Pertemuan Terbatas Jadi Pelanggaran Terbanyak di Tahapan Pilkada
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Pertemuan Terbatas Jadi Pelanggaran Terbanyak di Tahapan Pilkada

Jumat, 16 Oktober 2020 | 21:36 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Safrizal mengemukakan, pelanggaran protokol kesehatan dalam tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tidak lagi signifikan. Pelanggaran tidak lagi sebanyak saat pendaftaran calon kepala daerah.

"Pelanggaran terbanyak, masih seputar pertemuan terbatas yang dihadiri lebih dari 50 orang,” kata Safrizal dalam rapat Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Kampanye Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kemdagri, Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Ia menjelaskan dari hari ke hari, dari data dievaluasi yang dikumpulkan memang masih terdapat pelanggaran. Namun tidak menunjukkan data yang signifikan.

“Tentu ini catatan bagi penegak disiplin yang ada di daerah untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka meminimalisir, mereduksi jumlah pelanggaran yang dilakukan" ujar Safrizal.

Menurut Safrizal, dari laporan yang ada, pertemuan terbatas berupa tatap muka adalah kegiatan yang paling banyak dilakukan oleh pasangan calon. Artinya metode kampanye Dalam Jaringan (Daring) belum menjadi pilihan utama para kontestan Pilkada.

"Dari angka-angka statistik yang kita peroleh ternyata metode pertemuan terbatas dan tatap muka merupakan metode yang paling banyak digunakan," ungkapnya.

Safrizal menegaskan dari tanggal 26 September sampai dengan 1 Oktober, terjadi pelanggaran protokol kesehatan 54 aktivitas. Kemudian, ada konser pelaksanaan konser sebanyak 3 aktivitas atau kegiatan.

Kemudian, di periode berikutnya dari tanggal 2 sampai dengan tanggal 8 Oktober, terjadi 16 kali pertemuan terbatas dengan peserta lebih dari 50 orang. Sementara di periode ini, pelanggaran berupa pentas musik atau konser tidak ada.

Sedangkan di periode dari tanggal 9 sampai dengan 15 Oktober 2020, pelanggaran protokol kesehatan yang terbanyak masih pertemuan dengan peserta lebih dari 50 orang. Tercatat ada 25 kali pelanggaran.

"Ini tentu sudah dicatat oleh Bawaslu. Teguran oleh Bawaslu sudah dilakukan, 230 kali yang diberikan peringatan dan 35 untuk pembubaran," tutup Safrizal.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Survei: Elektabilitas Partai Politik Turun, Kecuali PDIP, Gerindra, PKS, dan PSI

Survei Indometer dilakukan 25 September - 5 Oktober 2020 melalui sambungan telepon dengan 1.200 responden dari seluruh provinsi.

POLITIK | 16 Oktober 2020

KPU Sumut Minta Paslon Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Penerapan protokol kesehatan dalam tahapan pilkada, dipastikan dapat menekan tingkat penyebaran virus corona.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Bawaslu Sebut Pelanggaran Protokol Kesehatan Berkurang

Pelanggaran terbanyak berupa peserta kampanye yang tidak memakai masker.

POLITIK | 16 Oktober 2020

KPU: 2 Paslon Belum Ditetapkan sebagai Peserta Pilkada

Ada lima paslon yang gagal maju karena tidak memenuhi persyaratan.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Bawaslu: Kampanye Tatap Muka Masih Pilihan Utama Paslon

Metode kampanye paling sedikit adalah iklan media dan debat publik.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Survei: Kang Emil dan Anies Potensial Cawapres

Gubernur Jawa Timur Khofidah Indar Parawansa turun dari 4,1 persen menjadi 3,8 persen, demikian dengan Tri Rismaharini.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Survei: Elektabilitas Ganjar Pranowo Saingi Prabowo Subianto

Elektabilitas Ganjar Pranowo semakin mendekati Prabowo Subianto dengan selisih tipis, hanya 0,3 persen.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Survei: Publik Percaya Jokowi Mampu Atasi Pandemi dan Resesi

Sebanyak 74,4 persen responden percaya Jokowi mampu mengatasi pandemi dan resesi.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Dewan Pakar Nasdem Beri Masukan untuk Efektivitas Manfaat Bank Tanah dalam UU Cipta Kerja

Komite Bank Tanah nantinya akan diisi oleh tiga atau empat orang menteri, yang tugasnya adalah menentukan kebijakan.

POLITIK | 16 Oktober 2020

Gatot Nurmantyo: Tujuan UU Cipta Kerja Sangat Mulia

UU Cipta Kerja merupakan suatu angan-angan dari Presiden Joko Widodo sejak pertengahan periode pertama menjadi presiden.

POLITIK | 15 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS