Try Sutrisno Paparkan Empat Poin Penting Pembinaan Ideologi Pancasila
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Try Sutrisno Paparkan Empat Poin Penting Pembinaan Ideologi Pancasila

Jumat, 3 Juli 2020 | 23:51 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno bersama veteran dan purnawirawan TNI Polri menyampaikan dukungannya terhadap Rancangan Undang-undang Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU PIP) dalam rangka menguatkan ideologi dasar negara yang telah diletakkan para founding fathers sejak republik ini berdiri.

Baca Juga: Jokowi Lantik DPP dan Dewan Pertimbangan LVRI

Menurut Try Sutrisno, ada empat poin penting yang perlu dimaknai dan menjadi alasan penguatan ideologi Pancasila. Poin pemikiran ini, telah dirumuskan bersama pelaku sejarah yakni Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD).

"Pertama, pembinaan ideologi Pancasila harus diperkuat karena sejak era reformasi wacana pembinaan ideologi Pancasila berangsur ditinggalkan dan ditanggalkan. Padahal Pancasila menjadi identitas Indonesia," ujar Try Sutrisno dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Jumat (3/7/2020).

Menurut Try Sutrisno, pelajaran Pancasila wajib menjadi kurikulum inti mulai dari TK sampai SMA. Sehingga penghayatan dan pengamalannya menjadi pedoman dalam berbangsa dan bernegara.

"Kedua, sebagai konsekuensi dari poin pertama, ideologi yang bertentangan dengan Pancasila harus disikapi serius. Hal ini untuk mencegah runtuhnya nilai-nilai luhur bangsa seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah, Keadilan Sosial dan yang paling penting adalah Gotong Royong," ujarnya.

Baca Juga: Putra Mantan Wapres Try Sutrisno Jadi Kapolda Jambi

Try Sutrisno menilai, pembinaan ideologi Pancasila yang dijalankan dengan komitmen segenap bangsa dapat menangkal bibit intoleransi yang berkembang luas di tengah masyarakat. Ketiga, penguatan pancasila yang mengakar kuat dalam diri bangsa dapat mencegah dampak globalisasi yang masif.

"Kami melihat Pancasila harus hadir terus menerus di tengah era semakin canggihnya teknologi informasi dengan tendensi dominasi negara maju atas bangsa kita," kata Try Sutrisno.

Keempat, untuk menghadapi tantangan atas eksistensi Pancasila, diperlukan lembaga khusus yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk melakukan pembinaan ideologi bangsa tersebut.

"Atas dasar pemikiran tersebut, kami mendukung penguatan Badan Ideologi Pancasila yang diatur dalam payung hukum yang lebih tinggi seperti undang-undang bukan hanya Perpres," tandasnya.

Baca Juga: Partai Demokrat Tolak RUU HIP Diubah Jadi RUU PIP

Selain itu, agar pembinaan ideologi Pancasila tidak tergantung rezim, maka Try mengapresiasi kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah membentuk badan pembinaan Pancasila UKP PIP dan kemudian menjadi BPIP.

Try Sutrisno berharap, seluru poin-poin tersebut dapat menjadi pemahaman kolektif di level legislatif sehingga MPR dapat mendukung rencana pembentukan UU PIP.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendikbud: Guru Penggerak Agen Perubahan Masa Depan

Mereka akan menjadi calon kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan calon pelatih program pelatihan guru.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Jadi Tersangka Suap, Bupati Kutai Timur dan Istri Langsung Ditahan

Ismunandar dan istrinya, Encek UR Firgasih, ditahan di dua tempat yang berbeda, yakni di gedung KPK lama dan gedung KPK baru.

NASIONAL | 3 Juli 2020

KPK Tetapkan Bupati dan Ketua DPRD Kutai Timur Tersangka Suap Proyek Infrastruktur

Penetapan tersangka ini dilakukan KPK melalui gelar perkara setelah memeriksa 16 orang yang dibekuk dalam OTT di Jakarta, Samarinda, dan Kutai Timur.

NASIONAL | 3 Juli 2020

PBNU Usul Tarik RUU HIP, Diganti dengan RUU BPIP

Bambang Soesatyo menyatakan saat ini pemerintah memiliki waktu hingga 20 Juli 2020 untuk merespons RUU terkait penguatan pembinaan ideologi Pancasila.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Hasil Swab Test Negatif, Eks Dirut Jiwasraya Bakal Kembali Jalani Sidang

Mantan Dirut PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim, dinyatakan negatif virus corona atau Covid-19. Dia pun akan segera manjalani sidang kembali.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Ahmad Sahroni Sesalkan Penundaan Pengesahan RUU PKS

Fraksi Nasdem mendesak RUU PKS tetap disahkan pada tahun ini, jangan ditunda-tunda lagi.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Indeks Kewaspadaan Covid-19 Tinggi di Semarang-Surabaya, Ganjar: Waspadai Korelasi Antarwilayah

Ganjar Pranowo mengingatkan daerah-daerah yang masuk dalam perhatian dan daerah sekitarnya untuk waspada dan tetap saling menjaga.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Ombudsman Bengkulu Buka Pos Pengaduan Pelaksananaan PPDB

Selain membuka posko pengaduan, Ombudsman juga melakukan sidak ke sekolah untuk memastikan proses pelaksanaan PPDB di semua tingkatan berjalan lancar dan sukses

NASIONAL | 3 Juli 2020

Dirjen PAS Gandeng Polri dan BNN Berantas Jaringan Narkoba di Lapas

Kalangan penegak hukum mendeklarasikan gerakan anti narkoba di lapas.

NASIONAL | 3 Juli 2020

23.092 Peserta UTBK SBMPTN di Undip Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Seluruh peserta UTBK wajib diperiksa suhu tubuh sebelum memasuki ruang ujian.

NASIONAL | 3 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS