Menteri Desa: Penggunaan Dana Desa Diprioritaskan untuk Tiga Program
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Menteri Desa: Penggunaan Dana Desa Diprioritaskan untuk Tiga Program

Kamis, 24 September 2020 | 16:23 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa), Abdul Halim Iskandar mengatakan, untuk percepatan peningkatan ekonomi desa, penggunaan dana desa diprioritaskan pada tiga program, yakni desa tanggap Covid-19, Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

"Penggunaan dana desa di tahun 2020 seperti kita tahu, fokusnya pada tiga hal, desa tanggap covid, padat karya tunai desa, dan BLT dana desa,” kata Abdul Halim Iskandar seusai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (24/9/2020).

Menteri Desa menjelaskan, dari total dan desa yang sudah disalurkan ke Rekening Kas Desa (RKDes) sebesar Rp 52 triliun. Dari jumlah tersebut, yang sudah digunakan Desa Tanggap Covid-19, PKTD dan pembangunan infrastruktur lainnya sebesar Rp 11,9 triliun. Kemudian, dana yang sudah digunakan untuk BLT sebesar Rp 15,4 triliun.

"Sehingga dana yang sudah terserap total Rp 27,34 triliun. Yang tersisa masih ada Rp 43 triliun, itu dibagi dua, yang Rp 13,06 triliun untuk melanjutkan BLT sampai Desember 2020, sehingga tidak bisa bisa di otak-atik,” ujarnya.

Sedangkan sisanya, sebesar Rp 30,79 triliun bisa digunakan untuk percepatan peningkatan ekonomi di desa. Untuk penggunaan anggaran ini, Abdul Halim Iskandar mengatakan, sejak Juli 2020, pihaknya sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 15 tahun 2020 tertanggal 27 Juli 2020.

Posisi penyerapan anggaran sebesar Rp 30,79 triliun ini per hari ini, Abdul mengungkapkan yang digunakan untuk PKTD dengan syarat upah kerja harus diatas 50 persen. Artinya, PKTD digunakan untuk PKTD yang membutuhkan bahan yang tinggi. Diasumsikan dengan anggaran sebesar itu dapat menyerap tenaga kerja sebesar 7.056.751 orang.

"Jadi minimal di atas 50 persen untuk upah. Supaya penyerapan tenaga kerja banyak, danya yang beredar di masyarakat juga banyak. Sehingga bisa menaikkan daya beli masyarakat," terangnya.

Saat ini, kata Menteri Desa, anggaran dana desa untuk PKTD sebesar Rp 30,79 triliun itu, diantaranya sebanyak Rp 11,75 triliun sudah masuk di RKDes, sedangkan sebesar Rp 19,4 triliun masih berada di Rekening Kas Umum Negara (RKUN) dan masih dalam proses pencarian. "Namun, pada Desember 2020 nanti, pasti semuanya akan sudah tersalurkan di RKDes," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Terpapar Covid-19, Kondisi Kesehatan Wali Kota Jambi Membaik

Kondisi Pak Wali Kota Jambi, istri dan anaknya stabil. Pak Wali Kota Jambi sendiri tidak lagi pakai alat bantu pernapasan seperti di Jakarta.

NASIONAL | 24 September 2020

7 Saksi, 6 Ahli dan Pembuat Lift Diperiksa Polisi Terkait Kebakaran Kejagung

Belum dijelaskan keperluan memeriksa pembuat lift terkait kebakaran yang terjadi di Gedung Kejagung pada 22 Agustus lalu.

NASIONAL | 24 September 2020

Hadapi Ruralisasi, Pemerintah Perkuat Daya Ungkit Ekonomi Desa

Menurut Muhadjir, pemerintah akan melakukan program penanggulangan kemiskinan yang terkait dengan peningkatan ekonomi di desa.

NASIONAL | 24 September 2020

Dinkes Jateng Mewaspadai Munculnya Klaster Ponpes

Kita perlu mewaspadai klaster ponpes, karena banyak muncul klaster di Purwokerto dan Kebumen.

NASIONAL | 24 September 2020

Menko PMK Kritisi Tenaga Pendamping dan Penyuluh Desa

Jumlah tenaga pendamping dan penyuluh desa yang berasal dari 12 kementerian/lembaga, tercatat sebanyak 306.267 orang.

NASIONAL | 24 September 2020

Paslon Petahana di Pandeglang Dapat Nomor Urut 1

Sedangkan paslon penantang Thoni Fathoni Mukson-Miftahul Tamami (Toa’t) mendapat nomor urut 2.

NASIONAL | 24 September 2020

3 Kunci Pemkot Bogor Perangi Covid-19

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro Komunitas untuk memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Langkah ini diikuti dengan membentuk tiga tim utama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat hingga tingkat Rukun Tetangga (RT)

NASIONAL | 24 September 2020

Anggota DPRD Banten dan Dua Staf Positif Covid-19

Anggota DPRD Banten asal Tangerang ini diduga terpapar Covid-19 dari klaster keluarga.

NASIONAL | 24 September 2020

Hadiri Hajatan Waket DPRD Tegal, Wali Kota dan Kasatpol PP Ditegur Ganjar

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Kasatpol PP Kota Tegal, Hartoto, siangnya menghadiri hajatan Waket DPRD Tegal.

NASIONAL | 24 September 2020

Vaksin Covid-19 Gratis Bagi Masyarakat Kurang Mampu, Pakar: Pastikan Akurasi Datanya

Pemerintah menargetkan memberikan vaksin Covid-19 gratis kepada 93 juta orang kurang mampu serta memprioritaskan 1,5 juta tenaga medis.

NASIONAL | 24 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS