Wali Kota Semarang: PKM Diterapkan Tanpa Batas Waktu
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Tekan Penyebaran Covid-19

Wali Kota Semarang: PKM Diterapkan Tanpa Batas Waktu

Selasa, 15 September 2020 | 22:51 WIB
Oleh : Stefi Thenu / FER

Semarang, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menerapkan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) tanpa batas waktu, untuk menekan penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Kami sudah injak rem dari kemarin. PKM kami lakukan terus tanpa batas periode, karena kami yakin Semarang rentan dengan Covid-19," ujar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Selasa (15/9/2020).

Menurut Hendi, evaluasi dan monitoring terus dilakukan, semua tim patroli di kecamatan. "Satpol akan kami terus tekan agar mereka aktif razia masker. Kalau perlu jangan cuma bersihin jalan, juga turun ke sungai itu bersihin sungai dan selokan, supaya efek jera lebih tinggi," tegasnya.

Hendi mengatakan, Pemkot segera melakukan evaluasi penerapan Perwal soal PKM yang dinilai sudah mulai longgar. Penerapan di kelurahan dan kecamatan dinilainya tidak seaktif dulu. Untuk itu, pihaknya meminta RT dan RW aktif bergerak untuk mendisiplinkan warga terkait protokol kesehatan.

"Pesan saya buat anak muda. Jangan pernah berpikir corona itu hoax, rekayasa. Angka yang meninggal 600 lebih, yang positif 500 lebih. Warga semarang, anak muda Semarang mari kita jaga kota ini, lingkungan, keluarga. Memutus mata rantai virus, makai masker, cuci tangan, jaga jarak. Itu sumbangsih kira agar memutus mata rantai penyebaran virus," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden Jokowi Sambut Usulan Tim Kajian Pangan Lemhannas

Lima usulan Lemhannas itu merupakan hasil kajian yang diselenggarakan di Gedung Lemhannas dan dan didukung IKAL PPSA XXI Lemhannas.

NASIONAL | 15 September 2020

Kebijakan Penanganan Covid-19 Harus Sama dan Seragam

Semua daerah yang angka positif Covid-19 masih tinggi harus mendapat perhatian serius.

NASIONAL | 15 September 2020

Dalam Sepekan, Kasus Positif Covid-19 Secara Nasional Naik 10,4%

Melihat jumlah kasus positif yang semakin tinggi, menjadi bukti kasus Covid-19 di Indonesia belum selesai.

NASIONAL | 15 September 2020

Pemprov Sumut Siapkan Lokasi Alternatif untuk Pasien Isolasi Mandiri

Jumlah kasus aktif positif Covid-19 di Sumut tercatat 3.004 orang.

NASIONAL | 15 September 2020

30 Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc MA Lulus Seleksi Kualitas

Komisi Yudisial (KY) mengumumkan 30 orang calon hakim agung dan hakim ad hoc di Mahkamah Agung (MA) Tahun 2020 lulus seleksi kualitas.

NASIONAL | 15 September 2020

Pelaksanaan Pilkada Serentak Harus Lebih Bertanggung Jawab

Para calon perlu berperan lebih aktif tidak hanya dalam pendidikan politik, tetapi juga perlu lebih meningkatkan tanggung jawabnya terhadap kesehatan masyarakat

NASIONAL | 15 September 2020

Polri: KKB Papua Renggut 9 Nyawa Sepanjang 2020

Untuk korban luka akibat aksi kelompok kriminal bersenjata di Papua sebanyak 23 orang, yakni 10 orang warga sipil, 7 orang anggota TNI dan 6 orang anggota Polri

NASIONAL | 15 September 2020

Komisi IX DPR: 30 Hotel Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid 19

Pemerintah sudah membuat rencana alternatif dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan dan hotel-hotel untuk dijadikan tempat penampungan isolasi dan perawatan.

NASIONAL | 14 September 2020

Pembatasan Sosial Berskala Mikro Dinilai Butuh Pengawasan Ketat

Presiden Jokowi telah meminta penerapan PSBM di delapan provinsi prioritas.

NASIONAL | 15 September 2020

PSBB, Rem Darurat untuk Membatasi Covid-19

Positivity rate di Jakarta setelah penambahan Senin, sebesar 15,7 persen.

NASIONAL | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS