Tenaga Medis Terpapar Covid-19 karena Ruangan Tanpa Penyaring Udara
INDEX

BISNIS-27 431.53 (2.99)   |   COMPOSITE 4906.55 (19.82)   |   DBX 934.495 (0.89)   |   I-GRADE 129.531 (0.72)   |   IDX30 408.573 (2.45)   |   IDX80 107.231 (0.54)   |   IDXBUMN20 271.434 (1.2)   |   IDXG30 114.42 (0.57)   |   IDXHIDIV20 364.598 (2.43)   |   IDXQ30 119.596 (0.74)   |   IDXSMC-COM 210.435 (0.42)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (1.25)   |   IDXV30 101.606 (0.9)   |   INFOBANK15 772.076 (7.03)   |   Investor33 357.854 (2.54)   |   ISSI 144.258 (0.31)   |   JII 521.112 (2.16)   |   JII70 177.199 (0.53)   |   KOMPAS100 960.444 (5.61)   |   LQ45 749.999 (4.19)   |   MBX 1355.95 (6.1)   |   MNC36 267.764 (1.73)   |   PEFINDO25 261.843 (-0.47)   |   SMInfra18 232.762 (1.02)   |   SRI-KEHATI 301.662 (2.31)   |  

Tenaga Medis Terpapar Covid-19 karena Ruangan Tanpa Penyaring Udara

Senin, 3 Agustus 2020 | 15:35 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / FER

Medan, Beritasatu.com - Penyaring udara di dalam ruangan rumah sakit penanganan Covid-19 dinilai sangat dibutuhkan untuk disediakan. Meski belum terbukti mematikan dan menghilangkan virus, penyaring berupa hepa filter ini bisa meminimalisir penularan dari pasien positif corona kepada dokter yang sedang bertugas.

Baca Juga: Indeks Kematian Petugas Medis Indonesia Lebih Tinggi dari AS

Koordinator Penanganan Covid-19 RSUP Haji Adam Malik Medan, Ade Rahmaini mengatakan, potensi terjadinya penularan virus corona terhadap dokter yang menangani pasien positif Covid-19, masih sangat tinggi. Meski dokter itu dilengkapi alat pelindung diri (APD) saat melaksanakan tugasnya.

"Kondisi di dalam ruangan merupakan salah satu faktor yang memungkinkan terjadinya penularan. Misalnya, ada pasien yang baru dirawat dan di tubuhnya ada membawa sekitar 1.000 virus. Jika berkembang dan secara otomatis virusnya menyebar di dalam ruangan," kata Ade Rahmaini, Senin (3/8/2020).

Dokter spesialis paru ini menambahkan, setiap dokter berpotensi tertular virus dari dalam ruangan saat menangani pasien positif corona tersebut. Pasalnya, masker yang digunakan tidak bisa menjamin menghambat virus masuk ke dalam tubuh. Kondisi semakin berat jika semakin banyak virus yang masuk.

Baca Juga: Honeywell Luncurkan Solusi Gedung Sehat di Indonesia

"Jika terpapar 10 virus saja dari dalam ruangan, kemudian besoknya kembali bekerja dan terpapar kembali, maka jumlah virus yang masuk semakin banyak. Awalnya, memang tidak kelihatan sudah terpapar. Tapi, lambat laun imun tubuh lemah karena virus ini. Setelah diperiksa positif corona," jelasnya.

Disebutkan, hepa filter ini dibutuhkan untuk disediakan di dalam ruangan pasien positif corona. Selain itu, alur penggunaan hingga melepas APD juga harus menjadi perhatian khusus. Sehingga, virus menempel pada APD yang digunakan saat bertugas tidak menyebar ketika tenaga medis melakukan pergantian.

"Jadi memang beberapa rumah sakit itu alurnya pun tidak ada. Bahkan, ada satu rumah sakit entah di mana alur memakai APD-nya di mana alur bukanya. Artinya, kalau isolasinya standar saja, maka kita tidak akan pernah merasa aman, apalagi bisa bersih dari bahaya serangan Covid-19," sebutnya.

Baca Juga: Alat Penyaring Udara Jadi Alternatif Pengganti Masker

Menurut Ade, jika daya tahan imun tenaga medis tidak terbentuk maka berpeluang kejadian penularan, seperti yang dialami oleh sesama rekan tenaga medis. Ada yang terpaksa menjalani perawatan di rumah sakit, bahkan ada beberapa orang yang akhirnya meninggal dunia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

UPH Festival 2020 Sambut Mahasiswa Baru dengan Program Kreatif dan Interaktif

UPH Festival dibuka via zoom meeting dengan sambutan hangat dari Founder UPH, James T Riady.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

KPK Lelang 10 Bidang Tanah dari Perkara Eks Bupati Subang

Lelang 10 bidang tanah itu dilakukan lantaran perkara yang menjerat mantan bupati Subang Ojang Sohandi telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Jokowi Minta Siapkan Roadmap Transformasi Digital untuk Sektor Strategis

Presiden Jokowi tidak ingin infrastruktur digital yang sudah dibangun justru memiliki utilitas rendah.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Video Daging Kurban Berisi Sampah, Polisi Tetapkan Edo Putra sebagai Tersangka

Edo Putra dan rekannya melanggar Pasal 14 KUHP terkait membuat dan menyebarkan berita bohong yang menimbulkan keonaran di tengah masyarakat.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang di Mako Brimob Sumsel

Api berhasil dipadamkan sehingga tidak menyebar ke bangunan tempat penyimpanan senjata. Dipastikan, hanya kembang api sisa perayaan Asian Games yang terbakar.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Komisi X: Sekolah Dibuka Harus Berdasarkan Keputusan Bersama

Menurut Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, pembukaan sekolah ini tidak boleh ada pemaksaan, tetapi harus berdasarkan kesepakatan bersama.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kontak dengan Pasien Positif Covid-19, Tes Swab 17 Warga Lebong Dinyatakan Negatif

Sedangkan dua orang pasien positif yakni ibu dan anak setelah menjalani perawatan diinyatakan sembuh dari Covid-19.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Jokowi Sebut Daya Saing Digital Indonesia Masih Sangat Rendah

Menurut Jokowi, pandemi ini harus bisa dijadikan momentum untuk melakukan percepatan transformasi digital.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Pakar Hukum Nilai Jaksa Agung Tegas Terhadap Jaksa Nakal

Pencopotan Jaksa Pinangki Sirna Malasari dipandang sebagai bentuk ketegasan Jaksa Agung ST Burhanuddin terhadap “Jaksa Nakal”.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kapolda Hamidin Lantik Ama Kliment Jadi Wakolda NTT yang Baru

Jabatan wakil kepala Polda NTT yang sebelumnya dijabat Brigjen Pol Drs Johni Asadoma kini dijabat Brigjen Pol Drs Ama Kliment Dwikorjanto.

NASIONAL | 3 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS