Hemat Anggaran, Jokowi Akan Rampingkan 18 Lembaga dan Komisi
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-4.2)   |   COMPOSITE 4879.1 (-22.36)   |   DBX 933.193 (-0.24)   |   I-GRADE 128.434 (-0.82)   |   IDX30 404.523 (-4.65)   |   IDX80 106.174 (-1.01)   |   IDXBUMN20 268.239 (-4.54)   |   IDXG30 113.341 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-5)   |   IDXQ30 118.527 (-1.29)   |   IDXSMC-COM 209.874 (-0.48)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (-1.15)   |   IDXV30 100.803 (-0.95)   |   INFOBANK15 767.134 (-10.02)   |   Investor33 355.071 (-4.06)   |   ISSI 143.565 (-0.31)   |   JII 517.566 (-1.31)   |   JII70 175.828 (-0.42)   |   KOMPAS100 953.068 (-5.96)   |   LQ45 742.375 (-7.8)   |   MBX 1347.52 (-7.05)   |   MNC36 265.633 (-1.94)   |   PEFINDO25 258.006 (1.37)   |   SMInfra18 230.699 (-2.34)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-3.58)   |  

Hemat Anggaran, Jokowi Akan Rampingkan 18 Lembaga dan Komisi

Senin, 13 Juli 2020 | 19:33 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan dalam waktu dekat ini akan merampingkan sebanyak 18 lembaga dan komisi. Namun, Jokowi tidak merincikan secara detail lembaga dan komisi mana saja yang akan dirampingkan.

Baca Juga: Pemerintah Kaji Pembubaran 96 Lembaga dan Komisi

"Sudah ada, dalam waktu dekat ini. Berapa? 18,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (13/6/2020).

Perampingan organisasi lembaga dan komisi ini dalam rangka penghematan anggaran negara. Menurut Jokowi, semakin ramping sebuah organisasi, maka anggaran biaya kegiatan atau program dapat semakin di kendalikan. "Semakin ramping organisasi, cost-nya juga semakin kita kendalikan,” ujar Jokowi.

Nantinya, anggaran biaya 18 Lembaga dan Komisi itu akan dikembalikan ke dalam Kementerian, atau menjadi bagian dalam Direktorat Jenderal (Ditjen) Kementerian.

"Anggaran biaya, kita lihat kalau pun bisa kita kembalikan ke menteri atau kementerian, ke dirjen, ke direktorat, direktur, kenapa harus pakai badan-badan itu lagi? atau komisi-komisi itu lagi?" ungkap Jokowi.

Baca Juga: Menteri Tjahjo Diminta Tak Asal Bubarkan 96 Lembaga

Jokowi mengibaratkan sebuah organisasi pemerintahan sebagai sebuah kapal yang harus bergerak cepat dengan menggunakan aturan atau susunan organisasi semudah mungkin.

"Kapal itu sesimple mungkin sehingga bergeraknya semakin cepat. Organisasi ke depan kira-kira seperti itu. Negara yang cepat akan mengalahkan yang lambat, bukan negara gede mengalahkan negara kecil, kita yakini,” jelas Jokowi.

Ketika ditanya kapan akan direalisasi perampingan tersebut, Jokowi menegaskan akan segera difinalkan. "Nanti kita finalkan,” tegas Jokowi.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno membenarkan pernyataan Jokowi, bahwa yang akan dirampingkan organisasi adalah komisi, lembaga dan badan. Sama dengan pimpinannya, Pratikno enggan menjabarkan lebih detail. "Komite, komisi dan badan," ujarnya singkat.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Angka Kriminal Naik, Termasuk Pencurian

Angka kriminal berdasar data statistik Polri juga menunjukan tren kenaikan.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Petugas Pemilu di Bantul dan Sleman Reaktif Covid-19

PPDP di Bantul telah menjalani "rapid test" Covid-19. 2.081 PPDP, 120 petugas harus diganti menjelang coklit data pemilih, karena menunjukkan hasil reaktif.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Menko PMK: Hindari Kerumunan di Ruang Tertutup

Muhadjir Effendy mengimbau, pertemuan di ruangan tertutup dibatasi.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Kasus Jual-Beli Pulau Malamber, Ini Kata Mendagri

Mendagri Tito Karnavian memilih untuk menelusuri dan memonitor kasus dugaan jual-beli Pulau Malamber, Sulawesi Barat.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Presiden Siapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19

Presiden Joko Widodo tengah menyiapkan sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Panglima TNI: Kesiapan Operasional Jadi Kunci Keberhasilan Tugas PPRC TNI

Di tengah situasi pandemi global, TNI harus selalu berada dalam tingkat kesiapan tertinggi untuk menghadapi ancaman nyata yang mungkin terjadi.

NASIONAL | 13 Juli 2020

58 Orang Positif Covid-19, Gugus Tugas Lakukan Tracing Tiga Media di Surabaya

Tiga media di Surabaya yang dilakukan penelusuran adalah RRI, TVRI dan Metro TV.

NASIONAL | 13 Juli 2020

ASN Terlibat Ideologi Khilafah Akan Diberhentikan Tidak Hormat

Tjahjo Kumolo menegaskan aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti terlibat ideologi khilafah akan diberhentikan tidak hormat.

NASIONAL | 13 Juli 2020

Doni Monardo: Rencana Pembukaan Sekolah di Zona Kuning Masih Dikaji

Doni Monardo mengatakan bahwa pemerintah masih mengkaji untuk pembukaan sekolah di daerah yang masuk zona kuning atau risiko rendah virus corona atau Covid-19.

NASIONAL | 13 Juli 2020

DIY Belum Berani Buka Bioskop di Akhir Juli Mendatang

Meski sudah mendapat izin, DIY belum berani membuka bioskop pada akhir Juli mendatang.

NASIONAL | 13 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS