Aplikasi APSekolah Mudahkan Pelaporan KBM di Masa Pandemi
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Aplikasi APSekolah Mudahkan Pelaporan KBM di Masa Pandemi

Selasa, 22 September 2020 | 22:27 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 memengaruhi seluruh aspek kehidupan dan memaksa semua orang beradaptasi dan mematuhi protokol kesehatan. Begitu pun dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) diwajibkan memberlakukan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ), yang memerlukan penyesuaian baik dari sisi sumber daya manusia (SDM) maupun fasilitas pembelajaran.

PT Aku Pintar Indonesia menyadari perlunya digitalisasi unsur di dalam KBM terutama proses pelaporan kepada pihak sekolah serta penjadwalan. Pasalnya, KBM mengharuskan guru untuk memberikan laporan. Hal ini dilakukan agar pihak sekolah dapat mengawasi setiap KBM, sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).

Namun dalam praktiknya, pelaporan KBM yang dilakukan oleh guru saat ini masih secara manual. Setiap guru perlu merekap KBM mereka seusai sesi pertemuan dan mengirimkannya ke pihak sekolah secara manual. Tentu hal ini cukup memakan waktu, karena guru juga disibukkan oleh proses KBM itu sendiri baik mengajar maupun mempersiapkan materi bahan ajar.

Menjawab kebutuhan tersebut, pada pertengahan September 2020, Aku Pintar menghadirkan sebuah aplikasi berbasis web khusus bagi pihak sekolah yakni Aku Pintar Sekolah (APSekolah) yang dapat men-digitalisasi proses laporan kegiatan KBM. Sama dengan aplikasi-aplikasi pendidikan yang dikembangkan oleh PT Aku Pintar Indonesia sebelumnya, aplikasi ini dapat digunakan secara gratis.

Manfaat APSekolah dapat dirasakan mulai dari kepala sekolah, guru, maupun murid atau siswa. Pihak sekolah dapat mengetahui rekam data KBM baik yang sudah dan akan berlangsung, dan memudahkan guru dalam menjadwalkan KBM serta memudahkan siswa juga dalam melihat jadwal.

Chief Executive Officer Aku Pintar, Lutvianto Pebri Handoko mengatakan, pihaknya menyadari perlunya digitalisasi pelaporan KBM di masa pandemi ini.

"Melalui APSekolah, baik guru maupun pihak sekolah dapat bersama-sama memantau serta mengevaluasi proses KBM yang telah dan sedang berjalan serta menyiapkan rencana pembelajaran yang lebih terarah. Digitalisasi ini juga membuat segala proses KBM dapat dipantau secara real-time sehingga mudah menyesuaikan dengan kondisi terkini”, ujar Pebri, Selasa (22/9/2020).

Kehadiran APSekolah memperkaya fitur dari Aku Pintar Guru (APGuru) yang dapat mendukung proses KBM bagi guru. Awalnya APGuru hanya bisa diakses melalui smartphone, khusus tambahan fitur yang didapat dari APSekolah tersebut, pemanfaatannya dapat melalui APGuru versi website. Sedangkan untuk Aku Pintar Siswa (APSiswa), terdapat tambahan fitur pada aplikasi mobile terkait informasi KBM yang mereka ikuti.

Untuk memanfaatkan fitur dalam APSekolah, pihak sekolah wajib membuat akun di APSekolah, dan setiap sekolah hanya dapat membuat satu akun. Setelah membuat akun, pihak sekolah dapat menambahkan guru dan siswa yang tergabung dalam sekolah tersebut yang datanya bisa didapatkan melalui dua cara.

Pertama, jika masing-masing guru dan siswa sudah terdaftar di Aku Pintar melalui aplikasi APGuru dan APSiswa maka secara otomatis akan muncul di database akun APSekolah. Namun jika guru dan siswa belum tergabung di Aku Pintar, maka pihak sekolah dapat membuatkan akun guru dan siswa melalui APSekolah.

Selanjutnya, pihak sekolah dapat membuat kelas-kelas pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang ada dan tingkatan kelasnya. Setelah itu, pihak sekolah dapat mengelola kelas dengan memasukkan guru yang bertanggung jawab kepada kelas serta siswa dari kelas tersebut.

Kemudian, tahapannya dapat dilakukan oleh guru dengan membuat jadwal pertemuan di dalam kelas serta mengisi deskripsi mengenai mata pelajaran serta materi pembelajarannya melalui aplikasi web APGuru.

Setelah sesi pembelajaran, guru dapat membuat laporan salah satunya dengan mengisi presensi siswa dan laporan tersebut dapat secara otomatis dikirimkan kepada pihak sekolah untuk dilihat. Bagi para siswa, mereka dapat melihat semua jadwal pembelajaran melalui aplikasi mobile Aku Pintar yang mereka miliki.

"Kami harap APSekolah dapat membantu sekolah dan guru dalam pelaporan KBM yang lebih mudah secara digital. Dengan adanya APSekolah, guru tidak perlu menghabiskan waktu untuk menyiapkan laporan KBM secara manual, sehingga dapat lebih fokus kepada proses pembelajaran dan penyiapan materi," tutup Pebri.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas Covid-19 Tegaskan Tak Menoleransi Aktivitas Politik yang Timbulkan Keramaian

Satgas Covid-19 tak menoleransi aktivitas politik yang timbulkan keramaian saat Pilkada 2020

NASIONAL | 22 September 2020

Mendagri Tegaskan Kerumunan Saat Pendaftaran Tidak Boleh Kembali Terjadi

Mendagri mengingatkan agar tidak terjadi lagi kerumunan sosial, arak-arakan dan pelanggaran protokol kesehatan tidak boleh kembali terjadi.

NASIONAL | 22 September 2020

Lima Tenaga Kesehatan di Pandeglang Posiiitf Terpapar Covid-19

Dari lima orang, empat diantaranya nakes berasal dari Puskesmas Cadasari dan satu orang lagi dari Puskesmas Cikupa.

NASIONAL | 22 September 2020

Kemag Luncurkan Program Transformasi Digital Pendidikan Madrasah

Sinergi Kemag dan Google ini dalam rangka mendukung terwujudnya “Madrasah Hebat Bermartabat” yang sudah dicanangkan sejak 2018.

NASIONAL | 22 September 2020

DPR Sepakati Anggaran Perpusnas 2021 Rp 675,5 Miliar

Komisi X DPR memberikan dukungan penuh terhadap program-program yang akan dilaksanakan Perpustakaan Nasional (Perpusnas).

NASIONAL | 22 September 2020

Satgas: Klaster Rumah Sakit penyumbang Terbanyak Positif Covid-19

Rumah sakit menjadi klaster terbesar penyumbang kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

NASIONAL | 22 September 2020

Guru Besar Unpad: Sudah Seharusnya Ada Dewan Keamanan Nasional

Pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme tak perlu diperdebatkan karena terorisme menyangkut keamanan nasional baik keamanan negara maupun keamanan bangsa.

NASIONAL | 22 September 2020

Kemkeu Apresiasi Kempora atas Capaian WTP

Kempora meraih penghargaan atas perolehan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan tahun 2019.

NASIONAL | 22 September 2020

PSI Dukung KPK Tertibkan Aset Negara

PSI mendukung langkah KPK dan Kemsetneg untuk menertibkan Barang Milik Negara (BMN) senilai Rp571,5 triliun.

NASIONAL | 22 September 2020

Peringati HUT ke-75 TNI, Kopassus Gelar Donor Darah

Diharapkan kegiatan donor darah ini menghasilkan 550 kantong darah dari perbagai kesatuan Kopassus.

NASIONAL | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS