Tanpa Beban, Jokowi Dinilai Lebih Enteng Menata Kabinet
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Tanpa Beban, Jokowi Dinilai Lebih Enteng Menata Kabinet

Senin, 29 Juni 2020 | 20:02 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Indo Polling Network, Wempy Hadir, menyatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) semestinya tidak usah lagi melakukan kalkukasi terlalu lama untuk merombak kabinet. Menteri yang dipandang tidak berkinerja baik oleh Jokowi, perlu segera dievaluasi.

Baca Juga: Jokowi Akan Reshuffle Kabinet, Ini Respons PAN

"Menteri yang performanya tidak optimal, entah diusung parpol (partai politik) atau kalangan profesional, mestinya langsung saja diganti. Jokowi sudah tidak ada beban, harusnya lebih enteng dalam melakukan penataan kembali kabinet," kata Wempy Hadir kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Menurut Wempy, reshuffle atau perombakan kabinet hampir pasti diputuskan Jokowi dalam waktu dekat. Hal itu jika melihat dari kinerja para menteri Kabinet Indonesia Maju. Wempy menyatakan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto belum maksimal soal pengelolaan anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19.

Wempy menyatakan perputaran uang di masyarakat, padahal penting untuk menjaga kondisi ekonomi agar tetap dalam kondisi yang aman dan terjaga di tengah pandemi Covid-19.

"Menteri lain juga punya peluang untuk dilakukan evaluasi. Saya yakin Jokowi sudah mengantongi nama-nama tersebut. Tinggal menunggu momentum yang tepat untuk melakukan reshuffle kabinet," ujar Wempy.

Baca Juga: Tanda-tanda Reshuffle Kabinet Kian Dekat

Oleh sebab itu, menurut Wempy, Jokowi lebih cepat lebih baik untuk melakukan reshuffle kabinet agar memberikan harapan bagi publik. "Kita tahu bahwa publik sedang menanti kerja-kerja hebat dari pemerintah agar dampak pandemi segera teratasi dengan baik dan serius," sebutnya.

Wempy menyatakan, Jokowi perlu mempertimbangkan mengangkat menteri dari kalangan profesional yang non partisan. Hal tersebut, dinilai akan lebih memudahkan pemerintah untuk bekerja tanpa dicampuri kepentingan politik.

Wempy menilai, masih banyak kader-kader terbaik bangsa ini yang mempunyai rekam jejak baik dan mau bekerja dengan keras. "Banyak yang mau pasang badan untuk kepentingan bangsa dan negara. Pada periode pertama sudah ada Ignasius Jonan dan Susi Pudjiastuti, tapi sayang Jokowi tidak memilih mereka lagi untuk membantunya. Di tengah situasi sulit, kedua orang tersebut selalu berada pada posisi terdepan," ucap Wempy.

Wempy menyebutkan, Jonan misalnya ketika berhadapan dengan Freeport. "Dia berhasil berhadapan dengan Freeport. Jokowi butuh menteri yang berani seperti Jonan, namun semua keputusan kembali kepada tangan Jokowi sendiri. Jadi saya rasa reshuffle bukan barang haram untuk dilakukan. Setiap bisa dilakukan jika keadaan memang membutuhkan," pungkas Wempy.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sekjen PPP: Kemarahan Presiden Jokowi Lecutan Agar Menteri Tingkatkan Kinerja

Sekjen PPP Arsul Sani menyatakan pihaknya kemarahan Jokowi kepada para menterinya merupakan lecutan agar meningkatkan kinerja saat pandemi Covid-19.

POLITIK | 29 Juni 2020

Dukung Kinerja, Komisi III Akan Ajukan Revisi UU Kejaksaan

Komisi III DPR akan mengajukan revisi UU terhadap UU nomor 16 tahun 2014 tentang Kejaksaan Agung bisa dimasukkan ke Program Legislasi Nasional Prioritas 2021.

POLITIK | 29 Juni 2020

Soal Reshuffle, Moeldoko Anggap Jokowi Gunakan Strategi Militer

Di dunia militer, seorang pemimpin atau panglima akan melakukan upaya taktis dalam menghadapi situasi krisis.

POLITIK | 29 Juni 2020

Pilpres dan Pileg Tetap Digelar 2024 Bukan 2027

Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa menegaskan Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) tetap akan digelar pada 2024.

POLITIK | 29 Juni 2020

Moeldoko Ungkap Penyebab Kemarahan Jokowi

Terdapat beberapa penyebab Presiden Jokowi marah di Sidang Kabinet Paripurna pada 18 Juni 2020 lalu.

POLITIK | 29 Juni 2020

KPU Akan Batasi Pertemuan Fisik dalam Kampanye Pilkada 2020

KPU sedang menyiapkan aturan agar kampanye terbuka yang melahirkan kerumunan massa dilakukan sangat sedikit, bahkan bila perlu tidak ada.

POLITIK | 29 Juni 2020

Wasekjen Partai Demokrat: Reshuffle Hak Prerogatif Presiden

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Irwan menyatakan reshuffle merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai presiden.

POLITIK | 29 Juni 2020

Bawaslu: Idealnya Pilkada Ditunda Hingga Tahun Depan

Hal itu karena pandemi virus corona (Covid-19) masih menyebar yang menganggu pelaksanaan Pilkada.

POLITIK | 29 Juni 2020

Komisi II DPR Berikan Teguran Keras ke Menkumham

Teguran keras diberikan ke Menkumham karena tidak menghadiri rapat kerja tingkat I dengan Komisi II DPR.

POLITIK | 29 Juni 2020

Isu Reshuffle, Johan Budi Usul Mendagri Tidak Diganti

Menurut Johan, Mendagri Tito Karnavian layak untuk dipertahankan alias tidak dicopot dari jabatannya.

POLITIK | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS