napi Asimilasi

Polda yang paling banyak menangani kasus napi asimilasi itu yakni Polda Jawa Tengah, Polda Sumatera Utara, Polda Riau, dan Polda Jawa Barat.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Menko Perekonomian: Tujuh Provinsi Siap Laksanakan New Normal

Sedikitnya sebanyak tujuh provinsi yang terindikasi siap menerapkan tatanan kehidupan normal baru atau the new normal.

NASIONAL | 27 Mei 2020

New Normal, Menteri Agama: Rumah Ibadah Dibuka Bertahap

Kementerian Agama sudah membuat konsep umum yang mengizinkan rumah-rumah ibadah dibuka kembali dalam tatanan normal baru atau new normal.

NASIONAL | 27 Mei 2020

Guru Penggerak Dapat Perkuat Kepemimpinan Pendidikan

Konsep guru penggerak dapat menghasilkan pemimpin pendidikan yang mengutamakan murid dan inovasi.

NASIONAL | 27 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS