KPU Sebut Mayoritas Paslon Pilih Kampanye Tatap Muka
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Pilkada 2020

KPU Sebut Mayoritas Paslon Pilih Kampanye Tatap Muka

Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:40 WIB
Oleh : Robertus Wardi / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungkapkan, hingga tanggal 13 Oktober 2020, baru 23 persen pasangan calon (Paslon) yang menggunakan media dalam jaringan (Daring) dan media sosial (Medsos) untuk kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020. Sisanya, sebanyak 77 persen paslon masih menggunakan cara lama dengan pertemuan langsung atau kampanye tatap muka.

"Kampanye tatap muka masih dianggap efektif untuk memengaruhi pemilih,” kata Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU, Ilham Saputra, di Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Ilham menjelaskan, beberapa kemungkinan kampanye daring belum diminati. Pertama, masyarakat di daerah belum tahu atau familiar dengan metode tersebut. Kedua, metode daring sesuatu yang baru bagi paslon dan masyarakat sehingga belum siap. Ketiga, kampanye daring belum diketahui efektivitas bagi peningkatan elektabilitas paslon.

"Pengalaman-pengalaman pilkada sebelumnya masih gunakan tatap muka, kampanye terbuka, rapat umum, bazar, konser musik dan sebagainya. Dengan model-model ini, masyarakat langsung tahu calon. Nah dengan kampanye daring, mungkin masih ada keraguan efektivitasnya,” jelas Ilham.

Ilham juga menyebut dalam masa pandemi Covid 19, kampanye tatap muka dibatasi. Jumlah peserta maksimal hanya 50 orang. Tim sukses juga harus menyediakan air cuci tangan, menjaga jarak. Kemudian, setiap peserta harus menggunakan masker. "Meski sudah dibatasi, tetapi kampanye tatap muka masih menjadi pilihan utama," tegasnya.

Ilham juga mengemukakan, pelanggaran kampanye protokol kesehatan pada tanggal 26 September-5 Oktober mencapai 237. Sementara tanggal 6-15 Oktober meningkat menjadi 375 kali. Terhadap pelanggaran tersebut, telah diberi peringatan tertulis oleh Bawaslu. Pada tanggal 26 September hingga 5 Oktober hanya 70 peringatan. Kemudian naik menjadi 233 peringatan pada tanggal 6-15 Oktober.

"Kampanye yang dibubarkan menurun dari 48 menjadi 35.Pembubaran ini dalam artian, ketika kita sudah melakukan peringatan tertulis tapi tidak diindahkan maka Bawaslu beserta Pokja bisa melakukan pembubaran. KPU termasuk di dalam Pokja tersebut," tutup Ilham.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bawaslu Usulkan Perpanjangan Waktu Pencoblosan di TPS

Bawaslu menilai, waktu 6 jam tidak cukup menampung 500 orang dalam satu tempat pemungutan suara (TPS).

POLITIK | 22 Oktober 2020

Bawaslu: Ada Beban Psikologis Polisi Bubarkan Kampanye Petahana

Menurut Abhan, Polisi dan Satpol PP seakan memiliki beban psikologis membubarkan kampanye petahana atau incumbent yang melanggar aturan protokol kesehatan.

POLITIK | 22 Oktober 2020

Bawaslu Jatim Tangani 28 Kasus Netralitas ASN

Temuan dugaan ASN tidak netral terdapat di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur.

POLITIK | 21 Oktober 2020

Setahun Jokowi-Ma'ruf Banyak Kemajuan, PDIP: Masih Ada Elite Politik yang Iri

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin banyak menghadirkan kemajuan dalam setahun pemerintahan.

POLITIK | 21 Oktober 2020

Perludem Dukung Bawaslu Diskualifikasi Paslon Petahana

Menurut Titi, Bawaslu berdasar UU Pilkada memang memiliki kewenangan untuk merekomendasikan diskualifikasi terhadap pasangan calon.

POLITIK | 21 Oktober 2020

Bawaslu Rekomendasikan Enam Paslon Petahana Didiskualifikasi

Enam paslon petahana tersebut, dinilai telah melakukan pelanggaran yang tidak boleh dilakukan oleh Undang-undang (UU).

POLITIK | 21 Oktober 2020

Cegah Covid-19, 16.000 Petugas KPPS di Makassar Jalani Rapid Test

Ribuan petugas KPPS tersebut akan menjalani rapid test massal di sejumlah Puskesmas di Kota Makassar mulai tanggal 14 November hingga 20 November mendatang.

POLITIK | 20 Oktober 2020

Puan: Penundaan Pilkada Bisa Perlambat Kinerja Pemda Tangani Covid-19

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan bahwa pelaksanaan Pilkada 2020 lebih penting dilaksanakan untuk menguatkan penanganan pandemi Covid-19.

POLITIK | 20 Oktober 2020

Ketua DPR: Perempuan Butuh Berpolitik, Politik Butuh Perempuan

Ketua DPR menyampaikan kaum perempuan jangan ragu terjun ke politik. Pasalnya, perempuan memiliki karakteristik yang sangat dibutuhkan hadapi situasi krisis.

POLITIK | 20 Oktober 2020

Jokowi Sebut Kunjungan PM Suga Makin Kokohkan Kemitraan Strategis Indonesia-Jepang

Menurut Presiden Jokowi, kunjungan tersebut akan semakin memperkokoh kemitraan strategis antara Indonesia dan Jepang.

POLITIK | 20 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS