Ganjar Tetapkan UMP Jateng 2021 Naik 3,27%
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Ganjar Tetapkan UMP Jateng 2021 Naik 3,27%

Jumat, 30 Oktober 2020 | 19:43 WIB
Oleh : Stefi Thenu / FER

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo tak mengikuti edaran Menteri Tenaga Kerja (Menaker) untuk tidak menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2021. Ganjar memilih tetap menaikkan UMP Jateng tahun depan sebesar 3,27 persen.

Saat pengumuman penetapan UMP Jawa Tengah tahun 2021, Ganjar mengatakan, UMP Jateng tahun depan sebesar Rp1.798.979,12. Artinya, terdapat kenaikan dibanding UMP tahun 2020 yang hanya sebesar Rp1.742.015.

Penetapan UMP Jateng tahun 2021 tersebut disampaikan Ganjar di rumah dinasnya, Jumat (30/10/2020). Ganjar mengatakan, tidak menggunakan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja (Menaker) melainkan tetap berpegang teguh pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

"Kami sudah menggelar rapat dengan berbagai pihak dan sudah mendengarkan masukan. Sudah kami tetapkan UMP Jateng tahun 2021 sebesar Rp1.798.979,12," kata Ganjar.

Dasar penetapan UMP Jateng tahun 2021, lanjut Ganjar, adalah PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan. Selain itu, pertimbangan lain adalah hasil rapat dengan Dewan Pengupahan, serikat buruh, Apindo dan lainnya. Mereka semua, lanjut Ganjar, sudah diajak bicara dan memberikan masukan-masukan.

"UMP Jateng tahun 2021 ini tidak sesuai dengan Surat Edaran Menaker yang kemarin dikeluarkan, yang intinya menyampaikan tidak naik atau sama dengan UMP 2020. Perlu saya sampaikan, bahwa UMP ini sesuai dengan PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan yang mendasari pada pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Dua hal ini yang coba kami pegang erat," paparnya.

Sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi year on year (yoy) untuk September di Jawa Tengah sebesar 1,42 persen. Sementara pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 1,85 persen.

"Dengan demikian, terdapat kenaikan sebesar 3,27 persen. Angka inilah yang kami pertimbangkan, maka UMP Jateng tahun 2021 kami tetapkan sebesar Rp1.798.979,12 atau naik Rp56.963,9," jelasnya.

UMP ini, lanjut Ganjar akan berlaku untuk seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Seluruh Kabupaten/Kota harus menjadikan pedoman UMP dalam penetapan UMK masing-masing.

"Mereka punya waktu sampai tanggal 21 November nanti untuk menyusun itu (UMK). Dan ini kalimatnya dapat, artinya bisa iya bisa tidak. Pengalaman di Jawa Tengah, selama ini kami tidak menggunakan UMP melainkan UMK," jelasnya.

Dengan kenaikan UMP Jateng tahun 2021 ini, Ganjar menyebut ada dua Kabupaten/Kota di Jateng yang harus menyesuaikan, yakni Banjarnegara dan Wonogiri. Untuk Kabupaten Banjarnegara, diharuskan menaikkan sebesar Rp50.979,12 dan Wonogiri sebesar Rp1.979,12. "Jadi memang kenaikannya tidak terlalu tinggi," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Libur Panjang, Polri: Lalu Lintas Terpantau Lancar

Kondisi arus lalu lintas dalam libur panjang di akhir bulan Oktober 2020 terpantau lancar.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Sebulan Kampanye, Elektabilitas Eri-Armuji Ungguli Machfud-Mujiaman

Wlektabilitas Eri-Armuji mencapai 41%, sedangkan Machfud-Mujiaman 37,7%.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Cek Rest Area di Tol Semarang-Solo, Ganjar: Kondisi Aman dan Lancar

Ganjar Pranowo mengecek sejumlah rest area di Tol Semarang-Solo, Jumat (30/10/2020). Dari pantauan itu, kondisi arus lalu lintas lancar dan aman.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Pemerintah Dorong Pengembangan Hortikultura Berorientasi Ekspor

Pemerintah mendorong pelaksanaan Program Pengembangan Hortikultura Berorientasi Ekspor untuk mensubstitusi impor produk hortikultura.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

BMKG Prediksi Sumut Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat dengan Angin Kencang

BMKG) memrediksi hujan dengan intensitas sedang dan lebat yang disertai kilat dan angin kencang masih berpotensi melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Bangun Desa Ramah Perempuan, Mendes Dorong Sinergi dengan Muslimat NU

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengajak Muslimat Nahdatul Ulama (NU) untuk mendukung pembangunan desa ramah perempuan.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Warga Banten Selatan Diminta WaspadaI Potensi Gelombang Tinggi

BMKG Serang mengeluarkan informasi peringatan dini tentang potensi gelombang tinggi di perairan Selatan Jawa, Provinsi Banten.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Kadiv Propam Polri Tutup Usia, Andi Gani: Sahabat yang Rendah Hati

Kadiv Propam Polri Inspektur Jenderal Ignatius Sigit Widiatmono tutup usia pada Jumat (30/10/2020) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Menkes Minta RS Bangun Budaya Baru Hadapi Pandemi Covid-19

RS harus mampu membangun budaya baru dalam menghadapi transisi adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 30 Oktober 2020

Puncak Libur Panjang, ASDP Layani 61.852 Penumpang dan 16.829 Kendaraan

Sebanyak 61.852 penumpang dan 16.829 kendaraan menggunakan jasa penyeberangan ASDP pada 27 dan 28 Oktober 2020.

NASIONAL | 30 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS