Survei Alvara: Elektabilitas PDIP dan Gerindra Tertinggi
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Survei Alvara: Elektabilitas PDIP dan Gerindra Tertinggi

Jumat, 23 Februari 2018 | 22:20 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FER

Jakarta - Survei terbaru Alvara Research Center mengungkapkan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra, merupakan partai politik (Parpol) dengan tingkat elektabilitas tertinggi. Berdasarkan hasil survei tersebut, jika pemilu dilaksanakan hari ini, maka PDIP akan memperoleh suara tertinggi.

Survei ini melibatkan 2.203 responden terpilih yang dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Survei dilaksanakan dari tanggal 17 Januari hingga 7 Februari 2018.

Metode survei yang digunakan adalah multi-stage random sampling, dengan margin of error sebesar 2 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel diambil di seluruh provinsi di Indonesia, dengan jumlah sampel tiap provinsi proporsional terhadap jumlah penduduk sesuai data BPS.

"Dari survei kami, PDIP dan Partai Gerindra memiliki elektabilitas tertinggi. PDIP memperoleh suara tertinggi, dengan elektabilitas sebesar 28,4 persen dan Gerindra elektabilitasnya 17,3 persen," ujar CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, saat presentasi hasil survei di Oria Hotel, Menteng, Jumat (23/2).

Ali mengatakan, untuk urutan ketiga ditempati oleh Partai Golkar dengan elektabilitas 8,2 persen, disusul Partai Demokrat 4,9 persen dan PKB 4,2 persen. Sementara, partai lainnya di bawah 4 persen. Tingkat elektabilitas ini masih dinamis karena yang belum memutuskan sebesar 25,6 persen.

"Menariknya, Partai Perindo yang memiliki elektabilitas 2,6 persen sama dengan elektabilitas PKS 2,6 persen. Sebagai partai baru, Perindo menyalip PAN dengan elektabilitas 2,0 persen, Nasdem 1,6 persen, PPP 1,2 persen, PSI 0,7 persen dan Hanura 0,5 persen," ungkapnya.

Ali menambahkan, ada berbagai pertimbangan yang membuat masyarakat memilih partai. Lima pertimbangan utama adalah karena partai dekat dengan rakyat, mampu membawa perubahan, bebas korupsi, memiliki program yang bagus, memiliki dasar ideologi yang kuat.

"Pertimbangan lain karena partai memiliki pemimpin yang kharismatik, mampu menyelesaikan masalah, bisa membawa perubahan, memiliki banyak tokoh muda dan partai modern," terang dia.

Lebih lanjut, Ali menuturkan, hasil survei juga menunjukkan, masyarakat Indonesia mencitrakan tiga kelompok partai. Pertama, Partai Golkar dan PDIP yang memiliki citra sebagai partai nasionalis, memiliki program bagus, partai yang membawa perubahan, dekat dengan rakyat dan mampu menyelesaikan masalah.

"Kedua adalah Partai Nasdem, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Hanura dan Perindo yang memilki citra sebagai partai yang memiliki tokoh karismatik, partai modern dan memiliki tokoh muda. Sedangkan adalah PKS, PKB, PPP, PAN dan PBB yang lekat dengan citra sebagai partai agamis," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kader Terbaik Golkar, Airlangga Layak Dampingi Jokowi

Pendamping Jokowi harus kader terbaik partai yang kemudian dipilih secara demokratis sebagai cawapres.

NASIONAL | 23 Februari 2018

Kapolri Dukung Pembatalan Pjs Gubernur dari Polri

Mabes Polri mendukung langkah Menko Polhukam yang membatalkan rencana menunjuk dua jenderal Polri untuk menjadi penjabat gubernur.

POLITIK | 23 Februari 2018

Tiga Nama Ini Dinilai Layak Jadi Cawapres Jokowi

Gatot Nurmatyo, Muhaimin Iskandar dan AHY dinilai layak mendampingi Jokowi.

POLITIK | 23 Februari 2018

Mediasi Buntu, PBB Bakal Lawan KPU Mati-Matian

PBB menegaskan bahwa partainya akan mati-matian melawan KPU pasca mediasi yang difasilitasi Bawaslu mengalami deadlock.

POLITIK | 23 Februari 2018

Gerindra: Cuma Prabowo yang Bisa Kalahkan Jokowi

Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria menyatakan bahwa yang bisa menantang, bersaing, dan mengalahkan Joko Widodo di Pilpres 2019.

POLITIK | 23 Februari 2018

Sikap Melayani dari Jokowi Patut Ditiru

Jokowi adalah sosok yang bekerja keras untuk rakyat Indonesia dan sangat layak melanjutkan pembangunan selama dua periode.

NASIONAL | 23 Februari 2018

Projo: Dukungan PDIP terhadap Jokowi Perkuat Perjuangan Rakyat

Hanya parpol yang mencintai bangsa, keberagaman, dan setia di garis rakyat yang akan mendukung Jokowi untuk melakukan perubahan.

NASIONAL | 23 Februari 2018

Jokowi Resmi Maju Lagi, PKS Pastikan Gabung Gerindra

PKS sendiri sudah memutuskan ada sembilan orang kader yang dicalonkan menjadi bakal capres dan cawapres.

POLITIK | 23 Februari 2018

Sidang Mediasi PBB dengan KPU Tak Temukan Titik Terang

PBB tidak punya pilihan kecuali melawan KPU melalui sidang di Bawaslu

POLITIK | 23 Februari 2018

Soal Cawapres, Jokowi: Belum

Jokowi belum menentukan siapa Cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2019.

POLITIK | 23 Februari 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS