Perubahan Lingkungan Berkorelasi dengan Munculnya Penyakit
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Perubahan Lingkungan Berkorelasi dengan Munculnya Penyakit

Jumat, 31 Juli 2020 | 22:34 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / FER

Depok, Beritasatu.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 memberikan imbas secara struktural terhadap hampir semua sektor kehidupan manusia. Perubahan itu, sangat terasa di setiap komponen sosial ekonomi budaya hingga lingkungan fisik alami dan hayati.

Baca Juga: Menjaga Ekosistem Hutan, Mencegah Wabah di Masa Depan

Sayangnya, saat ini masih banyak masyarakat yang belum paham bahwa perubahan lingkungan memiliki korelasi yang kuat terhadap munculnya berbagai penyakit.

Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Haryoto Kusnoputranto, mengatakan, masyarakat belum paham bahwa lingkungan memiliki korelasi kuat terhadap munculnya berbagai penyakit. Fenomena perubahan iklim turut memicu munculnya penyakit baru yang belum pernah ada sebelumnya.

"Salah satu pemicu perubahan iklim adalah deforestasi. Peningkatan deforestasi telah menimbulkan dampak pada perubahan iklim global yang mempercepat pola persebaran penyakit menular seperti Covid-19, SARS, MERS. Deforestasi juga menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati sebagai penyeimbang alam," kata Haryoto dalam seminar daring Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia (SIL UI), Kamis (30/7/2020).

Baca Juga: Presiden Setuju Segera Diatur Nilai Ekonomi Karbon

Ketua Komite SIL UI ini menambahkan, deforestasi juga memiliki andil akan hilangnya bahan baku berpotensi untuk obat-obatan yang mampu memperkuat kekebalan atau imunitas pada tubuh manusia. Selain itu, deforestasi juga dapat merusak habitat hewan mampu menyebarkan penyakit ke lokasi lain, sehingga pola penyebaran penyakit menjadi semakin meluas.

"Untuk itu, diperlukan upaya meminimalisasi dampak pandemi melalui sistem pembangunan berkelanjutan. Perubahan lingkungan harus mengacu pada pola pembangunan berkelanjutan, sehingga mampu mengurangi risiko penyakit, meningkatkan produksi pangan dan konservasi keanekaragaman hayati," tegas Haryoto.

Menteri Kesehatan RI Kabinet Reformasi Pembangunan 1998, Farid Anfasa Moeloek, memaparkan, ketidakstabilan dalam lingkungan bisa menimbulkan penyakit pada manusia dan makhluk hidup lainnya.

Baca Juga: Kebutuhan Homecare Tenaga Medis Kian Meningkat

"Ketika lingkungan mengalami ketidakseimbangan maka dapat menyebabkan isi bumi ini sakit. Saya berharap para anak didik SIL UI mampu menjadi sumber daya manusia yang dapat menyeimbangkan lingkungan," kata Farid.

Sementara, Menteri Kesehatan RI Kabinet Kerja 2014-2019, Nila Moeloek, menjelaskan, pembangunan kesehatan di era Covid-19, mengingatkan kepada sumber daya manusia (SDM) Indonesia pada masa sebelum Covid-19 yang tengah gencar menggerakkan program perbaikan gizi masyarakat, khususnya program penanganan stunting.

"Penanganan stunting sangat penting jika kita menginginkan suatu human capital index yang berkualitas, bisa mendapatkan manusia cerdas yang kelak menjadi seorang dewasa muda yang sehat hingga usia lansia juga sehat. Untuk menggapai itu semua, dibutuhkan kolaborasi holistik, diantaranya pendidikan, masalah gender, dan lingkungan," tandas Nila Moeloek.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Djoko Tjandra, Bareskrim Tahan Prasetijo Utomo

Bareskrim Polri menahan Brigjen Pol Prasetijo Utomo terkait kasus penerbitan surat jalan palsu untuk buronan Kejaksaan Agung Djoko Soegiarto Tjandra.

NASIONAL | 31 Juli 2020

RFB Serahkan Hewan Kurban ke Ponpes Tahfidz Quran Sulaimaniyah

RFB Cabang Surabaya menyerahkan hewan kurban berupa dua ekor sapi.

NASIONAL | 31 Juli 2020

KPK Koordinasi dengan Polri Dalami Pelarian Djoko Tjandra

KPK memastikan tengah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri dalam mengusut pelarian buronan Djoko Tjandra.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Dibidik Kasus Baru, Djoko Tjandra Diserahkan Lebih Dulu ke Kejaksaan Agung

Bareskrim Polri melimpahkan terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Soegianto Tjandra kepada Kejaksaan Agung.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Kejaksaan Agung Eksekusi Djoko Tjandra

Kejagung) akan mengeksekusi terpidana kasus cessie Bank Bali, Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra, Jumat (31/7/2020) malam ini.

NASIONAL | 31 Juli 2020

BNN Dalami Pelaku Pengedar Sabu-sabu dalam Karung

Peredaran narkotika jenis sabu ini memiliki modus yang sama yakni dengan menyembunyikan sabu di dalam karung berisi jagung lalu disimpan di gudang beras.

NASIONAL | 31 Juli 2020

UI Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia Versi Webometrics

UI) menduduki peringkat teratas sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia menurut Webometrics Ranking of World Universities.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Eksekusi Pidana Djoko Tjandra Dinilai Tidak Miliki Kekuatan Konstitusional

Jika tafsir dalam Pasal 263 KUHAP dimaknai berbeda, maka bakal menimbulkan ketidakpastian hukum dan ketidakadilan dan justru menjadikannya inskonstitusional.

NASIONAL | 31 Juli 2020

SGB Semarang Salurkan Hewan Kurban ke Panti Asuhan

SGB Cabang Semarang menyalurkan hewan kurban berupa 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

NASIONAL | 31 Juli 2020

Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Balik Iduladha Minggu

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan agar menghindari waktu yang bersamaan untuk kembali ke Jakarta agar terhindar dari kemacetan arus balik iduladha.

NASIONAL | 31 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS