Kemdagri: Pencairan Dana Pilkada Capai 98 Persen
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Kemdagri: Pencairan Dana Pilkada Capai 98 Persen

Sabtu, 12 September 2020 | 21:45 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) menyatakan, pencairan dana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sudah mencapai 98 persen. Dana tersebut, bersumber dari anggaran Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) tiap daerah.

"Untuk ke KPU sudah mencapai Rp 10,088 triliun atau 98,52 persen dan Bawaslu Rp 3,415 tiliun atau 98,49 persen. Sementara, untuk pengamanan baru Rp 760 miliar atau 49,91 persen," kata Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemdagri, Mochamad Ardian Noervianto, di Jakarta, Sabtu (12/9/2020).

Ardian menjelaskan, ada 249 daerah yang menyalurkan dana hibah kepada KPU sudah 100 persen. Temasuk di dalamnya Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Selatan (Kalsel), Sumatera Barat (Sumbar), Kepulauan Riau (Kepri), Jambi, Bengkulu, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Utara (Sulut).

Sementara, masih ada 21 daerah yang realisasinya masih terdapat kekurangan transfer. Mereka adalah, Kota Ternate, Kota Bontang, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Way Kanan, Kabupaten Paser, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Merauke, Kabupaten Manokwari, Kabupaten Sumba Barat,

Kemudian, Kabupaten Karang Asem, Kabupaten Maros, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Pulau Taliabu, Kabupaten Waropen, Kabupaten Supiori, Kabupaten Pohuwato, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kabupaten Keerom.

"Terdapat 3 Pemda yang transfernya masih di bawah 60 persen yaitu Kabupaten Gorontalo (58,66 persen), Minahasa Utara (50 persen) dan Keerom (45 persen),” jelasnya.

Untuk realisasi kepada Bawaslu, Ardian menuturkan, ada 253 Pemda yang telah cair 100 persen. Diantaranya Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Selatan (Kalsel), Sumatera Barat (Sumbar), Kepulauan Riau (Kepri), Jambi, Bengkulu, Sulawesi Tengah (Sulteng), dan Sulawesi Utara (Sulut).

Selain itu, masih ada 17 Pemda yang realisasinya masih terdapat kekurangan transfer yaitu Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Merauke, Kabupaten Supiori, Kabupaten Maros, Kabupaten Pulau Taliabu, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Keerom, Kabupaten Waropen, dan Kabupaten Minahasa Utara.

"Ada 2 Pemda yang transfernya kurang dari 60 persen yaitu Kabupaten Waropen (57,33 persen) dan Kabupaten Minahasa Utara (50 persen),” tutur Adrian. Sementara, penganggaran untuk pengamanan sudah 82 Pemda yang cair 100 persen. Diantaranya Provinsi Sumbar, Jambi dan Kalteng.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hasto: Harapan Rakyat Bisa Tertawa di Tengah Kesulitan Pandemi

PDIP terus membuktikan bahwa pandemi Covid-19 tak menghentikan terlaksananya fungsi sebagai partai politik yang hadir dalam kehidupan kebudayaan rakyat.

POLITIK | 11 September 2020

Kemdagri: 1 Provinsi dan 89 Kabupaten Belum Selesaikan Perkada Protokol Kesehatan

Kemdagri mengumumkan, masih terdapat 1 provinsi dan 89 kabupaten/kota yang belum menyusun peraturan kepala daerah (perkada) terkait protokol kesehatan

POLITIK | 12 September 2020

Infrastruktur Dasar Labuan Bajo Dinilai Perlu Diperhatikan

Anggota DPR Melchias Markus Mekeng berharap infrastruktur dasar di kawasan wisata Labuan Bajo menjadi perhatian

POLITIK | 11 September 2020

Angelo Wake Kako: Siapkan Konsep Labuan Bajo Masa Depan

Kawasan wisata Labuan Bajo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang dikembangkan oleh pemerintah pusat.

POLITIK | 11 September 2020

Debat RUU Ciptaker Soal TV Analog Yang Bikin Internet lelet, Fraksi Masih Belum Sepakat Soal Migrasi ke Digital

Di dalam draf RUU Ciptaker, disediakan waktu hingga 2022 untuk persiapan migrasi dari analog ke digital.

NASIONAL | 12 September 2020

Ketua Fraksi PAN MInta Anies Baswedan Konsultasi dan Koordinasi PSBB ke Pemerintah Pusat

PAN minta Anies agar konsultasi dengan pemerintah pusat pemberlakuan PSBB.

NASIONAL | 12 September 2020

Kaukus Parlemen Perempuan Kecam Ujaran Pelecehan Seksual

Kaukus Perempuan Parlemen RI mengecam terjadinya ujaran bernada pelecehan seksual.

POLITIK | 12 September 2020

Sentimen Anti-Komunis Jadi Indikator Kerawanan Pilkada

Indeks potensi kerawanan (IPK) Pilkada serentak tahun 2020 terdiri dari 5 dimensi, 17 variabel, dan 118 indikator.

POLITIK | 11 September 2020

Dewan Pers: Maluku Peringkat Satu dalam Kebebasan Pers

Provinsi Maluku menempati peringkat satu dalam kategori kebebasan pers pada tahun 2019. Sementara propinsi paling rendah adalah Papua.

POLITIK | 11 September 2020

Pakai Nama PAN Reformasi, Amien Rais Disebut Tidak Percaya Diri

Amien Rais akan mendirikan partai baru dengan nama PAN Reformasi, tetapi kubu PAN menilai Amien Rais tidak percaya diri.

POLITIK | 11 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS