Mayoritas Masyarakat Menolak Isu Agama dalam Pemilu
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Hasil Survei LIPI

Mayoritas Masyarakat Menolak Isu Agama dalam Pemilu

Rabu, 28 Agustus 2019 | 20:50 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Mayoritas masyarakat menolak isu agama dalam pilkada atau pemilu. Hal itu karena dapat membelah masyarakat yang bisa berujung pada perpecahan bangsa. Hal itu tercermin dari hasil survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan survei terkait pelaksanaan Pemilu 2019.

Survei dilakukan dalam dua model yaitu survei publik dan survei elit atau tokoh. Survei publik dilakukan 27 April hingga 5 Mei 2019 dengan jumlah responden mencapai 1.500 orang. Sementara survei tokoh dilakukan 27 Juni sampai Agustus 2019 terhadap 119 tokoh.

Survei dilakukan melalui tatap muka di 34 propinsi untuk survei publik dan lima kota besar untuk survei tokoh. Tingkat kesalahan (margin of error) survei ditetapkan 2,53 persen.

"Sebanyak 54,2 persen responden tidak setuju isu agama dipakai dalam politik. Hanya 32,9 persen responden yang setuju isu agama digunakan dalam pemilu,” kata Ketua Tim Survei Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI Wawan Ichwanuddin di gedung LIPI, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2019).

Wawan menjelaskan, ada 67,5 persen yang tidak keberatan memilih Caleg berbeda suku, sementara yang keberatan hanya 26 persen. Kemudian, ada 52,7 persen responden tidak keberatan memilih Caleg yang berbeda agama. Hanya 41 persen yang menolak memilih Caleg yang berbeda agama.

Hasil survei juga memperlihatkan tingkat kepercayaan terhadap lembaga demokrasi. Kepercayaan tertinggi ada pada DPR sebesar 76 persen, disusul pers 66,3 persen. Keberadaan pers dibawah DPR karena tidak terlepas dari maraknya berita bohong atau hoaks selama pemilu.

"Dalam survei tokoh, sebanyak 93 persen responden memberikan skor 6-10 (dalam skala 1-10). Artinya cenderung setuju penyebaran hoax selama pemilu 2019 cenderung masif. Hanya 7 persen yang memberikan penilaian pada skor 1-5. Maraknya berita hoax karena ketidakmampuan media arus utama (mainstream) untuk menandingi kecepatan dan luasnya jangkauan media baru yang seringkal menjadi instrumen penyebaran hoax,” tutup Wawan.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hasil Survei LIPI: Pemilu Serentak Harus Diubah

Pelaksanaan pemilu serentak dinilai menyulitkan masyarakat.

POLITIK | 28 Agustus 2019

Bamsoet Prihatin Kantor DPP Golkar Digembok

Bambang Soesatyo mengaku prihatin dengan kondisi Kantor DPP Golkar yang tak bisa dimasuki oleh para kadernya.

POLITIK | 28 Agustus 2019

Haidar Alwi: Relawan Tidak Minta Jabatan Menteri

Peran relawan cukup signifikan untuk memenangkan Jokowi dan Ma’ruf Amin.

POLITIK | 28 Agustus 2019

Kabinet Mendatang Diharapkan Jalankan Arahan Jokowi

“Bukan rahasia umum. Kabinet pertama banyak beda pendapat antarmenteri satu dan lain. Artinya tidak ada koordinasi intensif,” ungkap Irfan.

POLITIK | 28 Agustus 2019

Relawan Diminta Kawal Jokowi dari Gempuran Radikalis dan Intoleran

Gempuran dari orang-orang radikalis dan intoleran makin lama, makin dahsyat.

POLITIK | 28 Agustus 2019

Sejumlah Tokoh Hadiri Peluncuran Buku Terbaru Bamsoet

Menurut Bamsoet, keluarga merupakan salah satu alasan dirinya aktif menulis.

POLITIK | 28 Agustus 2019

Bawaslu Laporkan Evaluasi Pengawasan Pemilu 2019 kepada Presiden Jokowi

Bawaslu melaporkan evaluasi pengawasan pemilu serentak 2019 kepada Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Rabu (28/8/2019).

POLITIK | 28 Agustus 2019

Airlangga Berpeluang Pimpin Golkar Lagi

Saat ini modal politik Airlangga cukup kuat karena telah menjadi bagian dari koalisi pemerintahan.

POLITIK | 27 Agustus 2019

Capim KPK: Tindak Tegas Polri Bila Terbukti Korupsi

Capim KPK yang mengikuti tes uji publik, Antam Novambar menyebutkan pihaknya akan tetap menindak anggota Polri jika terbukti korupsi.

POLITIK | 27 Agustus 2019

Tujuh Capim KPK Jalani Tes Uji Publik

Dari 20 orang capim KPK yang lolos, tujuh orang menjalani tes uji publik. Sementara 13 orang lainnya pada Rabu dan Kamis besok.

POLITIK | 27 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS