Ray Rangkuti Sebut BPIP Tak Perlu Permanen
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Ray Rangkuti Sebut BPIP Tak Perlu Permanen

Sabtu, 18 Juli 2020 | 20:39 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Lingkar Masyarakat Madani Indonesia (Lima), Ray Rangkuti mengemukakan, perubahan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) ke RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tidak diperlukan. Alasannya, lembaga seperti BPIP tidak harus diparmanenkan.

Baca Juga: BPIP Dinilai Perlu Direvitalisasi

"Jika diparmanenkan, maka akan banyak kerumitan yang akan ditemukan," kata Ray Rangkuti, di Jakarta, Sabtu (18/7/2020).

Ia melihat kerumitan pertama adalah menambah lembaga negara baru, di saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) malah ingin ada pemangkasan lembaga-lembaga negara. "Semangat itu, ibarat tutup lobang gali lobang. Dihapuskan satu tapi dibentuk lembaga yang lain," tegasnya.

Baca Juga: Pancasila Bukan Eka Atau Trisila tetapi Panca

Kedua, karena dibentuk Undang-undang (UU), maka lembaga itu akan membutuhkan pengisian dengan mekanisme politik. Artinya, dalam seleksi anggota BPIP nantinya, harus melibatkan DPR lagi. Padahal, lembaga seperti BPIP sejatinya dijauhkan dari kepentingan politik.

Ketiga, kata Ray Rangkuti, pembentukan lembaga itu otomatis akan membutuhkan kantor, pegawai dan pengelola administrasian yang lebih besar. "Ini saja sudah menjauhkan semangat efesiensi keuangan negara," tegasnya.

Baca Juga: Penguatan BPIP Dinilai Sangat Penting

Ray berpandangan sudah cukup lembaga BPIP yang ada sekarang. Posisi BPIP juga dinilai sudah pas, karena berada langsung di bawah presiden.

"Lembaga itu bukanlah institusi prinsip dalam demokrasi. Dan juga bukan prinsip dalam sosialisasi dan pembakuan Pancasila. Hal-hal yang tak prinsip tak perlu dibakukan, atau dibuat landasan hukum lewat UU. Sudah cukup diatur selevel aturan presiden, itu sudah mewah," tutup Ray Rangkuti.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Monumen Soekarno Diresmikan di Aljazair, Ini Kata Puan Maharani

Ketua DPR Puan Maharani meresmikan Monumen Soekarno yang didirikan di kota Aljir, Aljazair, Sabtu (18/7/2020), yang dilaksanakan secara virtual.

POLITIK | 18 Juli 2020

Pengamat: PDIP Solo Tidak Akan Terbelah dengan Pengusungan Gibran

Dengan modal elektabilitas Gibran yang sangat besar, kecil kemungkinan suara DPC PDIP Solo akan terbelah atau berseberangan dengan suara DPP PDIP.

POLITIK | 18 Juli 2020

Pengamat: Gibran Bakal Lawan Kotak Kosong, Bobby Mesti Kerja Keras

Wempy Hadir mengungkap, Gibran berpeluang besar melawan kotak kosong, sedangkan Bobby masih perlu kerja keras untuk terpilih.

POLITIK | 18 Juli 2020

Calon Kepala Daerah PDIP Diminta Dukung Jokowi Tangani Covid-19

Ketua Umum PDIP Perjuangan, Megawati Soekarnoputri meminta kandidat kepala daerah, mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) menangani pandemi Covid-19.

POLITIK | 17 Juli 2020

Resmi Dukung Gibran, PAN Buat PKS Gigit Jari di Solo

PAN resmi mendukung Gibran, niatan PKS untuk mengusung Purnomo, kader PDI Perjuangan (PDIP) melawan Gibran di Pilwalkot Solo, pun makin mustahil.

POLITIK | 18 Juli 2020

PDIP Akan Resmikan Sejumlah Kantor Lewat Telekonferensi

PDIP justru beradaptasi dengan terus memanfaatkan teknologi digital dalam setiap kegiatan partai.

POLITIK | 18 Juli 2020

Isi Reses, Ansy Lema Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

Politisi PDI-P mengisi reses hari pertama dengan menyosialisasikan 4 pilar kebangsaan di Kupang, NTT.

POLITIK | 18 Juli 2020

Berulang Tahun, Hasnaeni Ingin Partai Emas Membantu Rakyat

Hasnaeni berharap dapat menyejahterakan masyarakat melalui Partai Emas.

POLITIK | 18 Juli 2020

Hasto Ungkap Strategi Utama PDIP Menangi Pilkada 2020

Selain gotong royong, strategi PDIP memenangkan Pilkada 2020 adalah mewajibkan calon yang diusung mengikuti sekolah partai.

POLITIK | 17 Juli 2020

Megawati Minta Cakada Selalu Dekat dengan Rakyat

Calon Kepala Daerah yang diusung PDIP harus kokoh jaga Pancasila.

NASIONAL | 17 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS