PKS Siap Kritisi Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

PKS Siap Kritisi Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

Minggu, 20 Oktober 2019 | 22:22 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini, mengucapkan selamat atas pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Dirinya mendorong keduanya berkomitmen menunaikan seluruh janji kampanye dan mampu menghadirkan pemerintahan yang lebih baik.

"Fraksi PKS DPR mengucapkan selamat kepada Ir Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin yang telah dilantik sebagai Presiden dan wakil Presiden Periode 2019-2024. Semoga dapat menghadirkan kebijakan dan program yang lebih berpihak kepada rakyat agar terwujud Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera," ujar Jazuli Juwaini di Jakarta, Sabtu (20/10/2019)

Jazuli meminta Presiden Jokowi dan KH Ma'ruf Amin membangun komunikasi yang konstruktif dengan seluruh elemen bangsa, diantaranya merajut kembali ikatan yang sempat tercerai berai karena sengitnya suasana kampanye. Jika hal itu bisa terwujud maka sesungguhnya akan menjadi modal sosial.

"Kompetisi politik kita saat ini adalah berlomba-lomba mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat dengan secara serius mengawal hadirnya pemerintahan yang bersih, efisien dan berdaya saing," tegas Jazuli.

Dalam mengawasi jalannya pemerintahan, kata Jazuli, Fraksi PKS secara faktual akan mengambil jarak kritis dengan Pemerintah sebagai konsekuensi berdemokrasi. Namun, dirinya meyakinkan bahwa itu semua didasarkan atas argumentasi dan data-data yang memadai.

"Kita akan mengkoreksi yang salah, mendukung yang baik. Menghindari sikap yang menganggap semua salah dan semua benar. Selama lima tahun kemarin Fraksi PKS punya banyak catatan kritis-konstruktif terhadap kepemimpinan dan kebijakan Pemerintahan Jokowi-JK, mudah-mudahan ada perbaikan ke depan," ujar legislator asal Banten ini.

Jazuli mengatakan Indonesia sesungguhnya punya potensi yang besar, namun demikian menghadapi tantangan yang tidak mudah.

"Tidak bisa dikelola sendiri dan butuh peran serta semua pihak, termasuk yang mengawasi dan mengkoreksi secara kritis dan konstruktif," pungkas Jazuli.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Posisi Gerindra di Kabinet Belum Aman

"Jokowi hanya memberi Gerindra dua jatah menteri. Itupun Jokowi sudah sulit karena anggota koalisi yang sudah lama bergabung menolak Gerindra," kata sumber.

POLITIK | 20 Oktober 2019

PPP Ajak Seluruh Elemen Bangsa Dukung Jokowi-Ma'ruf

Pidato pertama Jokowi seusai dilantik dinilai menumbuhkan semangat optimisme bangsa Indonesia.

POLITIK | 20 Oktober 2019

Jokowi Bersyukur Proses Pelantikan Berjalan Lancar

Proses pelantikan juga dihadiri sejumlah kepala negara dan kepala pemerintahan serta utusan khusus.

POLITIK | 20 Oktober 2019

Jokowi Akan Kenalkan Menteri Baru pada Senin Pagi

Jokowi mengakui ada sedikit perubahan nomenklatur kementerian.

POLITIK | 20 Oktober 2019

Ketua MPR: Pancasila Wajib Masuk Kurikulum Semua Jenjang Pendidikan

BPIB dan Badan Sosialisasi empat pilar MPR akan semakin mengoptimalkan peran dan tanggung jawab negara untuk mempertahankan ideologi bangsa Pancasila.

POLITIK | 20 Oktober 2019

Wiranto Kembali ke RSPAD Setelah 3,5 Jam Keluar

Sabtu sore 19 Oktober 2019 Wiranto juga menyempatkan diri datang ke acara silaturahmi keluarga besar yang digelar di Kemenko Polhukam.

POLITIK | 20 Oktober 2019

Jokowi Ingin Ciptakan Birokrasi Making Delivered

Rutinitas yang tidak produktif harus dihentikan dan menjadikan produktivitas sebagai prioritas.

POLITIK | 20 Oktober 2019

Ketua MPR Puji Keberhasilan Jokowi Tekan Angka Kemiskinan

Jokowi dinilai mampu menekan angka kemiskinan selama memimpin Indonesia lima tahun terakhir.

POLITIK | 20 Oktober 2019

Ini Lima Program Prioritas Jokowi Periode Mendatang

Puluhan UU yang menghambat penciptaan lapangan kerja langsung direvisi sekaligus. Pul

POLITIK | 20 Oktober 2019

Presiden Jokowi: Dobrak Rutinitas dan Tingkatkan Produktivitas

Tugas kita itu menjamin "delivered", bukan hanya menjamin "sent".

POLITIK | 20 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS