Bapaslon Wajib Ikuti Aturan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.12)   |   COMPOSITE 5091.82 (17.74)   |   DBX 966.643 (5.38)   |   I-GRADE 139.941 (-0.02)   |   IDX30 428.154 (0.24)   |   IDX80 113.358 (0.35)   |   IDXBUMN20 291.199 (1)   |   IDXG30 119.599 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 379.423 (0.06)   |   IDXQ30 124.629 (0.16)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.08)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.29)   |   IDXV30 107.251 (0.1)   |   INFOBANK15 832.7 (-0.23)   |   Investor33 373.408 (0.69)   |   ISSI 150.953 (0.04)   |   JII 549.986 (-0.02)   |   JII70 187.543 (0.25)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.5)   |   LQ45 788.563 (1.46)   |   MBX 1407.83 (4.49)   |   MNC36 279.661 (0.63)   |   PEFINDO25 277.129 (4.96)   |   SMInfra18 242.149 (-0.42)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.34)   |  

Bapaslon Wajib Ikuti Aturan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Senin, 14 September 2020 | 16:50 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / FER

Medan, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU Sumut), Herdensi Adnin mengatakan, seluruh bakal pasangan calon (Bapaslon) yang bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tengah pandemi Covid-19, pada 9 Desember 2020 mendatang, supaya mengikuti aturan PKPU Nomor 6 Tahun 2020.

"Dalam peraturan itu, setiap bakal pasangan calon diwajibkan mengikuti aturan dan menerapkan protokol kesehatan, baik itu saat melakukan pertemuan di ruangan tertutup maupun saat sosialisasi maupun kampanye di tempat terbuka," ujar Herdensi Adnin kepada Beritasatu.com di Medan, Senin (14/9/2020).

Menurut Herdensi, pelaksanaan pilkada serentak di Tanah Air, termasuk 23 kabupaten/kota di Sumut, tujuan utamanya agar terlasana proses demokrasi. Yang mana, proses pilkada pada bulan Desember mendatang, sangat jauh berbeda dengan pilkada sebelum - sebelumnya.

"Selain menjalankan proses demokrasi, fokus utama dari pelaksanaan pilkada di tengah pandemi Covid-19 mendatang, adalah memberikan kenyamanan terhadap masyarakat. Kita tidak menginginkan pilkada yang bisa menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19," katanya.

Terkait sanksi yang diberikan terhadap pasangan calon melanggar protokol kesehatan, Herdensi menyebutkan, pihaknya sebagai penyelenggara pilkada hanya bisa memberikan teguran kepada pihak yang melakukan pelanggaran.

"Untuk pemberian saksi termasuk jika melakukan diskualifikasi terhadap pihak yang melanggar protokol kesehatan itu, merupakan kewenangan penuh dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Polri dan TNI. Aparat kita mempunyai kewenangan atas penegakan hukumnya," jelasnya.

Oleh karena itu, setiap pasangan calon diharapkan mengikuti aturan pilkada di tengah pandemi Covid-19. Pasangan calon juga diminta membatasi jumlah orang jika melakukan pertemuan maupun saat berkampanye nantinya. Keselamatan semua orang harus tetap diprioritaskan.

"Jika melakukan pertemuan di ruangan dengan kapasitas 100 orang, maka sebaiknya yang hadir dibatasi sebanyak 50 orang. Begitu juga saat kampanye, menggunakan masker, mengatur jarak dan tidak melakukan kerumunan, juga wajib dilaksanakan," sebutnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPU: Sebanyak 738 Bapaslon Akan Bertarung di Pilkada 2020

Jumlah tersebut, tersebar di 270 daerah yang melaksanakan Pilkada.

POLITIK | 14 September 2020

KPU: Tiga Bapaslon Daftar di Masa Perpanjangan

Sesuai jadwal, KPU akan menetapkan Bapaslon menjadi Paslon pada tanggal 23 September mendatang.

POLITIK | 14 September 2020

Yoshihide Suga Akan Jadi PM Jepang Baru

Suga memenangkan 377 suara dari 535 suara dalam pemilihan yang dilakukan LDP.

POLITIK | 14 September 2020

Jokowi: Kepala Daerah Jangan Buru-buru Tutup Wilayah

Jokowi meminta kepala daerah untuk melihat data sebaran Covid-19 saat hendak mengeluarkan keputusan merespon penambahan kasus di daerah masing-masing.

POLITIK | 14 September 2020

Jokowi Lantik 20 Dubes RI, Suryopratomo Ditempatkan di Singapura

Upacara pelantikan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9/2020) disaksikan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin.

POLITIK | 14 September 2020

Unggul di Survei, Olly: Prinsip Saya Kerja, Kerja, Kerja

Sejak dipercaya masyarakat pada Pilgub Sulut 2015, prinsip utama yang dijalankan yakni terus bekerja.

POLITIK | 14 September 2020

Partai Baru Amien Rais Diprediksi Sulit Berkembang

Amien Rais berencana mendirikan partai baru berasaskan Islam yang kemungkinan bernama PAN Reformasi pada akhir tahun ini.

POLITIK | 13 September 2020

Gerindra Tunggu Pengesahan Kemkumham soal Susunan Kepengurusan

Partai Gerindra masih menunggu susunan kepengurusan partai disahkan Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham).

POLITIK | 13 September 2020

Megawati Akan Beri Arahan di Sekolah Cakada PDIP Gelombang III

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri akan memberikan pengarahan kepada para calon kepala daerah (cakada).

POLITIK | 13 September 2020

Indobarometer Sebut Kampanye Tatap Muka Sangat Berbahaya

Potensi orang tanpa gejala (OTG) yang bergabung dalam masa kampanye 71 hari nanti diperkirakan mencapai 19,8 juta orang..

POLITIK | 13 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS